Lagu “pov” bukan sekadar lagu cinta biasa.
Ariana Grande menulis lagu ini tentang keinginannya untuk mencintai dirinya sendiri seperti cara kekasihnya mencintai dia.
Judul “pov” sendiri adalah singkatan dari point of view atau sudut pandang.
Inti dari lagu ini adalah satu pertanyaan sederhana: bagaimana rasanya melihat diri sendiri melalui mata seseorang yang benar-benar mencintaimu?
Ariana menggambarkan kekasihnya sebagai seseorang yang memiliki kemampuan luar biasa untuk melihat ke dalam dirinya, bahkan lebih dalam dari yang bisa dia lihat sendiri.
Lewat lagu ini, Ariana mengakui bahwa menerima cinta adalah hal yang tidak mudah baginya.
Dia sedang belajar untuk berhenti melarikan diri, berhenti meragukan diri sendiri, dan mulai percaya bahwa dirinya layak untuk dicintai.
Lagu ini juga berbicara tentang rasa takut yang perlahan mencair ketika ada seseorang yang hadir dengan cinta tanpa syarat.
“pov” adalah penutup album Positions yang terasa seperti pelukan hangat, sebuah resolusi dari semua kerentanan yang tersebar di sepanjang album.
Terjemahan Lirik Lagu pov dari Ariana Grande
[Verse 1]
It’s like you got superpowers
Sepertinya kamu punya kekuatan super
Turn my minutes into hours
Kamu mengubah menitku menjadi jam
You got more than 20/20, babe
Penglihatanmu lebih dari sempurna, sayang
Made of glass, the way you see through me
Seperti terbuat dari kaca, caramu melihat tembus ke dalam diriku
You know me better than I do
Kamu mengenalku lebih baik dari aku mengenal diriku sendiri
Can’t seem to keep nothin’ from you
Sepertinya aku tidak bisa menyembunyikan apa pun darimu
How you touch my soul from the outside
Bagaimana kamu bisa menyentuh jiwaku dari luar
Permeate my ego and my pride
Menembus ego dan kebanggaanku
[Chorus]
I wanna love me (Ooh)
Aku ingin mencintai diriku (Ooh)
The way that you love me (Ooh)
Seperti cara kamu mencintaiku (Ooh)
Ooh, for all of my pretty and all of my ugly too
Ooh, untuk semua sisi indahku dan semua sisi burukku juga
I’d love to see me from your point of view
Aku ingin melihat diriku dari sudut pandangmu
I wanna trust me (Trust me)
Aku ingin mempercayai diriku (Percayai aku)
The way that you trust me (Trust me)
Seperti cara kamu mempercayaiku (Percayai aku)
Ooh, ’cause nobody ever loved me like you do
Ooh, karena tidak ada yang pernah mencintaiku seperti kamu
I’d love to see me from your point of view
Aku ingin melihat diriku dari sudut pandangmu
[Verse 2]
I’m getting used to receiving
Aku mulai terbiasa menerima
Still getting good at not leaving
Masih belajar untuk tidak pergi
I’ma love you even though I’m scared (Oh, scared)
Aku akan mencintaimu meskipun aku takut (Oh, takut)
Learnin’ to be grateful for myself (Oh, oh, oh)
Belajar untuk bersyukur atas diriku sendiri (Oh, oh, oh)
You love my lips ’cause they say the
Kamu mencintai bibirku karena mereka mengucapkan
Things we’ve always been afraid of
Hal-hal yang selalu kita takuti
I can feel it startin’ to subside
Aku bisa merasakan rasa takut itu mulai mereda
Learnin’ to believe in what is mine
Belajar untuk percaya pada apa yang menjadi milikku
[Chorus]
I wanna love me (Ooh)
Aku ingin mencintai diriku (Ooh)
The way that you love me (Ooh)
Seperti cara kamu mencintaiku (Ooh)
