Makna Lagu Autumn - NIKI

Artis

NIKI

Album

Nicole

Tahun

2022

Genre

Indie Pop / Folk Pop

Negara

Indonesia

Opini Redaksi

Lagu “Autumn” bercerita tentang cinta yang terasa indah di awal tapi perlahan berubah menjadi luka.

NIKI menggambarkan hubungan di mana ia sudah memberikan segalanya, sementara pasangannya justru terasa semakin menjauh.

Ada momen menyakitkan ketika seseorang berjanji memberikan “rumah” yang selama ini tidak pernah kamu kenal, tapi nyatanya kamu malah merasa lebih kesepian dari sebelumnya.

Lirik “did you mean free from me?” adalah pertanyaan paling pahit dalam lagu ini karena ia menyadari bahwa kebebasan yang diimpikan pasangannya mungkin berarti bebas darinya.

NIKI juga jujur mengakui bahwa ia sendiri ikut andil dalam rasa sakit ini karena ia membiarkan dirinya jatuh terlalu dalam dan terlalu cepat.

Ada ironi besar di sini: ia rela meruntuhkan tembok pelindungnya sendiri demi cinta, tapi justru cinta itu yang kemudian menyerangnya dari dalam.

Bagian bridge adalah puncak dari pergulatan batin itu karena NIKI bertanya kapan ia harus melepaskan, sementara di saat yang sama ia masih sangat merindukan cinta itu.

Lagu ini tidak berakhir dengan jawaban yang jelas, hanya dengan pertanyaan “Is this the end for us?” yang dibiarkan menggantung di udara.

“Autumn” adalah potret jujur tentang hubungan yang sudah lelah berjuang tapi belum siap untuk menyerah.

Terjemahan Lirik Lagu Autumn dari NIKI

[Verse 1]

I carved my name into your ribcage

Aku mengukir namaku di tulang igamu

We talked of lands away from this cage

Kita berbicara tentang tempat jauh dari penjara ini

You said, “Don’t fret love

Kamu berkata, “Jangan khawatir, sayangku

Someday I’ll be my own man, I’ll be free”

Suatu hari aku akan menjadi diriku sendiri, aku akan bebas”

Oh, but darling, did you mean

Oh, tapi sayangku, apakah maksudmu

Darling, did you mean free from me?

Sayangku, apakah kamu bermaksud bebas dariku?

[Verse 2]

You promised home

Kamu menjanjikan rumah

The kind I’d never known, oh-oh, oh-ooh-oh

Jenis yang belum pernah aku kenal, oh-oh, oh-ooh-oh

But here we are, skin and flesh and beating hearts, and

Tapi inilah kita, kulit dan daging dan jantung yang berdegup, dan

I’m wondering what the hell I’m doing wrong

Aku bertanya-tanya apa yang salah dengan diriku

You said, “Let’s make ourselves our very own brigade

Kamu berkata, “Mari kita jadikan diri kita brigade kita sendiri

This love, our shield, our blade”

Cinta ini, perisai kita, pedang kita”

Oh, but darling, do you see the cuts from which I bleed?

Oh, tapi sayangku, apakah kamu melihat luka yang membuatku berdarah?

It’s me you’ve slain

Akulah yang kamu bunuh

[Pre-Chorus]

I didn’t obliterate these walls for you to come and raid my home

Aku tidak meruntuhkan tembok ini agar kamu datang dan merampok rumahku

And here you are, right next to me

Dan ini kamu, tepat di sampingku

Ironically, I’ve never felt more alone

Ironisnya, aku tidak pernah merasa sepedih ini sendirian

[Verse 3]

I fell for you, faster than I fell apart (Hmm)

Aku jatuh cinta padamu, lebih cepat dari aku hancur (Hmm)

And I guess I’m the one to blame

Dan aku rasa akulah yang harus disalahkan

For letting myself fall too hard

Karena membiarkan diriku jatuh terlalu dalam

I ripped my heart out, and put it in your hands

Aku merobek hatiku sendiri, dan meletakkannya di tanganmu

In hope that we’d put up a fight (Hmm)

Dengan harapan kita akan berjuang bersama (Hmm)

How paradoxical, since now

Betapa paradoksnya, karena sekarang

All I can think about is when will we stop trying (Ooh, ooh, ooh)

Yang aku pikirkan hanya kapan kita akan berhenti mencoba (Ooh, ooh, ooh)

[Bridge]

Ooh, ooh, ooh

Ooh, ooh, ooh

How do we stay afloat?

