Makna Lagu My Everything - Ariana Grande

Album

My Everything

Tahun

2014

Genre

R&B, Ballad, Pop

Negara

Amerika

Opini Redaksi

Lagu ini bercerita tentang seseorang yang baru menyadari betapa berharganya orang yang dicintai setelah hubungan itu berakhir.

Penyesalan menjadi inti dari setiap lirik yang Ariana nyanyikan di sini.

Kalimat paling kuat dalam lagu ini datang dari chorus pertama: seseorang mengakui bahwa dia tidak pernah benar-benar menganggap kekasihnya sebagai segalanya, sampai semuanya hilang.

Itulah momen jujur yang membuat lagu ini terasa sangat dekat dengan kehidupan banyak orang.

Di verse pertama, Ariana menggambarkan seseorang yang menangis begitu banyak hingga bisa melihat pantulan wajahnya di air mata sendiri.

Itu adalah cara menyampaikan bahwa rasa sakit sudah mencapai titik paling dalam.

Lagu ini juga bicara tentang ego yang harus disingkirkan demi cinta yang masih ada.

Kalimat “it’s time I push my pride away” menjadi titik balik emosional dalam lagu ini.

Bukan hanya soal kehilangan, lagu ini juga tentang keberanian untuk mengakui bahwa diri sendiri yang salah.

Siapa yang belum pernah menyesal karena tidak menghargai seseorang sebelum terlambat?

Terjemahan Lirik Lagu My Everything dari Ariana Grande

[Verse 1]

I cried enough tears to see my own reflection in them

Aku menangis begitu banyak hingga bisa melihat pantulan diriku di air mata itu

And then it was clear

Dan saat itulah segalanya menjadi jelas

I can’t deny, I really miss it

Aku tidak bisa menyangkali, aku benar-benar merindukannya

To think that I was wrong

Berpikir bahwa akulah yang salah

I guess you don’t know what you got ’til it’s gone

Kurasa kita tidak tahu apa yang kita miliki sampai semuanya pergi

Pain is just a consequence of love

Rasa sakit hanyalah konsekuensi dari cinta

I’m saying sorry for the sake of us

Aku meminta maaf demi kita berdua

[Chorus]

He wasn’t my everything ’til we were nothing

Dia bukanlah segalanya bagiku sampai kita bukan apa-apa lagi

And it’s taking me a lot to say

Dan ini sangat sulit untuk aku katakan

But now that he’s gone, my heart is missing something

Tapi kini dia sudah pergi, ada yang hilang di hatiku

So it’s time I push my pride away

Jadi sudah saatnya aku menyingkirkan egoiku

‘Cause you are, you are

Karena kaulah, kaulah

You are my everything

Kau adalah segalanya bagiku

You are, you are

Kau adalah, kau adalah

You are my everything

Kau adalah segalanya bagiku

[Verse 2]

I know you’re not far, but I still can’t handle all the distance

Aku tahu kau tidak jauh, tapi aku tetap tidak bisa menanggung jarak ini

You’re traveling with my heart

Kau membawa hatiku bersamamu

I hope this is a temporary feeling

Aku harap ini hanya perasaan sementara

‘Cause it’s too much to bear without you

Karena terlalu berat untuk menanggungnya tanpamu

And I know “sorry” ain’t the cure

Dan aku tahu “maaf” bukanlah obatnya

If I cross your mind, just know I’m yours

Jika kau mengingatku, ketahuilah bahwa aku milikmu

‘Cause what we got is worth fighting for

Karena apa yang kita miliki layak untuk diperjuangkan

‘Cause you are

Karena kaulah

[Chorus]

You weren’t my everything ’til we were nothing

Kau bukan segalanya bagiku sampai kita bukan apa-apa lagi

And it’s taking me a lot to say

Dan ini sangat sulit untuk aku katakan

Now that you’re gone, my heart is missing something

Kini kau sudah pergi, ada yang hilang di hatiku

So it’s time I push my pride away

Jadi sudah saatnya aku menyingkirkan egoiku

You are, you are

Kau adalah, kau adalah

You are my everything

Kau adalah segalanya bagiku

You are, you are

Kau adalah, kau adalah

You are my everything

Kau adalah segalanya bagiku

[Outro]

Ooh, mm-ah, yeah

You are, you are, you are, ooh

Kau adalah, kau adalah, kau adalah

You are, you are, you are

Kau adalah, kau adalah, kau adalah

My everything

Segalanya bagiku

Konteks di Balik Lagu My Everything dari Ariana Grande

Ariana Grande merilis lagu ini pada 25 Agustus 2014 sebagai track penutup sekaligus judul dari album studio keduanya.

Dia pertama kali menyebut lagu ini kepada publik lewat unggahan di media sosialnya pada akhir Februari 2014, mengatakan bahwa ada sebuah lagu yang sudah selesai ditulis akhir pekan itu dan membuatnya menangis keras.

Lagu ini awalnya ditulis sebagai ungkapan perasaan kepada mantan kekasihnya.

Namun belakangan, Ariana mendedikasikan lagu ini untuk sang kakek yang meninggal karena kanker, dan menyanyikannya dalam sebuah acara khusus sebagai penghormatan terakhir.

Lagu ini ditulis bersama Tommy Brown, Victoria Monét, dan Tayla Parx, kolaborator kepercayaan Ariana yang sudah menemaninya sejak awal karier.

Proses rekaman album My Everything berlangsung sejak Oktober 2013, tepat setelah album pertamanya, Yours Truly, mendapat sambutan sangat positif.

Album ini menjadi cermin kedewasaan Ariana yang ingin mengeksplorasi konten yang lebih matang secara lirik maupun musikal.

Pada April 2020, di tengah pandemi, Ariana dan Tommy Brown mengunggah video penampilan sederhana lagu ini dari rumah masing-masing, yang kemudian membuat lagu ini kembali melonjak di tangga lagu.

Fakta Menarik tentang Lagu My Everything

Awalnya Membuat Ariana Menangis

Ketika Ariana pertama kali menyelesaikan lagu ini, dia langsung mengakui bahwa lagu tersebut membuatnya menangis keras. Ini menjadi salah satu alasan dia memilih judul lagu ini sebagai nama albumnya.

Dipakai di Acara Stand Up to Cancer

Ariana tampil membawakan lagu ini dalam program televisi Stand Up to Cancer pada September 2014 sebagai persembahan khusus untuk mendiang kakeknya yang meninggal karena kanker di tahun yang sama.

Track Penutup yang Penuh Makna

My Everything ditempatkan sebagai lagu terakhir di standard edition album, menjadikannya semacam surat penutup yang merangkum seluruh perjalanan emosional dalam album tersebut.

Album Debuted Nomor Satu

Album My Everything langsung menembus posisi pertama di tangga lagu Billboard 200 saat pertama rilis, menjadikan Ariana sebagai artis wanita pertama yang debut di puncak dengan dua album berturut-turut sejak Susan Boyle pada 2009 dan 2010.

Viral Lagi di Era Pandemi

Penampilan akustik sederhana Ariana bersama Tommy Brown yang direkam dari rumah masing-masing selama karantina 2020 membuat lagu ini kembali naik ke tangga lagu dan viral di media sosial.