Lagu ini bukan sekadar lagu tentang mantan pacar.
Ariana Grande menulis “Thank U, Next” sebagai cara untuk berdamai dengan masa lalu, bukan untuk menyerang siapa pun.
Ia menyebut nama empat mantan kekasihnya secara langsung, yaitu Big Sean, Ricky Alvarez, Pete Davidson, dan mendiang Mac Miller.
Tapi alih-alih menyalahkan mereka, ia justru berterima kasih atas pelajaran yang ia dapat dari setiap hubungan.
Setiap hubungan mengajarkan sesuatu yang berbeda, ada yang mengajarkan cinta, ada yang mengajarkan kesabaran, dan ada yang mengajarkan rasa sakit.
Yang paling menyentuh adalah bagian tentang Mac Miller, yang ia sebut sebagai “malaikat” karena Miller meninggal dunia akibat overdosis pada September 2018.
Lagu ini pada akhirnya bukan tentang pria-pria itu, melainkan tentang Ariana sendiri.
Di verse kedua, ia menyadari bahwa orang yang paling penting untuk dicintai adalah dirinya sendiri, yang ia sebut “Ari.”
Pesan intinya jelas: pengalaman buruk sekalipun bisa menjadi bahan bakar untuk tumbuh menjadi seseorang yang lebih kuat.
Lagu ini menjadi semacam filosofi hidup yang menginspirasi jutaan orang untuk berhenti menyesal dan mulai bersyukur.
Terjemahan Lirik Lagu “Thank U, Next” dari Ariana Grande
[Verse 1]
Thought I’d end up with Sean
Kukira aku akan berakhir bersama Sean
But he wasn’t a match
Tapi dia bukan jodohku
Wrote some songs about Ricky
Kutulis beberapa lagu tentang Ricky
Now I listen and laugh
Sekarang aku mendengarnya dan tertawa
Even almost got married
Bahkan hampir menikah
And for Pete, I’m so thankful
Dan untuk Pete, aku sangat bersyukur
Wish I could say, “Thank you” to Malcolm
Ingin sekali kuucapkan “Terima kasih” kepada Malcolm
‘Cause he was an angel
Karena dia adalah malaikat
[Pre-Chorus]
One taught me love
Satu mengajariku tentang cinta
One taught me patience
Satu mengajariku tentang kesabaran
And one taught me pain
Dan satu mengajariku tentang rasa sakit
Now, I’m so amazin’
Kini, aku sungguh luar biasa
Say I’ve loved and I’ve lost
Katanya aku telah mencintai dan kehilangan
But that’s not what I see
Tapi bukan itu yang kulihat
So, look what I got
Maka, lihatlah apa yang kudapat
Look what you taught me
Lihatlah apa yang kau ajarkan padaku
And for that, I say
Dan untuk itu, aku berkata
[Chorus]
Thank you, next (Next)
Terima kasih, lanjut (Lanjut)
Thank you, next (Next)
Terima kasih, lanjut (Lanjut)
Thank you, next
Terima kasih, lanjut
I’m so fuckin’ grateful for my ex
Aku sungguh sangat bersyukur atas mantanku
Thank you, next (Next)
Terima kasih, lanjut (Lanjut)
Thank you, next (Next)
Terima kasih, lanjut (Lanjut)
Thank you, next
Terima kasih, lanjut
I’m so fuckin’—
Aku sungguh—
[Verse 2]
Spend more time with my friends
Lebih banyak waktu kuhabiskan bersama teman-temanku
I ain’t worried ’bout nothin’
Aku tidak khawatir tentang apapun
Plus, I met someone else
Ditambah, aku telah bertemu seseorang yang lain
We havin’ better discussions
Kami memiliki obrolan yang lebih baik
I know they say I move on too fast
Aku tahu orang bilang aku terlalu cepat move on
But this one gon’ last
Tapi yang ini akan bertahan lama
‘Cause her name is Ari
Karena namanya adalah Ari
And I’m so good with that (So good with that)
Dan aku sangat baik-baik saja dengan itu (Sangat baik-baik saja)
[Pre-Chorus]
She taught me love (Love)
Dia mengajariku cinta (Cinta)
She taught me patience (Patience)
Dia mengajariku kesabaran (Kesabaran)
How she handles pain (Pain)
Bagaimana ia menghadapi rasa sakit (Rasa sakit)
That shit’s amazin’ (Yeah, she’s amazin’)
Itu luar biasa (Ya, dia luar biasa)
I’ve loved and I’ve lost (Yeah, yeah)
Aku telah mencintai dan kehilangan (Ya, ya)
But that’s not what I see (Yeah, yeah)
Tapi bukan itu yang kulihat (Ya, ya)
‘Cause look what I’ve found (Yeah, yeah, I’ve found)
Karena lihatlah apa yang kutemukan (Ya, ya, kutemukan)