Bagaimana kita bisa tetap bertahan?

When do I let go?

Kapan aku harus melepaskan?

All you do is blindside me, it’s hard to be brave

Yang kamu lakukan hanyalah mengejutkanku, sulit untuk tetap berani

But when the night cuts into the day, it’s your love I crave

Tapi ketika malam berganti siang, cintamulah yang aku rindukan

I must’ve thanked my lucky stars too much

Aku pasti terlalu banyak mengucap syukur pada bintang keberuntunganku

They left me sitting in too much dust (Hmm, oh-oh)

Mereka meninggalkanku duduk dalam terlalu banyak debu (Hmm, oh-oh)

You know all my dreams, you were one, so it seemed

Kamu tahu semua mimpiku, kamu adalah salah satunya, begitulah rasanya

And I love you but with you, it’s heartache I breathe

Dan aku mencintaimu tapi bersamamu, kesedihan itulah yang aku hirup

You gave it your all, just with everything you took from me

Kamu memberikan segalanya, tapi dengan mengambil segalanya dariku

[Outro]

Oh, my love

Oh, cintaku

Is this the end for us?

Apakah ini akhir bagi kita?

Maybe we’ve had enough

Mungkin kita sudah cukup

Konteks di Balik Lagu Autumn dari NIKI

“Autumn” adalah bagian dari album Nicole yang dirilis pada 12 Agustus 2022 melalui label 88rising.

Album ini merupakan kumpulan lagu lama yang ditulis NIKI semasa SMA dan kemudian direkam ulang dengan aransemen yang lebih matang.

Versi asli “Autumn” pertama kali diunggah di kanal YouTube NIKI pada tahun 2016, saat ia masih berusia 17 tahun dan baru saja belajar menggunakan software produksi musik Logic.

Dalam wawancaranya dengan Clash Magazine, NIKI menyebut bahwa lagu ini mendapatkan perombakan total dari versi aslinya dan dikerjakan bersama produser Tim Anderson untuk menambahkan lapisan suara yang lebih kaya.

NIKI mengungkapkan bahwa “Autumn” adalah salah satu lagu yang paling lama diselesaikan dalam proses produksi album Nicole.

Ia juga menyatakan bahwa mendengar hasil akhir lagu ini membuatnya terharu karena akhirnya terdengar seperti yang ia bayangkan saat pertama kali menulisnya.

Seluruh album Nicole terinspirasi dari pendekatan serupa yang dilakukan Taylor Swift saat merekam ulang lagu lamanya, sebuah cara untuk mengklaim kembali karya masa muda dengan perspektif yang lebih dewasa.

Sesi rekaman album ini dimulai sekitar Oktober 2021 dan berlangsung hingga awal 2022 di studio 88rising di Los Angeles.

Fakta Menarik tentang Lagu Autumn

"Autumn" Ditulis Saat NIKI Berusia 17 Tahun

Lagu ini pertama kali dibuat NIKI saat ia masih SMA dan baru mengenal dunia produksi musik. Versi orisinalnya diunggah ke YouTube pada 2016 sebelum akhirnya direkam ulang secara profesional untuk album Nicole enam tahun kemudian.

Salah Satu Lagu Paling Lama Diselesaikan di Album Nicole

NIKI sendiri mengakui bahwa "Autumn" termasuk trek yang butuh waktu paling lama untuk diselesaikan dalam proses produksi album ini. Kolaborasi dengan produser Tim Anderson akhirnya menghadirkan lapisan sonic yang selama bertahun-tahun ia impikan.

Album Nicole Terinspirasi dari "Taylor's Version"

NIKI menyebut proyek rekaman ulang Taylor Swift sebagai salah satu inspirasi di balik konsep album Nicole. Ia ingin mengklaim kembali lagu masa mudanya dengan suara dan produksi yang lebih matang.

NIKI Adalah Artis Indonesia Pertama yang Tampil di Coachella

Sebelum merilis Nicole, NIKI sudah mencetak sejarah sebagai artis Indonesia pertama yang naik panggung di Coachella. Pencapaian ini semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu suara terkuat dari Asia di panggung musik internasional.

Lagu "Autumn" Bukan Tentang Musim, Tapi Tentang Perasaan

Meski judulnya merujuk pada musim gugur, inti lagu ini bukan tentang perubahan cuaca melainkan tentang perasaan cinta yang perlahan mendingin dan memudar seperti dedaunan yang gugur di musim itu.