Ooh, for all of my pretty and all of my ugly too
Ooh, untuk semua sisi indahku dan semua sisi burukku juga
I’d love to see me from your point of view
Aku ingin melihat diriku dari sudut pandangmu
I wanna trust me (Trust me)
Aku ingin mempercayai diriku (Percayai aku)
The way that you trust me (Trust me)
Seperti cara kamu mempercayaiku (Percayai aku)
Ooh, ’cause nobody ever loved me like you do
Ooh, karena tidak ada yang pernah mencintaiku seperti kamu
I’d love to see me from your point of view
Aku ingin melihat diriku dari sudut pandangmu
[Bridge]
I couldn’t believe it or see it for myself
Aku tidak bisa mempercayainya atau melihatnya sendiri
Know I be impatient
Aku tahu aku tidak sabar
But now I’m out here, fallin’, fallin’
Tapi sekarang aku ada di sini, jatuh, jatuh
Frozen, slowly thawin’, got me right
Membeku, perlahan mencair, membuatku baik-baik saja
I won’t keep you waitin’, waitin’
Aku tidak akan membuatmu menunggu, menunggu
All my baggage fadin’ safely (My baggage fadin’)
Semua bebanku memudar dengan aman (Bebanku memudar)
And if my eyes deceive me
Dan jika mataku menipuku
Won’t let them stray too far away
Aku tidak akan membiarkannya menyimpang terlalu jauh
[Chorus]
I wanna love me (Ooh)
Aku ingin mencintai diriku (Ooh)
The way that you love me (Ooh)
Seperti cara kamu mencintaiku (Ooh)
Ooh, for all of my pretty and all of my ugly too
Ooh, untuk semua sisi indahku dan semua sisi burukku juga
I’d love to see me from your point of view
Aku ingin melihat diriku dari sudut pandangmu
I wanna trust me, ooh (Trust me)
Aku ingin mempercayai diriku, ooh (Percayai aku)
The way that you trust me, baby (Trust me)
Seperti cara kamu mempercayaiku, sayang (Percayai aku)
‘Cause nobody ever loved me like you do
Karena tidak ada yang pernah mencintaiku seperti kamu
I’d love to see me from your point of view (Oh)
Aku ingin melihat diriku dari sudut pandangmu (Oh)
Yeah
Ya
Konteks di Balik Lagu pov dari Ariana Grande
Lagu “pov” ditulis selama masa awal hubungan Ariana Grande dengan Dalton Gomez, seorang agen properti asal Beverly Hills.
Keduanya mulai dekat sekitar awal 2020 dan menghabiskan masa karantina COVID-19 bersama, yang membuat hubungan mereka berkembang sangat cepat.
Dalam sebuah wawancara dengan Apple Music, Ariana mengungkapkan bahwa Dalton sangat berpengaruh dalam proses pembuatan album Positions, bahkan ikut membantu menyempurnakan daftar lagu.
“pov” menjadi track penutup album tersebut dan dianggap sebagai surat cinta paling tulus yang pernah Ariana tulis.
Lagu ini juga mencerminkan perjalanan pribadi Ariana dalam belajar menerima cinta setelah melewati serangkaian hubungan yang menyakitkan dan kehilangan yang berat.
Sebelum bertemu Dalton, Ariana melewati masa sulit termasuk kematian mantan kekasihnya Mac Miller dan hubungan singkatnya dengan Pete Davidson.
Lirik di Verse 2 yang berbunyi tentang “belajar untuk tidak pergi” menunjukkan bahwa Ariana pun pernah memiliki kebiasaan melarikan diri dari hubungan ketika rasa takut datang.
Lagu ini kemudian mendapatkan makna baru yang lebih dalam ketika pada 2025, Ariana merilis lagu “Hampstead” yang dianggap sebagai jawaban terbalik dari “pov”, seolah menutup lembaran hubungannya dengan Dalton yang berakhir cerai pada 2024.