Lagu ini bercerita tentang seorang perempuan yang dengan penuh keyakinan menutup pintu untuk mantan kekasihnya yang tidak layak.
NIKI tidak memberi ruang sedikit pun untuk penjelasan atau bujukan manis yang sudah tidak berarti apa-apa.
Kalimat pembuka lagu ini langsung menampar: simpan saja penjelasanmu, karena aku sudah tidak mau mendengar.
Ada kemarahan yang matang di sini, bukan kemarahan yang meledak-ledak, melainkan kemarahan yang sudah berubah menjadi ketenangan dan kejelasan sikap.
NIKI menegaskan bahwa perempuan itu terlalu cerdas dan terlalu elegan untuk terjebak dalam dendam atau perang dingin yang sia-sia.
Ia tahu nilainya sendiri, dan itulah kenapa ia bisa pergi tanpa menyesal sedikit pun.
Bagian chorus adalah puncak dari seluruh energi lagu ini: ia hidup bebas, ringan seperti bulu, sementara mantan kekasihnya akan kedinginan sendirian di bulan Desember.
Verse kedua menghadirkan gambaran paling sederhana sekaligus paling kuat: ia menyetir sendirian, dan tidak ada bau parfum sang mantan di dalam mobil, dan itu terasa seperti kelegaan yang luar biasa.
Ia bahkan berkata dengan jujur bahwa ia merasa ingin menangis karena bahagia, bukan sedih.
Pesan akhir lagu ini sangat tegas: kamu sudah kehilangan perempuan terbaik yang pernah kamu miliki, dan itu sepenuhnya salahmu.
Terjemahan Lirik Lagu See U Never dari NIKI
[Verse 1]
Save your explanation
Simpan saja penjelasanmu
I don’t wanna hear it baby
Aku tidak ingin mendengarnya, sayang
Lay off with your handy work of candy words
Hentikan kepandaianmu berbicara manis
You don’t get to call me up later
Kamu tidak berhak menghubungiku lagi nanti
Anyone can do better than you
Siapa pun bisa lebih baik darimu
You can’t tell grime from jewels
Kamu tidak bisa membedakan kotoran dari permata
But I’m too chic for no vendettas
Tapi aku terlalu elegan untuk dendam
I’ll tell you though
Tapi akan kuberitahu kamu
It takes a brain to leave and I went to school
Butuh kecerdasan untuk pergi, dan aku sudah sekolah
[Pre-Chorus]
Whyn’t you go and tell that bitch I wish her best of luck
Pergilah dan beritahu perempuan itu bahwa aku mendoakan yang terbaik untuknya
Honey, he gon’ make a break for the door when it’s too much
Sayang, dia akan kabur ketika semuanya terasa berat
He gon’ make a beeline for me but I, I won’t give no fucks
Dia akan mencari aku lagi tapi aku tidak akan peduli
You’re full of shit 24/7 mi corazon
Kamu penuh kebohongan 24 jam, hatiku
I hope your mama proud she raised a pussy for a son
Aku harap ibumu bangga membesarkan pengecut sebagai anaknya
I won’t be there to kiss any wounds when everybody’s gone
Aku tidak akan ada untuk mengobati lukamu ketika semua orang sudah pergi
[Chorus]
‘Cause I’ll be seeing you never
Karena aku tidak akan pernah melihatmu lagi
I’m living free, light as a feather
Aku hidup bebas, ringan seperti bulu
When you’re chilly, alone in December
Ketika kamu kedinginan, sendirian di bulan Desember
Just remember, I’ll be seeing you never
Ingatlah, aku tidak akan pernah melihatmu lagi
[Verse 2]
Cruisin’ down 11th
Melaju santai di jalan 11th
Glance to my right, the passenger seat’s unoccupied
Menoleh ke kanan, kursi penumpang kosong
Here’s how I know that we had nothin’
Begini aku tahu kita tidak punya apa-apa
’cause when I’m driving alone
Karena ketika aku menyetir sendiri
There’s no waft of your cologne
