Makna Lagu i wish i hated you - Ariana Grande

Album

Eternal Sunshine

Tahun

2024

Genre

Electro-pop, R&B Ballad

Negara

Amerika

Opini Redaksi

Lagu ini bukan tentang amarah, tapi tentang betapa sulitnya melepaskan seseorang yang tidak pernah benar-benar menyakitimu.

Ariana Grande mengungkapkan perasaan yang jarang diakui orang secara terbuka: berharap bisa membenci mantan agar proses move on jadi lebih mudah.

Masalahnya, dia tidak bisa membenci, karena mantan yang diceritakan dalam lagu ini bukanlah orang jahat.

Itulah yang membuat luka ini terasa lebih berat.

Kalau seseorang memperlakukanmu dengan buruk, membenci mereka terasa wajar dan membantu kamu melangkah pergi.

Tapi kalau perpisahan terjadi bukan karena pengkhianatan, melainkan karena dua jalan yang tidak lagi bisa bertemu, apa yang bisa kamu pegang?

Ariana menjawab pertanyaan itu dengan jujur: tidak ada yang bisa dipegang, kecuali rasa sayang yang tersisa dan rasa bersalah karena masih merasakannya.

Lagu ini menangkap momen ketika kamu masih peduli pada mantan, masih mendoakan kebaikan untuknya, tapi kamu tahu perpisahan itu memang sudah harus terjadi.

Inilah konflik batin yang paling menyiksa: mencintai seseorang dan sekaligus harus merelakan mereka pergi.

Terjemahan Lirik Lagu I Wish I Hated You dari Ariana Grande

[Verse 1]

Hung all my clothes in the closet you made

Kugantung semua pakaianku di lemari yang kamu buat

Your shoes still in boxes, I send them your way

Sepatumu masih ada di dalam kotak, kukirimkan kembali untukmu

Hoping life brings you no new pain

Berharap hidupmu tidak membawa luka baru

[Pre-Chorus]

I rearrange my memories

Aku menata ulang kenangan-kenanganku

I try to rewrite our life

Aku mencoba menulis ulang kisah hidup kita

[Chorus]

But no matter how I try to (Mm)

Tapi seberapapun aku mencoba (Mm)

And no matter how I want to (Mm)

Dan seberapapun aku menginginkannya (Mm)

And no matter how easy things could be if I did

Dan betapapun mudahnya segalanya jika aku bisa

And no matter how guilty I still feel saying it

Dan betapapun bersalahnya aku mengucapkan ini

I wish I hated you

Aku berharap aku membencimu

I wish that weren’t true

Aku berharap itu tidak benar

Wish there was worse to you

Berharap ada sisi yang lebih buruk darimu

I wish you were worse to me

Aku berharap kamu lebih jahat padaku

Yeah, I wish I hated you

Ya, aku berharap aku membencimu

[Verse 2]

Our shadows dance in a parallel plane

Bayangan kita menari di bidang yang sejajar

Just two different endings, you learn to repair

Hanya dua akhir yang berbeda, kamu belajar untuk pulih

And I learn to keep me in one place

Dan aku belajar untuk menjaga diriku tetap di satu tempat

[Pre-Chorus]

So close (So close) and yet so far (So far)

Sangat dekat (Sangat dekat) namun begitu jauh (Begitu jauh)

If only we had known (Had known) from the start (Start)

Andai saja kita tahu (Sudah tahu) dari awal (Awal)

[Chorus]

But no matter how I try to (Mm)

Tapi seberapapun aku mencoba (Mm)

And no matter how I want to (Mm)

Dan seberapapun aku menginginkannya (Mm)

And no matter how easy things could be if I did

Dan betapapun mudahnya segalanya jika aku bisa

And no matter how guilty I still feel saying it

Dan betapapun bersalahnya aku mengucapkan ini

I wish I hated you

Aku berharap aku membencimu

I wish that weren’t true

Aku berharap itu tidak benar

Wish there was worse to you

Berharap ada sisi yang lebih buruk darimu

I wish you were worse to me

Aku berharap kamu lebih jahat padaku

Yeah, I wish I hated you

Ya, aku berharap aku membencimu

Konteks di Balik Lagu I Wish I Hated You dari Ariana Grande

Lagu ini dirilis pada 8 Maret 2024 sebagai bagian dari album ketujuh Ariana Grande, Eternal Sunshine, yang keluar melalui Republic Records.

