Lagu ini bercerita tentang hubungan cinta yang berakhir bukan karena kebencian, melainkan karena dua orang tumbuh ke arah yang berbeda.
NIKI menggambarkan perasaan seseorang yang masih menyimpan ingatan tentang mantan kekasihnya meski waktu terus berjalan.
Bagian awal lagu membuka dengan bayangan masa depan yang dulu pernah diimpikan bersama, seperti pernikahan, anak, dan kehidupan berdua.
Tapi kenyataan datang dan mengajarkan bahwa cinta bukan sekadar perasaan, melainkan sebuah pilihan dan tindakan yang harus terus dijaga.
Ada bagian yang sangat jujur di lagu ini, saat NIKI mengakui bahwa dirinya dulu terlalu muda dan terlalu egois untuk benar-benar menghargai apa yang dimilikinya.
Rasa sakit dari perpisahan itu nyata, dan waktu tidak selalu mampu menyembuhkan segalanya seperti yang orang bilang.
Tapi di tengah semua itu, ada kebesaran hati yang luar biasa karena NIKI tidak menyalahkan siapa pun.
Hubungan itu bukan soal siapa yang benar atau salah, melainkan soal dua orang yang belum siap untuk satu sama lain di waktu yang sama.
Yang paling indah dari lagu ini adalah harapannya, bukan harapan untuk kembali bersama, tapi harapan bahwa suatu hari nanti jalan mereka akan bersilang lagi dalam kondisi yang lebih baik.
Paths adalah lagu untuk siapa saja yang pernah kehilangan seseorang yang sangat berarti, namun tetap mendoakan yang terbaik untuknya.
Terjemahan Lirik Lagu Paths dari NIKI
[Verse 1]
If God really listens
Jika Tuhan benar-benar mendengarkan
Like your mom says He does
Seperti yang ibu kamu katakan
Then He better be saving you
Maka Dia lebih baik menjagamu
For our future kids and dogs
Untuk anak-anak dan anjing kita di masa depan
[Pre-Chorus]
I thought we’d be married
Aku pikir kita akan menikah
Two pillars firm and proud
Dua pilar yang kokoh dan bangga
But real love is a verb
Tapi cinta sejati adalah sebuah kata kerja
I get it now
Aku mengerti sekarang
[Chorus]
My youth is in your past
Masa mudaku ada di masa lalumu
You’ll always have that
Kamu akan selalu memiliki itu
And though it didn’t last, I hope our paths
Dan meski tidak bertahan lama, aku berharap jalan kita
Cross again
Bersilangan lagi
[Verse 2]
If time heals all
Jika waktu menyembuhkan segalanya
It’s a lousy doctor
Itu adalah dokter yang payah
Or a half-baked thought
Atau pikiran yang setengah matang
‘Cause I still can’t block you
Karena aku masih tidak bisa memblokirmu
[Pre-Chorus]
I came upon family
Aku bertemu dengan keluarga
And thought I was stifled
Dan aku merasa tercekik
Thought my freedom endangered
Aku pikir kebebasanku terancam
I was just young and entitled
Aku hanya masih muda dan merasa berhak atas segalanya
[Chorus]
And you taught me a lot
Dan kamu mengajariku banyak hal
Stretched and wrung and tossed
Direnggangkan, diperas, dan dilempar
I’m sorry we got lost
Aku minta maaf karena kita tersesat
I hope our paths cross again
Aku berharap jalan kita bersilangan lagi
[Bridge]
We’ll love others
Kita akan mencintai orang lain
We’ll drift apart
Kita akan menjauh satu sama lain
But every time I sing a song
Tapi setiap kali aku menyanyikan sebuah lagu
You won’t feel very far
Kamu tidak akan terasa jauh
[Chorus]
The future’s ours to write
Masa depan adalah milik kita untuk ditulis
The songs, the scars, the life
Lagu-lagu, luka-luka, kehidupan
I’ll catch up with you some other time
Aku akan menemuimu di lain waktu
When our paths cross again
Ketika jalan kita bersilangan lagi
[Outro]
Cross again
Bersilangan lagi
Konteks di Balik Lagu Paths dari NIKI
Paths adalah bagian dari album ketiga NIKI bertajuk Buzz yang dirilis pada Agustus 2024.
Album ini lahir dari dua tahun perjalanan panjang yang penuh perubahan dalam hidup NIKI, termasuk tur dunia perdananya untuk album Nicole.
Selama masa tur itu, NIKI merasakan kelelahan dan kebingungan identitas yang mendalam sebagai seorang seniman.
Banyak lagu di Buzz, termasuk Paths, ditulis langsung di jalan, di dalam pesawat, kereta, dan mobil saat NIKI berkeliling dunia.
NIKI menyebut bahwa lagu-lagu di paruh kedua album ini membahas tema penerimaan terhadap pertumbuhan dan ketidaktahuan akan semua jawaban dalam hidup.
Ia juga menjelaskan bahwa cara pandangnya terhadap perpisahan kini berbeda dibanding saat ia masih remaja karena tidak ada lagi tokoh baik atau jahat dalam sebuah hubungan yang berakhir.
Bagi NIKI, Paths adalah ungkapan kesedihan atas perpisahan yang baik-baik saja, tapi tetap menyisakan rasa kehilangan yang dalam.
Inspirasinya dalam membuat Buzz datang dari musisi seperti Joni Mitchell dan Madison Cunningham, yang mendorongnya untuk membuat musik yang lebih berbasis instrumen dan terasa lebih hidup saat dimainkan langsung.