Makna Lagu everytime - Ariana Grande

Album

Sweetener

Tahun

2018

Genre

Trap pop, R&B

Negara

Amerika

Opini Redaksi

Lagu “everytime” bercerita tentang seseorang yang tidak bisa berhenti kembali ke hubungan yang sudah jelas tidak sehat.

Ariana menggambarkan perasaan lelah sekaligus tidak berdaya karena terus saja memaafkan orang yang sama.

Orang-orang di sekitarnya sudah memintanya untuk melepaskan, tapi ia sendiri mengakui bahwa kata “lepaskan” yang ia ucapkan tidak pernah benar-benar ia lakukan.

Ada rasa kehilangan identitas yang kuat di sini: tanpa kehadiran orang itu, ia merasa seperti bukan dirinya sendiri.

Lagu ini juga jujur soal perilaku merusak diri sendiri, seperti mabuk untuk berpura-pura sudah move on, lalu akhirnya kembali lagi ke orang yang sama.

Ariana menyebut dirinya sendiri sebagai “idiot” karena selalu muncul kembali meski sudah tahu akibatnya.

Pertanyaan “why, oh, why does God keep bringing me back to you?” terasa seperti seruan putus asa kepada sesuatu yang lebih besar dari dirinya sendiri.

Hubungan yang ia gambarkan bersifat seperti magnet: semakin ia coba menjauh, semakin kuat tarikannya.

Lagu ini bukan tentang cinta yang manis, melainkan tentang ketergantungan emosional yang terasa nyata dan menyakitkan.

Terjemahan Lirik Lagu Everytime dari Ariana Grande

[Intro]

Back to you, back to you, back to you

Kembali padamu, kembali padamu, kembali padamu

Back to you, back to you, back to you

Kembali padamu, kembali padamu, kembali padamu

I go back to you, back to you, back to you every time

Aku kembali padamu, kembali padamu, kembali padamu setiap saat

[Verse 1]

I get tired of your no-shows

Aku lelah dengan ketidakhadiranmu

You get tired of my control

Kamu lelah dengan sikapku yang mengekang

They keep telling me to let go

Mereka terus memintaku untuk melepaskanmu

But I don’t really let go when I say so

Tapi aku tidak benar-benar melepaskan meskipun aku bilang begitu

I keep giving people blank stares

Aku terus menatap orang-orang tanpa ekspresi

I’m so different when you’re not there

Aku sangat berbeda ketika kamu tidak ada

It’s like something out of Shakespeare

Ini seperti sesuatu yang keluar dari karya Shakespeare

Because I’m really not here when you’re not there

Karena aku benar-benar tidak hadir ketika kamu tidak ada

[Pre-Chorus]

I’ve tried to fight our energy

Aku sudah mencoba melawan energi yang ada di antara kita

But every time I think I’m free

Tapi setiap kali aku merasa sudah bebas

[Chorus]

You get high and call on the regular

Kamu mabuk dan menelepon seperti biasa

I get weak and fall like a teenager

Aku menjadi lemah dan jatuh seperti remaja

Why, oh, why does God keep bringing me back to you?

Mengapa, oh, mengapa Tuhan terus membawaku kembali padamu?

I get drunk, pretend that I’m over it

Aku mabuk, berpura-pura sudah melupakanmu

Self-destruct, show up like an idiot

Merusak diri sendiri, lalu muncul seperti orang bodoh

Why, oh, why does God keep bringing me back to you?

Mengapa, oh, mengapa Tuhan terus membawaku kembali padamu?

[Post-Chorus]

I go back to you, back to you, back to you

Aku kembali padamu, kembali padamu, kembali padamu

Back to you, back to you, back to you

Kembali padamu, kembali padamu, kembali padamu

I go back to you, back to you, back to you every time

Aku kembali padamu, kembali padamu, kembali padamu setiap saat

[Verse 2]

Just when I get on a new wave

Tepat ketika aku mulai bergerak maju

Boy, you look at me and I slip outta my lace

Kamu menatapku dan aku langsung goyah dari tempatku

They keep calling me a head-case

Mereka terus menyebutku orang yang tidak waras

‘Cause I can’t make a good case why we can’t change

Karena aku tidak bisa memberikan alasan kuat mengapa kita tidak bisa berubah

[Pre-Chorus]

I’ve tried to fight our energy

Aku sudah mencoba melawan energi yang ada di antara kita

But every time I think I’m free

Tapi setiap kali aku merasa sudah bebas

[Chorus]

You get high and call on the regular

Kamu mabuk dan menelepon seperti biasa

I get weak and fall like a teenager

Aku menjadi lemah dan jatuh seperti remaja

Why, oh, why does God keep bringing me back to you?

