Makna Lagu Backburner - NIKI

Artis

NIKI

Album

Nicole

Tahun

2022

Genre

Alternative R&B, Alternative Pop

Negara

Indonesia

Opini Redaksi

Pernah merasa jadi cadangan seseorang tanpa pernah benar-benar dipilih?

Lagu “Backburner” menceritakan perasaan itu dengan sangat jujur dan tanpa filter.

NIKI menggambarkan situasi di mana seseorang terus kembali pada orang yang tidak pernah menjadikannya prioritas utama.

Kata “backburner” sendiri berasal dari istilah memasak yang berarti sesuatu yang diletakkan di api belakang kompor karena dianggap tidak mendesak.

Dalam konteks hubungan, ini berarti seseorang yang dipertahankan sebagai pilihan cadangan, bukan pilihan utama.

Yang membuat lagu ini terasa beda adalah kesadaran penuh sang narrator bahwa ia sedang diperlakukan seperti itu, tapi tetap memilih untuk tinggal.

Baris “Maybe I’m just not better than this, I haven’t tried” menunjukkan bahwa ia tidak menyalahkan orang lain sepenuhnya, tapi juga mempertanyakan dirinya sendiri.

Ada bagian yang menyentuh ketika ia menyebutkan pengaruh orang tua sebagai alasan mengapa ia selalu ada di sudut untuk orang yang tidak memilihnya.

NIKI juga menyisipkan referensi budaya seperti “Asian Calvinism” yang menggambarkan nilai-nilai konservatif khas Asia yang keduanya pernah lalui bersama.

Lagu ini bukan tentang menjadi korban, melainkan tentang seseorang yang sadar penuh akan situasinya tapi tetap memilih untuk merasakan sesuatu daripada tidak merasakan apa-apa sama sekali.

Terjemahan Lirik Lagu Backburner dari NIKI

[Verse 1]

I can’t lie, it feels nice that you’re calling

Aku tidak bisa bohong, rasanya menyenangkan kamu meneleponku

You sound sad and alone, and you’re stalling

Kamu terdengar sedih dan sendirian, dan kamu sengaja mengulur waktu

And for once, I don’t care about what you want

Dan untuk sekali ini, aku tidak peduli apa yang kamu inginkan

As long as we keep talking (As long as we’re talking)

Selama kita terus berbicara (Selama kita masih berbicara)

I mean, you gotta admit the history’s kind of unmatched

Maksudku, kamu harus akui bahwa sejarah kita cukup tak tertandingi

Asian Calvinism, we made it out of that

Asian Calvinism, kita sudah melewati semua itu bersama

Well, whether we’re free of will or predestined

Entah kita punya kehendak bebas atau memang sudah ditakdirkan

Clearly, I’ve not learned my lesson even now

Jelas, aku masih belum belajar dari kesalahanku sampai sekarang

Hope He doesn’t strike me down (Strike me down)

Semoga Tuhan tidak menghukumku atas ini (Menghukumku)

[Pre-Chorus]

The Goo Goo Dolls are dead to me

Goo Goo Dolls sudah mati bagiku

The way you should be, too

Sama seperti kamu seharusnya

But you bring them up

Tapi kamu malah menyebut mereka

Along with how much I fucking miss you

Bersamaan dengan betapa aku sangat merindukanmu

[Chorus]

Maybe I’m just not better than this, I haven’t tried

Mungkin aku memang tidak lebih baik dari ini, aku belum benar-benar mencoba

Maybe life’s less romantic when I don’t wanna die

Mungkin hidup terasa kurang romantis ketika aku sudah tidak ingin mati

You’d think I’d be a fast learner

Kamu pikir aku akan cepat belajar dari semua ini

But guess I won’t ever mind crisping up on your backburner

Tapi sepertinya aku tidak akan pernah keberatan hangus di api belakang kompormu

[Post-Chorus]

Backburner

Api belakang kompor

Your backburner

Api belakang kompormu

Your backburner

Api belakang kompormu

Your backburner

Api belakang kompormu

[Verse 2]

It’s pathetic, but at least you are, too

Ini memalukan, tapi setidaknya kamu juga begitu

I don’t know what to do

Aku tidak tahu harus berbuat apa

I don’t like anyone except sometimes you

Aku tidak menyukai siapapun kecuali kadang-kadang kamu

And now you’re sounding like a hurt puppy

Dan sekarang suaramu seperti anak anjing yang terluka

You look ugly when you cry

Kamu terlihat jelek saat menangis

But I’m the one you think to call

Tapi akulah yang kamu pikirkan untuk dihubungi

How do you feel lucky and appalled at the same time?

Bagaimana kamu bisa merasa beruntung dan terkejut pada saat yang bersamaan?

After everything you put me through

Setelah semua yang telah kamu lakukan padaku

I somehow still believe in you, oh-oh

Entah bagaimana aku masih percaya padamu, oh-oh

[Pre-Chorus 2]

But I know in a week or so

Tapi aku tahu dalam seminggu atau lebih

You’ll fade away again

Kamu akan menghilang lagi

And I wish that I cared

Dan aku berharap aku peduli

Hey, are you still there?

