Lagu “7 Rings” bukan sekadar lagu tentang kekayaan dan belanja mewah.
Di balik liriknya yang penuh gaya, lagu ini sebenarnya adalah perayaan persahabatan dan kebebasan diri setelah melewati masa yang berat.
Ariana menulis lagu ini sebagai bentuk penegasan bahwa dirinya tidak butuh siapa pun untuk merasa bahagia dan berdaya.
Judul “7 Rings” sendiri merujuk pada tujuh cincin berlian yang dibeli Ariana untuk dirinya sendiri dan enam sahabat dekatnya sebagai simbol ikatan persahabatan.
Lirik “I see it, I like it, I want it, I got it” menjadi mantra kemandirian finansial yang menegaskan bahwa Ariana bisa mendapatkan apa pun yang dia inginkan dengan hasil kerja kerasnya sendiri.
Ada nuansa feminis yang kuat dalam lagu ini, karena Ariana memilih memakai cincin bukan sebagai tanda pertunangan, melainkan sebagai lambang kebebasan dan solidaritas antar perempuan.
Lagu ini juga menjadi respons terhadap tekanan publik yang ingin melihatnya terpuruk pasca putus cinta, alih-alih bersedih, Ariana justru tampil penuh percaya diri.
Baris “Been through some bad shit, I should be a sad bitch, who woulda thought it’d turn me to a savage” adalah bukti nyata bahwa kepedihan bisa diubah menjadi kekuatan.
Secara keseluruhan, “7 Rings” adalah anthem untuk perempuan yang berdiri tegak di atas kakinya sendiri, merayakan hidup bersama orang-orang terpenting di sekitarnya.
Terjemahan Lirik Lagu 7 Rings dari Ariana Grande
[Verse 1]
Yeah, breakfast at Tiffany’s and bottles of bubbles
Ya, sarapan di Tiffany’s dan botol-botol minuman bersoda
Girls with tattoos who like getting in trouble
Perempuan bertato yang suka bikin onar
Lashes and diamonds, ATM machines
Bulu mata palsu dan berlian, mesin ATM
Buy myself all of my favorite things (Yeah)
Beli sendiri semua barang favoritku (Ya)
Been through some bad shit, I should be a sad bitch
Sudah melewati hal-hal buruk, harusnya aku jadi perempuan yang sedih
Who woulda thought it’d turn me to a savage?
Siapa yang menyangka itu justru membuatku makin tangguh?
Rather be tied up with calls and not strings
Lebih suka sibuk dengan telepon, bukan terikat hubungan
Write my own checks like I write what I sing, yeah (Yeah)
Tulis cekku sendiri seperti aku menulis lagu, ya (Ya)
[Pre-Chorus]
My wrist, stop watchin’, my neck is flossy
Pergelangan tanganku, berhenti melirik, leherku penuh aksesori mewah
Make big deposits, my gloss is poppin’
Setor uang besar, lip glossku bersinar
You like my hair? Gee, thanks, just bought it
Suka rambutku? Wah, makasih, baru aja beli
I see it, I like it, I want it, I got it (Yeah)
Aku lihat, aku suka, aku mau, aku dapatkan (Ya)
[Chorus]
I want it, I got it, I want it, I got it
Aku mau, aku dapatkan, aku mau, aku dapatkan
I want it, I got it, I want it, I got it
Aku mau, aku dapatkan, aku mau, aku dapatkan
You like my hair? Gee, thanks, just bought it
Suka rambutku? Wah, makasih, baru aja beli
I see it, I like it, I want it, I got it (Yep)
Aku lihat, aku suka, aku mau, aku dapatkan (Yep)
[Verse 2]
Wearing a ring, but ain’t gon’ be no “Mrs.”