Mengapa, oh, mengapa Tuhan terus membawaku kembali padamu?

I get drunk, pretend that I’m over it

Aku mabuk, berpura-pura sudah melupakanmu

Self-destruct, show up like an idiot

Merusak diri sendiri, lalu muncul seperti orang bodoh

Why, oh, why does God keep bringing me back to you?

Mengapa, oh, mengapa Tuhan terus membawaku kembali padamu?

[Post-Chorus]

I go back to you, back to you, back to you

Aku kembali padamu, kembali padamu, kembali padamu

Back to you, back to you, back to you

Kembali padamu, kembali padamu, kembali padamu

I go back to you, back to you, back to you every time

Aku kembali padamu, kembali padamu, kembali padamu setiap saat

I go back to you, back to you, back to you

Aku kembali padamu, kembali padamu, kembali padamu

Back to you, back to you, back to you

Kembali padamu, kembali padamu, kembali padamu

I go back to you, back to you, back to you every time

Aku kembali padamu, kembali padamu, kembali padamu setiap saat

Konteks di Balik Lagu Everytime dari Ariana Grande

“everytime” masuk sebagai track kedelapan dalam album keempat Ariana Grande, Sweetener, yang dirilis pada 17 Agustus 2018.

Lagu ini ditulis bersama Savan Kotecha dan diproduksi oleh dua nama besar industri musik, Max Martin dan Ilya Salmanzadeh.

Ariana sendiri pernah menyebut lagu ini sebagai salah satu dari lima lagu favoritnya di album Sweetener, meskipun peringkatnya naik turun tergantung suasana hatinya.

Pada Agustus 2018, ia membagikan video di balik layar sesi rekaman lagu ini, di mana ia tertawa saat bernyanyi karena Max Martin tidak bisa menahan ekspresi lucunya.

Banyak penggemar meyakini lagu ini merujuk pada hubungan Ariana dengan mendiang rapper Mac Miller, yang mereka jalani dari 2016 hingga awal 2018.

Lirik yang menyebut kebiasaan mabuk dan menelepon di malam hari dianggap sebagai referensi terhadap dinamika hubungan yang pernah Ariana sendiri sebut sebagai “toxic”.

Pada Mei 2018, Ariana secara terbuka berbicara di media sosial tentang sulitnya berada dalam hubungan di mana salah satu pihak berjuang melawan masalah ketenangan jiwa, sambil tetap peduli pada orang tersebut.

Mac Miller meninggal pada September 2018, sebulan setelah album Sweetener dirilis, dan kisah di balik lagu ini pun semakin terasa berat bagi para pendengarnya.

Lagu ini pertama kali dibawakan secara live di acara The Sweetener Sessions pada 20 Agustus 2018, dan kemudian menjadi bagian tetap dari setlist tur Sweetener World Tour 2019.

Fakta Menarik tentang Lagu everytime

Lagu Hampir Tidak Masuk Album

"everytime" awalnya bukan bagian dari tracklist Sweetener. Ariana menambahkannya belakangan setelah memutuskan untuk menambah lebih banyak lagu ke dalam album, dan hasilnya justru menjadi salah satu favorit pendengar.

Ariana Menyebutnya "Sad and Boppy"

Saat pertama kali mengonfirmasi judul lagu ini lewat balasan ke penggemar di Twitter pada 9 Juni 2018, Ariana hanya mendeskripsikannya dengan dua kata: "sad and boppy", gabungan antara menyedihkan dan bersemangat.

Capai Satu Juta Unit Terjual di AS

Pada 31 Juli 2023, Ariana membagikan pencapaian lagu ini di Instagram Story, mengumumkan bahwa "everytime" telah melampaui satu juta unit terjual di Amerika Serikat, dan ia berterima kasih kepada para produser yang terlibat.

Kolaborasi dengan Nama Besar

Lagu ini diproduksi oleh Max Martin, sosok di balik ratusan hit global, bersama Ilya Salmanzadeh. Kombinasi trap dan pop yang mereka ciptakan untuk lagu ini mendapat pujian dari berbagai kritikus musik sebagai contoh sempurna bagaimana pop bisa bersatu dengan estetika trap tanpa terasa dipaksakan.

Ada Versi Live di Album

Rekaman live "everytime" dari Sweetener World Tour Vancouver dimasukkan ke dalam album live K Bye For Now (SWT Live) yang dirilis pada 23 Desember 2019, sehingga penggemar bisa merasakan suasana konser langsung dari lagu ini.