Tidak ada bau parfummu yang tersisa
I’m so relieved, I swear I could cry
Aku sangat lega, sampai aku ingin menangis
I dodged a bullet when I bid you that fast goodbye
Aku terhindar dari peluru ketika aku dengan cepat mengucapkan selamat tinggal padamu
Why, mister you missed a dollar to get you a dime
Sayangnya, kamu kehilangan yang terbaik hanya untuk mendapat yang biasa-biasa saja
[Pre-Chorus]
It’s bewildering that you would leave a vixen for a snake
Sungguh mengherankan kamu meninggalkan perempuan luar biasa untuk yang beracun
You beg me not to hate you so here’s what I stipulate
Kamu memohon agar aku tidak membencimu, jadi inilah syaratku
Whyn’t you go ahead and pack up your shit
Pergilah dan beres-beres barangmu
That includes your ugly ass suedes, yeah (That I paid for)
Termasuk sepatu suede jelek itu (yang aku bayari)
I was so good to you
Aku begitu baik padamu
I gave you all my assets a la carte
Aku memberikan segalanya padamu sesuka hatimu
I let you pick and choose all the desires of your heart
Aku membiarkanmu memilih apa saja yang kamu inginkan
Joke’s on you for messing all that up babe
Lucunya, kamu sendiri yang merusaknya, sayang
Your foolishness is state of the art
Kebodohanmu sungguh tak tertandingi
[Chorus]
Guess I’ll be seeing you never
Kurasa aku tidak akan pernah melihatmu lagi
I’m living free, light as a feather
Aku hidup bebas, ringan seperti bulu
When you’re chilly, alone in December
Ketika kamu kedinginan, sendirian di bulan Desember
Just remember, I’ll be seeing you never
Ingatlah, aku tidak akan pernah melihatmu lagi
[Outro]
See you never, I’ll see you never
Selamat tinggal selamanya, aku tidak akan pernah melihatmu lagi
See you never, I’ll see you never babe
Selamat tinggal selamanya, sayang
See you never, see you never again
Selamat tinggal, tidak akan pernah lagi
See you never
Selamat tinggal selamanya
Konteks di Balik Lagu See U Never dari NIKI
NIKI atau Nicole Zefanya adalah penyanyi dan penulis lagu asal Jakarta, Indonesia yang lahir pada 24 Januari 1999.
Sebelum dikenal luas, ia aktif mengunggah lagu-lagu akustik dan cover di saluran YouTube pribadinya sejak remaja.
Pada tahun 2017, ia pindah ke Nashville, Tennessee, untuk kuliah musik di Lipscomb University sambil tetap mengerjakan musik secara serius.
Lagu ini lahir dari proses yang sangat organik: NIKI membuat demo lagu tersebut bersama produser lokal di Jakarta, lalu mengirimkannya kepada temannya, Rich Brian, sesama musisi asal Indonesia.
Rich Brian tertarik dengan demo itu, menawarkan diri untuk memproduksinya ulang, lalu meneruskannya kepada CEO 88rising, Sean Miyashiro.
Lagu tersebut akhirnya dirilis pada 11 Juli 2017 sebagai single perdana NIKI di bawah naungan label 88rising, sekaligus menandai dimulainya karier internasionalnya secara resmi.
NIKI menjadi artis perempuan pertama yang menandatangani kontrak dengan 88rising, sebuah label dan perusahaan media yang dikenal sebagai rumah bagi sejumlah artis Asia terkemuka.
Dalam sebuah wawancara, NIKI menyebut bahwa lagu ini terinspirasi dari musik R&B yang sering ia dengarkan bersama ibunya sewaktu kecil, termasuk nama-nama seperti Aaliyah dan Destiny’s Child.
Setelah lagu ini dirilis dan mendapat perhatian luas, NIKI akhirnya membuat keputusan berani untuk berhenti kuliah dan sepenuhnya fokus mengejar karier musik di Los Angeles.