Pakai cincin, tapi bukan berarti akan jadi “Nyonya”
Bought matching diamonds for six of my bitches
Beli berlian serasi untuk enam sahabatku
I’d rather spoil all my friends with my riches
Lebih suka memanjakan semua temanku dengan kekayaanku
Think retail therapy my new addiction
Belanja terapi kurasa sudah jadi kecanduanku
Whoever said money can’t solve your problems
Siapa pun yang bilang uang tidak bisa menyelesaikan masalahmu
Must not have had enough money to solve ’em
Pasti belum punya cukup uang untuk menyelesaikannya
They say, “Which one?” I say, “Nah, I want all of ’em”
Mereka bilang “Yang mana?” Aku bilang “Tidak, aku mau semuanya”
Happiness is the same price as red-bottoms
Kebahagiaan harganya sama dengan sepatu sol merah
[Pre-Chorus]
My smile is beamin’ (Yeah), my skin is gleamin’ (Is gleamin’)
Senyumku bersinar (Ya), kulitku bercahaya (Bercahaya)
The way it shine, I know you’ve seen it (You’ve seen it)
Cara ia bersinar, aku tahu kamu sudah melihatnya
I bought a crib just for (Just for) the closet (Closet)
Aku beli rumah hanya untuk lemari pakaiannya
Both his and hers, I want it, I got it, yeah
Milik dia dan milikku, aku mau, aku dapatkan, ya
[Chorus]
I want it, I got it, I want it, I got it
Aku mau, aku dapatkan, aku mau, aku dapatkan
I want it, I got it, I want it, I got it (Baby)
Aku mau, aku dapatkan, aku mau, aku dapatkan (Sayang)
You like my hair? Gee, thanks, just bought it (Oh yeah)
Suka rambutku? Wah, makasih, baru aja beli (Oh ya)
I see it, I like it, I want it, I got it (Yep)
Aku lihat, aku suka, aku mau, aku dapatkan (Yep)
[Verse 3]
Yeah, my receipts be lookin’ like phone numbers
Ya, kuitansiku kelihatan seperti nomor telepon
If it ain’t money, then wrong number
Kalau bukan soal uang, salah sambung
Black card is my business card
Kartu hitamku adalah kartu namaku
The way it be settin’ the tone for me
Cara ia menentukan standar hidupku
I don’t mean to brag, but I be like, “Put it in the bag,” yeah
Aku tidak bermaksud pamer, tapi aku bilang “Masukkan ke kantong,” ya
When you see them racks, they stacked up like my ass, yeah
Saat kamu lihat tumpukan uang itu, menumpuk seperti asetku, ya
Shoot, go from the store to the booth
Langsung, dari toko ke studio rekaman
Make it all back in one loop, gimme the loot
Balik modal semua dalam satu putaran, berikan hasilnya
Never mind, I got the juice
Tidak masalah, aku punya kekuatan
Nothing but net when we shoot
Tidak ada yang terlewat saat kami beraksi
Look at my neck, look at my jet
Lihat leherku, lihat jet-ku
Ain’t got enough money to pay me respect
Tidak punya cukup uang untuk menghormati aku
Ain’t no budget when I’m on the set
Tidak ada batasan anggaran saat aku di panggung
If I like it, then that’s what I get, yeah
Kalau aku suka, itulah yang aku dapatkan, ya
[Chorus]
I want it, I got it, I want it, I got it (Oh yeah)
Aku mau, aku dapatkan, aku mau, aku dapatkan (Oh ya)
I want it, I got it, I want it, I got it (Oh yeah, yeah)
Aku mau, aku dapatkan, aku mau, aku dapatkan (Oh ya, ya)
You like my hair? Gee, thanks, just bought it
Suka rambutku? Wah, makasih, baru aja beli
I see it, I like it, I want it, I got it (I see, yep)
Aku lihat, aku suka, aku mau, aku dapatkan (Aku lihat, yep)
Konteks di Balik Lagu 7 Rings dari Ariana Grande
Lagu ini lahir setelah hari yang berat bagi Ariana Grande di New York City, tidak lama setelah putusnya hubungannya dengan Pete Davidson.
Ariana dan enam sahabatnya pergi ke toko Tiffany & Co., dan setelah meneguk champagne yang disediakan toko, dia secara impulsif membeli tujuh cincin berlian untuk semua orang di rombongannya.
Keenam sahabat yang ikut dalam momen bersejarah itu adalah Victoria Monét, Tayla Parx, Njomza Vitia, Alexa Luria, Courtney Chipolone, dan Kim “Kaydence” Krysiuk.
Dalam perjalanan kembali ke studio rekaman, sahabatnya Njomza yang pertama kali menyarankan agar pengalaman itu dijadikan sebuah lagu, dan mereka langsung menulisnya di hari yang sama.
Lagu ini juga merupakan interpolasi dari melodi “My Favorite Things” karya Rodgers dan Hammerstein dari musikal The Sound of Music, sehingga keduanya mendapatkan kredit penulisan lagu.
Karena interpolasi tersebut, Rodgers dan Hammerstein mendapatkan 90 persen dari royalti penulisan lagu “7 Rings”.
Ariana sendiri menyebut lagu ini sebagai pujian untuk persahabatan, kemandirian, dan kekayaannya yang luar biasa, bukan sebagai lagu tentang mantan kekasihnya.
Lagu ini juga mendapat kritik terkait tuduhan apropriasi budaya, karena Ariana dianggap mengadopsi estetika hip-hop termasuk gaya rap dan penggunaan citra “trap house” berwarna pink dalam video musiknya.