Lagu ini bercerita tentang dua orang yang saling mencintai tapi tidak pernah benar-benar mengungkapkan perasaan mereka.
Keduanya menyimpan rasa itu sendiri, tanpa tahu bahwa orang yang mereka cintai pun merasakan hal yang sama.
Ketika semuanya sudah terlambat, penyesalan itulah yang akhirnya muncul ke permukaan.
Ariana menggambarkan seorang wanita yang ingin menyalahkan keadaan atas hubungan yang gagal, tapi di dalam hatinya ia tahu itu adalah kebohongan.
Bukan keadaan yang salah, melainkan keduanya yang tidak pernah berani jujur satu sama lain.
Pesan terkuat dari lagu ini adalah bahwa “hampir” tidak pernah cukup dalam sebuah hubungan.
Cinta yang tidak diungkapkan, usaha yang setengah-setengah, dan perasaan yang disimpan sendiri tidak akan pernah membawa dua orang ke tempat yang sama.
Kalimat “almost knew what love was” terasa seperti tamparan, karena mereka sudah begitu dekat tapi tetap saja melewatkan satu sama lain.
Lagu ini juga menegaskan bahwa perasaan yang tulus tidak bisa terus-menerus disembunyikan karena pada akhirnya waktu akan mengungkap segalanya.
Apakah kamu pernah merasakan kehilangan seseorang bukan karena tidak cinta, tapi karena tidak pernah berani berkata apa-apa?
Terjemahan Lirik Lagu Almost Is Never Enough dari Ariana Grande ft. Nathan Sykes
[Verse 1: Ariana Grande]
I’d like to say we gave it a try
Aku ingin bilang kita sudah berusaha
I’d like to blame it all on life
Aku ingin menyalahkan semua ini pada kehidupan
Maybe we just weren’t right
Mungkin memang kita tidak cocok
But that’s a lie, that’s a lie
Tapi itu kebohongan, itu kebohongan
[Pre-Chorus: Ariana Grande]
And we can deny it as much as we want
Dan kita bisa menyangkalnya sesuka hati
But in time, our feelings will show
Tapi seiring waktu, perasaan kita akan terlihat juga
‘Cause sooner or later, we’ll wonder why we gave up
Karena cepat atau lambat, kita akan bertanya-tanya mengapa kita menyerah
The truth is everyone knows
Kebenarannya adalah semua orang tahu
[Chorus: Ariana Grande]
Almost, almost is never enough
Hampir, hampir tidak pernah cukup
So close to being in love
Begitu dekat untuk jatuh cinta
If I would have known that you wanted me
Kalau saja aku tahu bahwa kamu menginginkanku
The way I wanted you
Seperti aku menginginkanmu
Then maybe we wouldn’t be two worlds apart
Mungkin kita tidak akan terpisah sejauh ini
But right here in each other’s arms
Tapi di sini, dalam pelukan satu sama lain
And we almost, we almost knew what love was
Dan kita hampir, hampir tahu apa itu cinta
But almost is never enough
Tapi hampir tidak pernah cukup
[Verse 2: Nathan Sykes]
If I could change the world overnight
Jika aku bisa mengubah dunia dalam semalam
There’d be no such thing as goodbye
Tidak akan ada yang namanya perpisahan
You’d be standing right where you were
Kamu akan tetap berdiri di tempat yang sama
And we’d get the chance we deserve, oh
Dan kita akan mendapat kesempatan yang kita layak dapatkan
[Pre-Chorus: Nathan Sykes, Ariana Grande]
Try to deny it as much as you want
Coba sangkal sesuka hatimu
But in time, our feelings will show
Tapi seiring waktu, perasaan kita akan terungkap juga
‘Cause sooner or later, we’ll wonder why we gave up
Karena cepat atau lambat, kita akan menyesali mengapa kita menyerah
The truth is everyone knows
Kebenarannya adalah semua orang sudah tahu
[Chorus: Ariana Grande & Nathan Sykes]
Almost, almost is never enough
Hampir, hampir tidak pernah cukup
We were so close to being in love
Kita begitu dekat untuk benar-benar jatuh cinta
If I would have known that you wanted me
Kalau saja aku tahu kamu menginginkanku
The way I wanted you, babe
Seperti aku menginginkanmu, sayang
Then maybe we wouldn’t be two worlds apart
Mungkin kita tidak akan terpisah sejauh ini
But right here in each other’s arms
Tapi di sini, dalam pelukan satu sama lain
And we almost, we almost knew what love was
Dan kita hampir, hampir mengenal apa itu cinta
But almost is never enough
Tapi hampir tidak pernah cukup
Konteks di Balik Lagu Almost Is Never Enough dari Ariana Grande ft. Nathan Sykes
Lagu ini awalnya ditulis dan direkam oleh Ariana Grande sendiri untuk debut albumnya, Yours Truly.
Scooter Braun, manajer yang juga menangani The Wanted, mengirimkan email ke Ariana dengan versi baru lagu tersebut yang sudah ditambahkan vokal Nathan Sykes.
Ariana langsung jatuh cinta dengan versi itu, bahkan ia mengaku menghabiskan seharian penuh mencoba menirukan riff vokal Nathan di bagian tertentu dari lagu ini.
Uniknya, saat Nathan merekam bagiannya di studio London, Ariana merekam bagiannya di Los Angeles, sehingga keduanya sama sekali belum pernah bertemu saat lagu ini selesai dibuat.
Pertemuan pertama mereka baru terjadi saat syuting video klip lagu ini pada 4 Agustus 2013.
Lagu ini dirilis sebagai single promosi tepat sehari sebelum film The Mortal Instruments: City of Bones tayang di bioskop, dan menjadi bagian dari soundtrack film tersebut.
Setelah kolaborasi ini, Ariana dan Nathan akhirnya menjalin hubungan nyata selama sekitar lima bulan di akhir 2013, sebelum berpisah karena jarak yang memisahkan keduanya.