Pernah nggak kamu diam-diam ngecek media sosial mantan padahal udah bilang ke diri sendiri bahwa kamu sudah move on?
Itulah inti dari lagu ini.
NIKI dengan jujur menceritakan fase menyakitkan ketika seseorang menyimpan semua perasaannya sendiri tanpa pernah mengungkapkan apa pun.
Rasa sakit itu tidak meledak keluar, tapi justru menggerogoti dari dalam.
Di Verse 1, NIKI menggambarkan momen perpisahan yang tidak ada ucapan selamat tinggal, dan dia berusaha keras untuk tidak menangis meski di dalam hatinya sudah hancur.
Yang paling menarik adalah dia bilang dia “mengerti kenapa” orang itu pergi, tapi itu justru membuat segalanya lebih sulit untuk diterima.
Di Pre-Chorus dan Chorus, NIKI terjebak dalam kontradiksi yang sangat manusiawi: ingin jauh dari orang itu, tapi tetap saja memantau kehidupannya dari kejauhan tanpa alasan yang jelas.
Frasa “for some stupid reason” menjadi kunci dari seluruh lagu ini karena itu adalah pengakuan jujur bahwa tidak ada logika di balik kebiasaan ini.
Di Verse 2, NIKI bahkan menertawakan diri sendiri dengan menyinggung soal tes kepribadian Enneagram dan zodiak Aquarius sebagai “alasan” kenapa hubungan mereka tidak bisa berhasil.
Lagu ini berakhir dengan satu kalimat yang berat: “I need to get over you,” sebuah pengakuan bahwa selama ini semua bayangan tentang orang itu hanyalah imajinasi yang dia ciptakan sendiri.
Terjemahan Lirik Lagu Keeping Tabs dari NIKI
[Intro]
Loser
Pecundang
Ah-ah
Ah-ah
[Verse 1]
You left without sayin’ goodbye (Fuck, fuck, fuck)
Kamu pergi tanpa mengucapkan selamat tinggal (Sialan, sialan, sialan)
Don’t cry, don’t cry, don’t cry, don’t cry
Jangan menangis, jangan menangis, jangan menangis, jangan menangis
I ball a fist and die inside
Aku mengepalkan tangan dan mati di dalam
I wish I didn’t, but regrettably
Aku berharap tidak, tapi sayangnya
I entirely understand why you did it
Aku sepenuhnya mengerti kenapa kamu melakukannya
[Pre-Chorus 1]
Take one step forward and two jumps back
Melangkah satu langkah ke depan dan dua lompatan ke belakang
One hand on the gate of this cul-de-sac
Satu tangan di gerbang jalan buntu ini
Some cursed part of me wants to be cornered
Ada bagian terkutuk dari diriku yang ingin tersudut
Right into it even if we crack
Tepat di dalamnya meski kita hancur
You left early and you arrived too late
Kamu pergi terlalu cepat dan kamu datang terlalu terlambat
Just right in time to be a huge mistake
Tepat waktu untuk menjadi kesalahan besar
So, I wish you well, and I wish you far away
Jadi, aku doakan kamu baik, dan aku harap kamu jauh
This was never real – I’ll say it ’til I believe it
Ini tidak pernah nyata, akan kuucapkan sampai aku percaya
[Chorus 1]
I wish I never met you
Aku berharap tidak pernah bertemu denganmu
You are the worst thing that I’m still
Kamu adalah hal terburuk yang masih
Keeping tabs on for some stupid reason
Kupantau tanpa alasan yang jelas
You were just being nice
Kamu hanya bersikap baik
Now, I fully believe you’re out there somewhere also
Sekarang, aku benar-benar percaya kamu di luar sana juga
Keepin’ tabs on how I might be feeling
Memantau bagaimana perasaanku mungkin
[Post-Chorus 1]
For some stupid reason
Untuk alasan yang bodoh
I keep on believing
Aku terus percaya
You care and you’re reeling too
Kamu peduli dan kamu juga terguncang
I don’t even know you
Aku bahkan tidak mengenalmu
[Verse 2]
Drowning in my own
Tenggelam dalam
Sad, imagined fantasy of who you could be
Fantasi sedih dan khayalan tentang siapa dirimu bisa menjadi
The reality is you
Kenyataannya adalah kamu
Unironically love personality tests
Dengan serius menyukai tes kepribadian
All of the data’s weak, half-amusing at best
Semua datanya lemah, paling-paling hanya setengah menghibur
But it can never work ’cause I’m an Enneatype 4 Aquarius
Tapi ini tidak akan pernah berhasil karena aku adalah Enneatype 4 Aquarius
[Pre-Chorus 2]
You say the wrong thing every time you talk
Kamu selalu berkata hal yang salah setiap kali bicara
The red flags wave, the alarms sound off
Bendera merah berkibar, alarm berbunyi
I’m so glad our paths didn’t cross
Aku sangat senang jalur kita tidak bersilangan
I’m so glad, I’ll say it ’til I believe it
Aku sangat senang, akan kuucapkan sampai aku percaya
[Chorus 2]
I wish I never met you
Aku berharap tidak pernah bertemu denganmu
You are the worst thing that I’m still
Kamu adalah hal terburuk yang masih
Keeping tabs on for some stupid reason
Kupantau tanpa alasan yang jelas
You’re the same with everyone
Kamu sama dengan semua orang
I’m not special, no
Aku tidak istimewa, tidak
You’re not out there just
Kamu tidak di luar sana hanya untuk
Keeping tabs on how I might be feeling
Memantau bagaimana perasaanku mungkin
[Post-Chorus]
That’s all just imagined
Itu semua hanya khayalan
I keep on believing
Aku terus percaya
You care and you miss me, too
Kamu peduli dan kamu merindukanku juga
I need to get over you
Aku perlu melupakanmu
[Outro]
I need to get over you (Yeah)
Aku perlu melupakanmu (Ya)
Konteks di Balik Lagu Keeping Tabs dari NIKI
Lagu ini merupakan bagian dari album kedua NIKI bertajuk Nicole, yang dirilis pada 12 Agustus 2022 melalui label 88rising.
Album ini lahir dari proses penggalian arsip lama yang dilakukan NIKI selama pandemi, ketika dia kembali menelusuri video-video di channel YouTube-nya yang dibuat sejak masa sekolah menengah.
NIKI sendiri menyebut lagu ini sebagai gambaran dari fase paling menyakitkan saat seseorang menyimpan semua perasaan di dalam tanpa pernah mengungkapkannya, lalu berujung pada kebiasaan memantau kehidupan orang tersebut secara diam-diam.
Dalam sebuah wawancara, NIKI menggambarkan lagu ini sebagai yang paling energetik di seluruh album, dan menyebutnya sebagai “cute chaos” dalam dua kata.
NIKI sendiri yang memproduksi sebagian besar lagu ini, lalu menyerahkannya kepada produser Ethan untuk diselesaikan dengan sentuhan soniknya yang khas.
Lagu ini terinspirasi dari pengalaman nyata NIKI dengan cinta pertamanya di masa SMA di Jakarta, seorang sosok yang disebutnya sebagai “the infamous Great First Love.”
Seluruh album Nicole didedikasikan sebagai surat cinta untuk diri NIKI yang lebih muda, merangkum semua emosi dari kisah cinta dan patah hati yang dia alami selama masa remajanya.