Ain’t no need for searching, and for that, I say
Tidak perlu mencari lagi, dan untuk itu, aku berkata
[Chorus]
Thank you, next (Thank you, next)
Terima kasih, lanjut (Terima kasih, lanjut)
Thank you, next (Thank you, next)
Terima kasih, lanjut (Terima kasih, lanjut)
Thank you, next (Thank you)
Terima kasih, lanjut (Terima kasih)
I’m so fuckin’ grateful for my ex
Aku sungguh sangat bersyukur atas mantanku
Thank you, next (Thank you, next)
Terima kasih, lanjut (Terima kasih, lanjut)
Thank you, next (Said thank you, next)
Terima kasih, lanjut (Kataku terima kasih, lanjut)
Thank you, next (Next)
Terima kasih, lanjut (Lanjut)
I’m so fuckin’ grateful for my ex
Aku sungguh sangat bersyukur atas mantanku
[Bridge]
One day I’ll walk down the aisle
Suatu hari aku akan berjalan menuju altar
Holdin’ hands with my mama
Sambil menggenggam tangan mamaku
I’ll be thankin’ my dad
Aku akan berterima kasih kepada ayahku
‘Cause she grew from the drama
Karena dia tumbuh dari semua drama itu
Only wanna do it once, real bad
Hanya ingin melakukannya sekali, dengan sungguh-sungguh
Gon’ make that shit last
Akan membuat itu bertahan selamanya
God forbid somethin’ happens
Semoga tidak terjadi sesuatu yang buruk
Least this song is a smash (Song is a smash)
Setidaknya lagu ini adalah sebuah hits (Lagu ini adalah hits)
[Pre-Chorus]
I’ve got so much love (Love)
Aku punya begitu banyak cinta (Cinta)
Got so much patience (Patience)
Punya begitu banyak kesabaran (Kesabaran)
I’ve learned from the pain (Pain)
Aku telah belajar dari rasa sakit (Rasa sakit)
And turned out amazin’ (Turned out amazin’)
Dan ternyata luar biasa (Ternyata luar biasa)
Say I’ve loved and I’ve lost (Yeah, yeah)
Katanya aku telah mencintai dan kehilangan (Ya, ya)
But that’s not what I see (Yeah, yeah)
Tapi bukan itu yang kulihat (Ya, ya)
‘Cause look what I’ve found (Yeah, yeah)
Karena lihatlah apa yang kutemukan (Ya, ya)
Ain’t no need for searching
Tidak perlu mencari lagi
And for that, I say
Dan untuk itu, aku berkata
[Chorus]
Thank you, next (Thank you, next)
Terima kasih, lanjut (Terima kasih, lanjut)
Thank you, next (Thank you, next)
Terima kasih, lanjut (Terima kasih, lanjut)
Thank you, next
Terima kasih, lanjut
I’m so fuckin’ grateful for my ex
Aku sungguh sangat bersyukur atas mantanku
Thank you, next (Thank you, next)
Terima kasih, lanjut (Terima kasih, lanjut)
Thank you, next (Said thank you, next)
Terima kasih, lanjut (Kataku terima kasih, lanjut)
Thank you, next (Next)
Terima kasih, lanjut (Lanjut)
I’m so fuckin’ grateful for my ex
Aku sungguh sangat bersyukur atas mantanku
Konteks di Balik Lagu “Thank U, Next” dari Ariana Grande
Lagu ini lahir dari salah satu periode paling berat dalam hidup Ariana Grande.
Pada September 2018, mantan kekasihnya Mac Miller meninggal dunia akibat overdosis yang tidak disengaja, dan kejadian itu menghancurkan hatinya.
Hanya beberapa minggu setelah kepergian Miller, hubungannya dengan komedian Pete Davidson juga berakhir setelah keduanya sempat bertunangan.
Ariana langsung masuk studio dan mulai menulis lagu ini hampir bersamaan dengan proses berdukanya.
Ia mulai mengerjakan album baru pada Oktober 2018, hanya dua bulan setelah albumnya yang sebelumnya, Sweetener, dirilis.
Lagu ini sebenarnya sudah mulai ditulis saat ia masih bertunangan dengan Davidson, sehingga beberapa versi lagu ini sempat direkam sebelum versi finalnya ditentukan.
Rekan penulisnya, Tayla Parx, mendorong Ariana untuk menyebut nama mantan-mantannya secara langsung agar lagu ini terasa lebih jujur dan berani.
Dalam sebuah wawancara, Ariana mengungkapkan bahwa proses pembuatan album ini secara harfiah menyelamatkan hidupnya dan memberinya keberanian untuk jujur kepada dunia.
Ia juga menegaskan bahwa lagu ini bukan untuk menyerang siapa pun, melainkan murni tentang rasa cinta, syukur, penerimaan, dan pengampunan.