Lagu ini bukan sekadar karya musik biasa.
“Not Today” adalah pengakuan jujur seorang manusia yang pernah berdiri di tepi jurang paling gelap dalam hidupnya.
Lagu ini bercerita tentang seseorang yang berjuang keras melawan pikiran untuk mengakhiri hidupnya sendiri.
Di bagian awal, pendengar diajak masuk ke dalam suasana putus asa yang mencekam, seolah tidak ada satu pun cahaya yang tersisa.
Pertanyaan “Is it today? Is it tonight?” bukan pertanyaan biasa, melainkan gambaran dari kekalutan pikiran yang tidak bisa menentukan kapan semuanya akan berakhir.
Lagu ini kemudian bergeser, perlahan tapi pasti, menuju momen kesadaran.
Ada titik di mana seseorang menyadari bahwa mengakhiri hidup bukan jawabannya.
Bagian bridge menjadi momen paling kritis dalam lagu ini, saat sang penulis menyadari bahwa cara berpikirnya selama ini keliru.
Outro lagu ini adalah jawaban atas semua kegelapan di awal, berisi kata-kata pengingat bahwa besok masih ada dan hidup masih bisa dilihat dari sudut pandang berbeda.
“Not Today” pada akhirnya adalah lagu tentang harapan yang tipis tapi nyata, yang ternyata cukup untuk menyelamatkan satu jiwa.
Terjemahan Lirik Lagu Not Today dari Reality Club
[Verse 1]
Is it today? Is it tonight?
Apakah hari ini? Apakah malam ini?
Is it tomorrow? I can’t decide
Apakah besok? Aku tidak bisa memutuskan
We kiss the floor, we start a fight
Kami mencium lantai, kami memulai pertengkaran
There’s nothing more, can’t see the light
Tidak ada lagi yang tersisa, tidak bisa melihat cahaya
[Chorus]
I wrote some art to antagonize
Aku menulis sebuah karya untuk melawan
The earth’s spinning to the other side
Bumi berputar ke sisi yang lain
Oh what a time to be alive
Oh, betapa luar biasanya waktu untuk hidup
[Verse 2]
Screen of lies, beautiful squares
Layar penuh kebohongan, kotak-kotak yang indah
Fall to demise, wish I was there
Jatuh menuju kehancuran, ingin rasanya aku ada di sana
Sticks and leather yesterday was better, and shooting games, they’re not forever
Tongkat dan kulit, kemarin terasa lebih baik, dan permainan menembak, itu tidak selamanya
Feels like a show I can’t deny
Terasa seperti pertunjukan yang tidak bisa aku pungkiri
[Chorus]
They’ve all been waiting for their lives to start
Mereka semua telah menunggu hidup mereka untuk dimulai
While I’ve been longing for my ending part
Sementara aku telah merindukan bagian akhir hidupku
Oh what a time to be alive
Oh, betapa luar biasanya waktu untuk hidup
[Bridge]
The walls witness all my misery
Dinding-dinding menyaksikan semua penderitaanku
As if I’m the one stuck in history
Seolah-olah akulah satu-satunya yang terjebak dalam sejarah
Am I the one that doesn’t see?
Apakah aku yang tidak bisa melihat?
Oh no, I was mistaken
Oh tidak, aku salah
This ain’t the way, this ain’t the way
Ini bukan jalannya, ini bukan jalannya
[Outro]
It’s not today, it’s not tonight
Bukan hari ini, bukan malam ini
There’ll be tomorrow, you’ll make it through the night
Akan ada besok, kamu akan melewati malam ini
Get it together ’cause you know you’ll find that the earth spins around for another time
Satukan dirimu karena kamu tahu kamu akan menemukan bahwa bumi berputar untuk waktu yang lain
It’s gonna be alright, it’s gonna be alright
Semuanya akan baik-baik saja, semuanya akan baik-baik saja
I know it’s hard you can’t understand the little things that could save a man
Aku tahu ini sulit, kamu tidak bisa memahami hal-hal kecil yang bisa menyelamatkan seseorang
You take your plans and you make them true
Kamu mengambil rencanamu dan mewujudkannya
You’ll see your life in a different view
Kamu akan melihat hidupmu dari sudut pandang yang berbeda
Konteks di Balik Lagu Not Today dari Reality Club
Lagu ini ditulis oleh Era Patigo, drummer Reality Club, berdasarkan pengalamannya sendiri saat menghadapi masa paling kelam dalam hidupnya pada 2021.
Di tengah pandemi yang membuat dunia nyaris berhenti, Era masuk ke dalam lingkaran depresi yang awalnya ia kira hanya sekadar suasana hati yang buruk.
Setelah menjalani konseling bersama profesional, Era menyadari bahwa pikiran-pikiran gelap ini sebenarnya sudah hadir sejak ia duduk di bangku SMP, jauh sebelum ia bergabung dengan Reality Club.
Tekanan untuk menyelesaikan kuliah di tengah pandemi semakin memperparah kondisi mentalnya, hingga pikiran untuk mengakhiri hidup terasa semakin kencang.
Era bahkan sempat benar-benar mencoba mengakhiri hidupnya, namun percobaan itu gagal, dan dari situlah perjalanan pemulihan sungguhan dimulai.
Pertengahan 2021, saat Reality Club sedang menggarap album ketiga mereka, Era yang sedang rebahan tiba-tiba bangkit menuju piano di samping kasurnya dan mulai menulis.
Sekitar 70 persen struktur lagu terselesaikan dalam waktu singkat, sesuatu yang tidak biasa bagi Era yang biasanya sangat pemikir saat membuat lagu.
Proses penulisan “Not Today” menjadi bagian penting dari proses penyembuhannya sendiri, karena menulis lagu ini membantunya memahami bahwa ada keindahan dalam perjuangan untuk terus hidup.
Lagu ini dirilis pada 9 Desember 2024, bertepatan dengan ulang tahun Era, sebagai hadiah sekaligus pesan bagi semua orang yang sedang berada di titik terendah.