Album ini menjadi rilisan solo pertamanya dalam tiga tahun terakhir, sekaligus menjadi karya pertama sejak perceraiannya dengan Dalton Gomez, agen properti yang dinikahinya secara diam-diam pada Mei 2021.

Ariana dan Dalton mulai berpacaran pada 2020, membangun kehidupan bersama, lalu mengumumkan perpisahan mereka pada Juli 2023, tepat di tengah kabar bahwa Ariana memulai hubungan baru dengan aktor Ethan Slater, lawan mainnya di film Wicked.

Meski Ariana tidak pernah menyebut nama siapa pun dalam album ini, banyak yang meyakini lagu “I Wish I Hated You” berbicara tentang Dalton secara langsung.

Judul album, Eternal Sunshine, sendiri diambil dari film 2004 Eternal Sunshine of the Spotless Mind, sebuah kisah tentang sepasang kekasih yang memilih untuk menghapus memori satu sama lain setelah perpisahan yang menyakitkan.

Ariana menyampaikan kepada Zane Lowe dari Apple Music bahwa film tersebut terasa relevan karena menggambarkan siklus mencintai seseorang yang kamu tahu tidak cocok denganmu, namun tetap tidak bisa pergi.

Proses rekaman lagu ini rupanya sangat emosional bagi Ariana, instrumental dari produser ILYA dibiarkan utuh tanpa perubahan karena Ariana merasa energi emosional di dalamnya sudah sempurna.

Di bagian akhir lagu, suara Ariana terdengar retak dan ada suara sesenggukan yang tertangkap mikrofon, membuat banyak penggemar percaya bahwa dia benar-benar menangis saat merekam lagu ini.

Ariana sendiri mengakui dalam wawancara bersama Zach Sang bahwa kemungkinan besar dia tidak akan pernah membawakan lagu ini secara langsung di atas panggung.

Fakta Menarik tentang Lagu i wish i hated you

Ariana Menangis Saat Rekaman

Di bagian akhir lagu, suara Ariana terdengar pecah dan ada suara sesenggukan yang tertangkap dalam rekaman. Ini menjadi momen paling mentah dan autentik di seluruh album Eternal Sunshine, membuat jutaan pendengar ikut meneteskan air mata.

Instrumental Tidak Diubah Sama Sekali

Produser ILYA menyiapkan instrumental untuk lagu ini, dan Ariana memutuskan untuk tidak mengubah satu pun elemen di dalamnya karena merasa nuansa emosional dari trek tersebut sudah tepat. Ini menjadi salah satu keputusan produksi paling unik dalam album ini.

Lagu yang Tidak Akan Pernah Dibawakan Live

Ariana secara terbuka menyatakan dalam sebuah wawancara bahwa dia hampir pasti tidak akan pernah menyanyikan lagu ini di atas panggung. Bagi banyak penggemar, pernyataan ini justru memperdalam keyakinan bahwa lagu ini sangat personal dan menyimpan luka yang nyata.

Terinspirasi dari Film Klasik

Seluruh album Eternal Sunshine mendapat inspirasinya dari film Eternal Sunshine of the Spotless Mind tahun 2004, sebuah kisah tentang dua mantan kekasih yang menghapus memori tentang satu sama lain. Lagu ini secara khusus menangkap tema film tersebut, yaitu pertanyaan apakah lebih baik melupakan atau tetap mengingat meski menyakitkan.

Ditampilkan dalam Brighter Days Hotline

Pada Maret 2025, lagu ini disebut secara langsung oleh Ariana Grande dalam segmen Brighter Days Hotline, di mana dia menyebutnya sebagai lagu untuk menangis yang bisa melegakan perasaan. Ini membuktikan bahwa lagu ini bukan sekadar lagu patah hati biasa, tapi juga terapi emosional bagi banyak pendengarnya.