Lagu “Buzz” dari NIKI berbicara tentang perasaan deg-degan yang muncul sebelum seseorang benar-benar jatuh cinta.
Bukan tentang cinta itu sendiri, tapi tentang momen tipis yang ada tepat sebelumnya, ketika semuanya masih terasa penuh kemungkinan.
NIKI menggambarkan perasaan itu lewat gambaran kecil yang sangat spesifik, seperti suara crackle dari amplifier yang baru dinyalakan, atau tulisan neon sign yang baru berkedip pertama kali.
Semua detail itu mewakili satu hal: sesuatu yang besar sedang akan terjadi, tapi belum terjadi.
Di verse pertama, NIKI menyebutkan “words stuck in your Adam’s apple,” yaitu kata-kata yang tersangkut di tenggorokan karena terlalu gugup untuk diucapkan.
Gambaran itu sangat akurat untuk mendeskripsikan perasaan ketika kamu ingin bilang sesuatu kepada seseorang tapi tidak bisa.
Di bagian pre-chorus, NIKI menjadi lebih berani, bahkan sedikit petakilan, saat ia bilang “I feel like hot shit” dan ingin ciuman di parkiran minimarket.
Ini bukan kesan romantis yang muluk-muluk, justru itulah yang membuat lagu ini terasa nyata dan dekat.
Chorus lagu ini adalah puncak dari semua ketegangan itu, di mana NIKI menggunakan tiga gambaran sekaligus: lagu yang akan mulai, pintu yang akan terbuka, dan bunga yang akan berbuah.
Ketiganya adalah simbol untuk sesuatu yang hampir, yang sudah di ujung tapi belum tiba, persis seperti perasaan “hampir jatuh cinta.”
Terjemahan Lirik Lagu Buzz dari NIKI
[Verse 1]
It’s the anticipation when the amps turn on
Itulah rasa antisipasi ketika amplifier dinyalakan
Just cables and crackle
Hanya kabel dan bunyi crackle-nya
It’s the first flicker of the neon sign
Itulah kedipan pertama tanda neon
It’s the words stuck in your Adam’s apple
Itulah kata-kata yang tersangkut di jakun kamu
[Pre-Chorus]
It’s a hand on the handle of the front door
Itulah tangan yang memegang gagang pintu depan
It’s making eyes in the middle of the dance floor
Itulah saling bertukar pandang di tengah lantai dansa
I feel like hot shit
Aku merasa seperti yang terhebat
Wanna make out in your car in the lot of a drug store
Pengen ciuman di mobilmu di parkiran apotek
It’s a bumblebee on a blossom
Itulah lebah bumblebee di atas bunga yang sedang mekar
The first coffee shop run in autumn
Perjalanan pertama ke kedai kopi di musim gugur
It’s that feeling, a propeller
Itulah perasaan itu, seperti baling-baling
The first line of a fucking best seller
Baris pertama dari sebuah buku bestseller
[Chorus]
The song’s about to start (Can you hear it?)
Lagunya hampir mulai (Bisa kamu dengar?)
The door’s about to open (Can you feel it?)
Pintunya hampir terbuka (Bisa kamu rasakan?)
The flower’s about to fruit (Can you see it?)
Bunganya hampir berbuah (Bisa kamu lihat?)
I’m about to fall for you
Aku hampir jatuh cinta padamu
[Post-Chorus]
I’m about to fall for you
Aku hampir jatuh cinta padamu
[Verse 2]
It’s the accidental touch when you don’t mean to
Itulah sentuhan tidak sengaja ketika kamu tidak bermaksud
The thickest tension
Ketegangan yang paling terasa
It’s the millisecond freeze frame after good news
Itulah jeda sepersekian detik setelah kabar baik
Or an unexpected mention
Atau sebutan yang tidak terduga
[Pre-Chorus]
It’s the big long bow before the show ends
Itulah busur panjang besar sebelum pertunjukan berakhir
The phone toss when it’s risky and you hit send
Melempar ponsel ketika kamu nekat tekan kirim
It’s feeling dizzy when you’re tipsy
Itulah rasa pusing ketika kamu agak mabuk
Wondering why you’re so nervous ’round a so-called “friend”
Bertanya-tanya kenapa kamu gugup di sekitar orang yang kamu sebut “teman”
It’s goosebumps when you hear the drums
Itulah merinding ketika kamu mendengar suara drum
The running start before the big jump
Awalan lari sebelum lompatan besar
It’s that feeling, so stellar
Itulah perasaan itu, begitu luar biasa
Bro, if you like her, just go and fucking tell her
Bro, kalau kamu suka dia, langsung saja pergi dan bilang
[Chorus]
The song’s about to start (Can you hear it?)
Lagunya hampir mulai (Bisa kamu dengar?)
The door’s about to open (Can you feel it?)
Pintunya hampir terbuka (Bisa kamu rasakan?)
The flower’s about to fruit (Can you see it?)
Bunganya hampir berbuah (Bisa kamu lihat?)
I’m about to fall for you
Aku hampir jatuh cinta padamu
[Post-Chorus]
I’m about to fall for you
Aku hampir jatuh cinta padamu
I’m about to fall for you
Aku hampir jatuh cinta padamu
Konteks di Balik Lagu Buzz dari NIKI
“Buzz” adalah lagu pembuka sekaligus judul dari album ketiga NIKI yang dirilis pada 9 Agustus 2024 melalui label 88rising.
Album ini lahir dari periode yang sangat penuh guncangan dalam hidup NIKI, yaitu saat ia sedang menjalani tur dunia pertamanya usai album “Nicole.”
Menurut NIKI sendiri, ia menulis lagu-lagu di album ini di sela-sela jadwal tur, tanpa visi yang sudah jadi atau rencana yang terstruktur.
NIKI pernah menyebut bahwa menulis lagu adalah cara ia memproses hidupnya saat itu juga, seperti orang lain yang punya cara lain untuk bertahan.
Judul “Buzz” terinspirasi dari kecintaan NIKI pada berkebun dan suara dengungan lebah bumblebee yang ia dengar sehari-hari.
Bagi NIKI, kata “buzz” mewakili momen di mana sesuatu belum terjadi tapi sudah terasa di udara, penuh potensi dan kemungkinan.
Album ini secara keseluruhan merekam perjalanan NIKI dari seorang perfeksionis yang kelelahan menuju seseorang yang bisa menerima ketidaksempurnaan dengan lebih lapang.
Lagu “Buzz” sebagai track pertama sengaja menjadi pintu masuk yang bersemangat, seperti menarik pendengar masuk ke dalam energi keseluruhan album yang campur aduk antara suka cita dan kesedihan.