Hei, apakah kamu masih di sana?

Good

Bagus

[Chorus 2]

Maybe I’m just not better than this, I haven’t tried

Mungkin aku memang tidak lebih baik dari ini, aku belum benar-benar mencoba

‘Cause maybe you’ll finally choose me after you’ve had more time

Karena mungkin akhirnya kamu akan memilihku setelah punya lebih banyak waktu

I thought I was a fast learner

Aku pikir aku cepat belajar

But guess I won’t ever mind, guess I won’t ever mind

Tapi sepertinya aku tidak akan pernah keberatan, sepertinya aku tidak akan pernah keberatan

Maybe I blame my mother bleeding into my stride

Mungkin aku menyalahkan ibuku yang mengalir dalam langkahku

Maybe it was my father and his wandering eyes

Mungkin ini karena ayahku dan matanya yang selalu berkelana

(It’s their fault that) I’ll always be in your corner

(Ini salah mereka) Aku akan selalu berada di sisimu

‘Cause I don’t feel alive ’til I’m burnin’ on your backburner, oh-oh

Karena aku tidak merasa hidup sampai aku hangus di api belakang kompormu, oh-oh

[Outro]

Oh, and I know that it’s sad that I settle for the backburner, oh-oh

Oh, dan aku tahu betapa sedihnya bahwa aku menerima posisi sebagai cadangan, oh-oh

Oh, guess I won’t ever mind crisping up on your backburner, oh-oh

Oh, sepertinya aku tidak akan pernah keberatan hangus di api belakang kompormu, oh-oh

Oh, as long as you still think of me, oh, oh-oh

Oh, selama kamu masih mengingatku, oh, oh-oh

Konteks di Balik Lagu Backburner dari NIKI

“Backburner” adalah salah satu lagu baru yang NIKI tulis secara retrospektif untuk album keduanya, Nicole, yang dirilis pada 12 Agustus 2022 melalui label 88rising.

Album Nicole lahir dari proses refleksi mendalam yang dilakukan NIKI selama masa pandemi, ketika ia menyelami kembali video-video lamanya di YouTube semasa remaja.

NIKI menyebut “Backburner” sebagai salah satu lagu favoritnya dari album tersebut, bahkan menyebutnya sebagai favoritnya yang “tidak begitu rahasia” dalam versi live dari album Live at the Wiltern.

Lagu ini diproduksi bersama Ethan Gruska, dan ditulis sendiri oleh Nicole Zefanya sebagai refleksi atas pengalaman emosional di masa muda.

Referensi “Asian Calvinism” dalam lagu ini mencerminkan latar belakang NIKI yang tumbuh besar di Jakarta dan kemudian belajar di universitas seni Kristen di Nashville sebelum akhirnya keluar untuk berkarier penuh sebagai musisi.

Video musik resmi lagu ini baru dirilis pada Mei 2023, hampir setahun setelah album keluar, dan disutradarai oleh Isaac Ravishankara.

Dalam video tersebut, NIKI menggambarkan caranya mencoba memperbaiki hubungan yang rusak dengan menonton kembali rekaman lama, namun upaya itu gagal dan ia harus membangun kembali segalanya dari awal.

Lagu ini sempat masuk ke tangga lagu Billboard Indonesia Songs pada posisi ke-17 di bulan Mei 2025, membuktikan bahwa lagu ini terus menemukan pendengar baru jauh setelah dirilis.

Fakta Menarik tentang Lagu Backburner

NIKI Menyebutnya sebagai Lagu Favoritnya

Dalam sebuah wawancara, NIKI secara terang-terangan menyebut "Backburner" sebagai salah satu lagu yang paling ia sukai dari seluruh album Nicole, dan ia mengaku sering mendengarkannya secara pasif tanpa benar-benar memikirkannya.

Video Musik Hadir Hampir Setahun Setelah Lagu Dirilis

"Backburner" pertama kali dirilis sebagai bagian dari album Nicole pada Agustus 2022, namun video musik resminya baru hadir di Mei 2023, memberi lagu ini kehidupan kedua yang menarik perhatian lebih banyak pendengar baru.

Referensi "Asian Calvinism" Punya Makna Personal

Frasa "Asian Calvinism" bukan sekadar detail lirik biasa karena mencerminkan latar belakang nyata NIKI yang tumbuh dalam lingkungan Kristen konservatif di Asia dan menggunakannya sebagai alasan bercanda untuk menjelaskan mengapa ia tidak bisa belajar dari kesalahannya dalam cinta.

Diproduksi Bersama Ethan Gruska

Lagu ini diproduksi NIKI bersama Ethan Gruska, kolaborasi yang menghasilkan nuansa alternative pop dan R&B yang minimalis namun kuat secara emosional, dengan tambahan string section yang perlahan muncul di verse kedua untuk menambah intensitas.

Masuk Tangga Lagu Billboard di Dua Negara

Meskipun bukan single utama, "Backburner" berhasil masuk ke Billboard Philippines Hot 100 di posisi ke-18 dan Billboard Indonesia Songs di posisi ke-17 pada tahun 2025, membuktikan daya tarik lagu ini yang terus bertahan lama setelah rilisnya.