Lagu ini bercerita tentang seseorang yang menerima surat dari orang yang pernah menyakitinya di masa lalu.
Orang yang mengirim surat itu tampaknya ingin meminta maaf atau mencari kedamaian atas kesalahan yang telah ia lakukan.
Tapi Taylor tidak mau memberikan apa yang diminta orang itu.
Bagi Taylor dalam lagu ini, permintaan maaf itu bukan untuk dirinya, melainkan untuk melegakan perasaan si pengirim surat saja.
Ia sudah baik-baik saja, sudah berdamai dengan rasa sakitnya sendiri, tanpa perlu bantuan siapa pun.
Ada kemarahan yang jelas terasa di setiap baris lagu ini, tapi juga ada kekuatan yang besar.
Bukan kemarahan yang meledak-ledak, melainkan kemarahan yang dingin dan sadar diri.
Bagian bridge lagu ini sangat tajam: Taylor tahu ia hanya dianggap sebagai gangguan kecil dalam kehidupan baru orang itu.
Tawaran untuk tetap berteman terasa palsu dan tidak diperlukan sama sekali.
Pesan akhirnya sederhana: ia sudah selesai, dan ia tidak membutuhkan siapa pun untuk mengakhiri cerita ini bersamanya.
Terjemahan Lirik Lagu Closure dari Taylor Swift
[Verse 1]
It’s been a long time
Sudah lama berlalu
And seeing the shape of your name
Dan melihat bentuk namamu
Still spells out pain
Masih terasa menyakitkan
It wasn’t right
Itu tidak benar
The way it all went down
Cara semuanya berakhir
Looks like you know that now
Sepertinya kamu sudah tahu itu sekarang
[Chorus]
Yes, I got your letter
Ya, aku sudah menerima suratmu
Yes, I’m doing better
Ya, aku sudah lebih baik
It cut deep to know ya, right to the bone
Mengenalmu terasa sangat menyakitkan, sampai ke tulang
Yes, I got your letter
Ya, aku sudah menerima suratmu
Yes, I’m doing better
Ya, aku sudah lebih baik
I know that it’s over, I don’t need your
Aku tahu semuanya sudah selesai, aku tidak butuh
Closure, your closure
Penutupanmu, penutupan darimu
[Verse 2]
Don’t treat me like
Jangan perlakukan aku seperti
Some situation that needs to be handled
Suatu masalah yang perlu diselesaikan
I’m fine with my spite
Aku baik-baik saja dengan rasa benciku
And my tears and my beers and my candles
Dan air mataku, birku, dan lilin-lilinku
I can feel you smoothing me over
Aku bisa merasakan kamu mencoba menghaluskan semuanya
[Bridge]
I know I’m just a wrinkle in your new life
Aku tahu aku hanyalah kerutan kecil dalam hidupmu yang baru
Staying friends would iron it out so nice
Tetap berteman akan merapikan semuanya dengan indah
Guilty, guilty, reaching out across the sea
Bersalah, bersalah, meraih ke seberang lautan
That you put between you and me
Yang kamu tempatkan antara dirimu dan aku
But it’s fake and it’s oh-so unnecessary
Tapi itu palsu dan sangat tidak diperlukan
Konteks di Balik Lagu Closure dari Taylor Swift
Lagu ini awalnya ditulis untuk proyek Big Red Machine milik Aaron Dessner dan Justin Vernon dari Bon Iver, bukan untuk album Taylor sendiri.
Dessner sudah menyiapkan sekitar 30 instrumental, dan Taylor menulis dua lagu berdasarkan materi tersebut, salah satunya adalah “Closure”.
Setelah mendengarkan hasilnya, Dessner menyadari lagu itu terasa seperti kelanjutan dari cerita-cerita di album Folklore, sehingga akhirnya masuk ke Evermore.
Taylor sendiri berbicara kepada Zane Lowe bahwa Evermore banyak bercerita tentang berbagai jenis perpisahan dan rasa sakit yang menyertainya.
Banyak penggemar menduga lagu ini ditujukan kepada Karlie Kloss, sahabat lama Taylor yang hubungannya renggang setelah manajer Kloss terlibat dalam pembelian katalog musik Taylor.
Ada juga yang berpendapat lagu ini mengacu pada perselisihan Taylor dengan Scooter Braun, eksekutif musik yang membeli hak master rekaman Taylor tanpa sepengetahuannya.
Taylor sendiri tidak pernah mengkonfirmasi kepada siapa lagu ini ditujukan.
Dalam catatan albumnya, ia menyebut Evermore berisi 17 kisah yang sebagian besar terinspirasi dari cerita-cerita di luar kehidupannya sendiri.