Lagu “everytime” bercerita tentang seseorang yang tidak bisa berhenti kembali ke hubungan yang sudah jelas tidak sehat.
Ariana menggambarkan perasaan lelah sekaligus tidak berdaya karena terus saja memaafkan orang yang sama.
Orang-orang di sekitarnya sudah memintanya untuk melepaskan, tapi ia sendiri mengakui bahwa kata “lepaskan” yang ia ucapkan tidak pernah benar-benar ia lakukan.
Ada rasa kehilangan identitas yang kuat di sini: tanpa kehadiran orang itu, ia merasa seperti bukan dirinya sendiri.
Lagu ini juga jujur soal perilaku merusak diri sendiri, seperti mabuk untuk berpura-pura sudah move on, lalu akhirnya kembali lagi ke orang yang sama.
Ariana menyebut dirinya sendiri sebagai “idiot” karena selalu muncul kembali meski sudah tahu akibatnya.
Pertanyaan “why, oh, why does God keep bringing me back to you?” terasa seperti seruan putus asa kepada sesuatu yang lebih besar dari dirinya sendiri.
Hubungan yang ia gambarkan bersifat seperti magnet: semakin ia coba menjauh, semakin kuat tarikannya.
Lagu ini bukan tentang cinta yang manis, melainkan tentang ketergantungan emosional yang terasa nyata dan menyakitkan.
Terjemahan Lirik Lagu Everytime dari Ariana Grande
[Intro]
Back to you, back to you, back to you
Kembali padamu, kembali padamu, kembali padamu
Back to you, back to you, back to you
Kembali padamu, kembali padamu, kembali padamu
I go back to you, back to you, back to you every time
Aku kembali padamu, kembali padamu, kembali padamu setiap saat
[Verse 1]
I get tired of your no-shows
Aku lelah dengan ketidakhadiranmu
You get tired of my control
Kamu lelah dengan sikapku yang mengekang
They keep telling me to let go
Mereka terus memintaku untuk melepaskanmu
But I don’t really let go when I say so
Tapi aku tidak benar-benar melepaskan meskipun aku bilang begitu
I keep giving people blank stares
Aku terus menatap orang-orang tanpa ekspresi
I’m so different when you’re not there
Aku sangat berbeda ketika kamu tidak ada
It’s like something out of Shakespeare
Ini seperti sesuatu yang keluar dari karya Shakespeare
Because I’m really not here when you’re not there
Karena aku benar-benar tidak hadir ketika kamu tidak ada
[Pre-Chorus]
I’ve tried to fight our energy
Aku sudah mencoba melawan energi yang ada di antara kita
But every time I think I’m free
Tapi setiap kali aku merasa sudah bebas
[Chorus]
You get high and call on the regular
Kamu mabuk dan menelepon seperti biasa
I get weak and fall like a teenager
Aku menjadi lemah dan jatuh seperti remaja
Why, oh, why does God keep bringing me back to you?
Mengapa, oh, mengapa Tuhan terus membawaku kembali padamu?
I get drunk, pretend that I’m over it
Aku mabuk, berpura-pura sudah melupakanmu
Self-destruct, show up like an idiot
Merusak diri sendiri, lalu muncul seperti orang bodoh
Why, oh, why does God keep bringing me back to you?
Mengapa, oh, mengapa Tuhan terus membawaku kembali padamu?
[Post-Chorus]
I go back to you, back to you, back to you
Aku kembali padamu, kembali padamu, kembali padamu
Back to you, back to you, back to you
Kembali padamu, kembali padamu, kembali padamu
I go back to you, back to you, back to you every time
Aku kembali padamu, kembali padamu, kembali padamu setiap saat
[Verse 2]
Just when I get on a new wave
Tepat ketika aku mulai bergerak maju
Boy, you look at me and I slip outta my lace
Kamu menatapku dan aku langsung goyah dari tempatku
They keep calling me a head-case
Mereka terus menyebutku orang yang tidak waras
‘Cause I can’t make a good case why we can’t change
Karena aku tidak bisa memberikan alasan kuat mengapa kita tidak bisa berubah
[Pre-Chorus]
I’ve tried to fight our energy
Aku sudah mencoba melawan energi yang ada di antara kita
But every time I think I’m free
Tapi setiap kali aku merasa sudah bebas
[Chorus]
You get high and call on the regular
Kamu mabuk dan menelepon seperti biasa
I get weak and fall like a teenager
Aku menjadi lemah dan jatuh seperti remaja
Why, oh, why does God keep bringing me back to you?
Mengapa, oh, mengapa Tuhan terus membawaku kembali padamu?
I get drunk, pretend that I’m over it
Aku mabuk, berpura-pura sudah melupakanmu
Self-destruct, show up like an idiot
Merusak diri sendiri, lalu muncul seperti orang bodoh
Why, oh, why does God keep bringing me back to you?
Mengapa, oh, mengapa Tuhan terus membawaku kembali padamu?
[Post-Chorus]
I go back to you, back to you, back to you
Aku kembali padamu, kembali padamu, kembali padamu
Back to you, back to you, back to you
Kembali padamu, kembali padamu, kembali padamu
I go back to you, back to you, back to you every time
Aku kembali padamu, kembali padamu, kembali padamu setiap saat
I go back to you, back to you, back to you
Aku kembali padamu, kembali padamu, kembali padamu
Back to you, back to you, back to you
Kembali padamu, kembali padamu, kembali padamu
I go back to you, back to you, back to you every time
Aku kembali padamu, kembali padamu, kembali padamu setiap saat
Konteks di Balik Lagu Everytime dari Ariana Grande
“everytime” masuk sebagai track kedelapan dalam album keempat Ariana Grande, Sweetener, yang dirilis pada 17 Agustus 2018.
Lagu ini ditulis bersama Savan Kotecha dan diproduksi oleh dua nama besar industri musik, Max Martin dan Ilya Salmanzadeh.
Ariana sendiri pernah menyebut lagu ini sebagai salah satu dari lima lagu favoritnya di album Sweetener, meskipun peringkatnya naik turun tergantung suasana hatinya.
Pada Agustus 2018, ia membagikan video di balik layar sesi rekaman lagu ini, di mana ia tertawa saat bernyanyi karena Max Martin tidak bisa menahan ekspresi lucunya.
Banyak penggemar meyakini lagu ini merujuk pada hubungan Ariana dengan mendiang rapper Mac Miller, yang mereka jalani dari 2016 hingga awal 2018.
Lirik yang menyebut kebiasaan mabuk dan menelepon di malam hari dianggap sebagai referensi terhadap dinamika hubungan yang pernah Ariana sendiri sebut sebagai “toxic”.
Pada Mei 2018, Ariana secara terbuka berbicara di media sosial tentang sulitnya berada dalam hubungan di mana salah satu pihak berjuang melawan masalah ketenangan jiwa, sambil tetap peduli pada orang tersebut.
Mac Miller meninggal pada September 2018, sebulan setelah album Sweetener dirilis, dan kisah di balik lagu ini pun semakin terasa berat bagi para pendengarnya.
Lagu ini pertama kali dibawakan secara live di acara The Sweetener Sessions pada 20 Agustus 2018, dan kemudian menjadi bagian tetap dari setlist tur Sweetener World Tour 2019.