Makna Lagu Is It the Answer - Reality Club

Artis

Reality Club

Album

Never Get Better

Tahun

2017

Genre

Indie pop, indie rock

Negara

Indonesia

Opini Redaksi

Lagu ini bercerita tentang seseorang yang terjebak di antara dua perasaan yang sama kuatnya.

Salah satu karakter dalam lagu awalnya bermain-main dengan orang lain hanya untuk menguji kesetiaan pasangannya.

Tapi yang terjadi kemudian tidak sesuai rencana karena ia justru benar-benar jatuh cinta pada orang yang tadinya hanya jadi “permainan”.

Kini ia tidak tahu bagaimana cara keluar dari situasi itu tanpa menyakiti siapapun.

Di sisi lain, ada perasaan bersalah yang menghantui karena tahu bahwa yang dilakukan tidak benar.

Chorus lagu ini menangkap dilema itu dengan jujur: cinta yang tumbuh bukan karena pilihan, melainkan karena sudah terlanjur ada.

Pertanyaan “is it the answer?” yang muncul di bagian outro seolah mewakili kebingungan yang nyata, apakah cinta memang selalu jadi solusi dari segala masalah?

Lagu ini juga menampilkan dua sudut pandang berbeda lewat vokal Fathia dan Faiz yang saling bertukar cerita.

Fathia menyuarakan pihak yang menyadari kerusakan yang ia ciptakan, sementara Faiz mewakili seseorang yang takut kehilangan tapi tidak bisa sepenuhnya jujur.

Di bagian outro, perubahan pronoun dari “she” ke “he” menjadi detail kecil yang menyimpan makna besar karena menunjukkan bahwa cerita ini bisa terjadi dari dua arah sekaligus.

Terjemahan Lirik Lagu Is It the Answer? dari Reality Club

[Verse 1: Fathia Izzati]

I make you break, you move I take

Aku membuatmu hancur, kau bergerak aku ambil

Love is the answer so they say

Cinta adalah jawabannya, begitu kata mereka

But if I went away, what would you say

Tapi jika aku pergi, apa yang akan kau katakan

Would it be enough to make you stay?

Apakah itu cukup untuk membuatmu bertahan?

As you look to the exit

Saat kau melirik ke arah pintu keluar

I don’t even know why I’d do this anymore

Aku bahkan tidak tahu mengapa aku masih melakukan ini

I know, there’s things I should know

Aku tahu, ada hal-hal yang seharusnya aku ketahui

[Verse 2: Faiz Novascotia]

And I know you can’t accept she’s the love that I kept

Dan aku tahu kau tidak bisa menerima bahwa dialah cinta yang kusimpan

Scared I’ll push you away, but I love you everyday

Takut aku akan menjauhi kamu, tapi aku mencintaimu setiap hari

I know there’s things you should know

Aku tahu ada hal-hal yang seharusnya kau ketahui

[Chorus]

I’m in love not because I want to

Aku jatuh cinta bukan karena aku mau

She’s become something that I got to see

Dia telah menjadi sesuatu yang harus kulihat

Won’t you just stick around with me?

Maukah kau tetap bersamaku?

Oh and darling

Oh dan sayangku

I mistake intent for better days

Aku salah mengira niat untuk hari yang lebih baik

While you misled me in different ways

Sementara kau menyesatkanku dengan berbagai cara

I don’t think this is how it’s to end

Aku rasa bukan begini seharusnya ini berakhir

[Outro]

I’m in love not because I want to (Is it the answer? Is it forever?)

Aku jatuh cinta bukan karena aku mau (Inikah jawabannya? Apakah ini selamanya?)

He’s become something that I got to see (I need to show you something about you)

Dia telah menjadi sesuatu yang harus kulihat (Aku perlu menunjukkan sesuatu tentang dirimu)

Won’t you just stick around with me? (Is it the answer? Is it forever?)

Maukah kau tetap bersamaku? (Inikah jawabannya? Apakah ini selamanya?)

Oh and darling (I need to show you something about you)

Oh dan sayangku (Aku perlu menunjukkan sesuatu tentang dirimu)

I mistake intent for better days (Is it the answer? Is it forever?)

Aku salah mengira niat untuk hari yang lebih baik (Inikah jawabannya? Apakah ini selamanya?)

While you misled me in different ways (I need to show you something about you)

Sementara kau menyesatkanku dengan berbagai cara (Aku perlu menunjukkan sesuatu tentang dirimu)

I don’t think this is how it’s to end

Aku rasa bukan begini seharusnya ini berakhir

Konteks di Balik Lagu Is It the Answer? dari Reality Club

Reality Club terbentuk pada April 2016 di Jakarta, diinisiasi oleh Fathia Izzati yang saat itu dikenal sebagai YouTuber.

Ide lagu “Is It the Answer?” pertama kali muncul dari usulan Faiz Novascotia, sang gitaris sekaligus vokalis, dan dari situlah karir Reality Club dimulai.

Lagu ini dirilis sebagai single debut mereka pada April 2016, sebelum akhirnya masuk ke dalam album perdana Never Get Better yang rilis pada 2017.

Dalam proses kreatifnya, Reality Club banyak mendapat inspirasi dari musisi luar negeri seperti Arctic Monkeys, Two Door Cinema Club, dan Last Dinosaurs.

Lagu ini secara khusus juga terinspirasi dari Last Dinosaurs dan The Strokes, dua band yang dikenal dengan nuansa indie rock yang catchy namun penuh emosi.

Reality Club bahkan pernah merekam materi awal mereka di dalam lemari pakaian demi mendapatkan kualitas suara terbaik meski tanpa studio profesional.

Proses kreatif album Never Get Better juga melibatkan sesi penulisan lagu di Ubud, Bali, untuk menangkap emosi secara utuh, dan perekaman dilakukan secara live di Tree Recording Studio, Bangkok, Thailand.

Lagu ini kemudian berhasil mengantarkan Reality Club masuk ke nominasi Anugerah Musik Indonesia (AMI) 2018 di kategori Karya Produksi Alternatif Terbaik.

Fakta Menarik tentang Lagu Is It the Answer

Is It the Answer? Menangkan Dua AMI Awards

Lagu ini bukan sekadar hits biasa karena berhasil membawa Reality Club meraih dua penghargaan AMI pada 2018, yaitu sebagai Pendatang Baru Terbaik dan Karya Produksi Alternatif Terbaik, sebuah pencapaian luar biasa untuk single debut sebuah band indie.

Never Get Better Punya Versi Jepang

Reality Club merilis versi Jepang dari album Never Get Better di bawah label Inpartmaint Inc., membuktikan bahwa karya mereka memang ditujukan untuk menembus pasar internasional sejak awal.

Reality Club Hampir Manggung di SXSW

Pada 2020, Reality Club sudah masuk dalam lineup South by Southwest (SXSW) di Austin, Texas, salah satu festival musik paling bergengsi di dunia, sebelum akhirnya rencana itu batal karena pandemi COVID-19.

Fathia dan Faiz adalah Kakak-Adik Kandung

Dua suara utama yang saling berdialog dalam lagu ini ternyata adalah kakak-adik kandung dalam kehidupan nyata, menjadikan dinamika vokal mereka terasa sangat natural dan intim.

Reality Club Sudah Rilis Empat Album Studio

Sejak debut pada 2017, Reality Club telah merilis empat album studio yaitu Never Get Better, What Do You Really Know?, Reality Club Presents, dan Who Knows Where Life Will Take You? yang rilis pada 2025, menunjukkan konsistensi mereka dalam berkarya.