Lagu ini bercerita tentang perasaan jatuh cinta di awal sebuah hubungan yang terasa begitu intens sekaligus nyaman.
Narator lagu menggambarkan bagaimana menghabiskan malam bersama seseorang terasa lebih dari cukup, bahkan terasa benar meski tidak ada yang istimewa dilakukan.
Ada sesuatu yang membuat orang itu terasa sangat berbeda, yaitu cara matanya bersinar dan cara dia membiarkan dirinya tampak apa adanya tanpa berpura-pura.
Perasaan seperti sudah mengenal seseorang dalam waktu lama padahal baru saja bertemu adalah salah satu pengalaman paling ajaib dalam jatuh cinta.
Bagian chorus lagu ini menjadi bagian paling personal sekaligus paling universal dalam seluruh lagu.
Frasa “you can call me anything you want” bukan sekadar soal nama panggilan, tapi soal penerimaan tanpa syarat terhadap cara seseorang melihat dan mendefinisikan dirimu.
Ada detail kecil yang sangat manis di bagian chorus, yaitu referensi ke lagu favorit yang diputar berulang-ulang dan tidak ada yang keberatan karena keduanya sama-sama suka.
Lagu ini membuktikan bahwa cinta tidak selalu harus diungkapkan dengan kata “cinta” secara eksplisit.
Justru detail-detail kecil yang paling jujur adalah yang paling kuat menyentuh perasaan pendengar.
Setelah didengarkan berkali-kali pun, lagu ini tidak pernah kehilangan kehangatannya.
Terjemahan Lirik Lagu Anything You Want dari Reality Club
[Verse 1]
Trails of smoke trapped in a two by two
Kepulan asap yang terperangkap di ruang dua kali dua
Wasting the night feels right when I’m with you
Menghabiskan malam dengan sia-sia terasa benar saat aku bersamamu
It’s the shimmer in your eyes
Ini tentang kilauan di matamu
And the way you let down your disguise
Dan cara kamu membiarkan topengmu turun
[Pre-Chorus]
I feel like I’ve known you for ages
Aku merasa seperti sudah mengenalmu sejak lama
I feel like with you I’m going places
Aku merasa bersamamu aku akan ke mana-mana
Ah ah, ah ah
Ah ah, ah ah
[Chorus]
The same song on repeat
Lagu yang sama diputar berulang-ulang
“You can call me anything you want”
“Kamu bisa memanggilku apa saja yang kamu mau”
It’s fine by me
Tidak masalah bagiku
Number two out of three
Nomor dua dari tiga
He says that it’s his favorite
Dia bilang itu favoritnya
And I can’t disagree
Dan aku tidak bisa tidak setuju
[Verse 2]
We talk about everything
Kita membicarakan segalanya
The important and the mundane
Yang penting dan yang biasa-biasa saja
You know I think you know everything
Kamu tahu, aku pikir kamu tahu segalanya
But the night’s still young
Tapi malam masih muda
And there’s still so much to gain
Dan masih banyak yang bisa didapat
[Outro]
The same song on repeat
Lagu yang sama diputar berulang-ulang
“You can call me anything you want”
“Kamu bisa memanggilku apa saja yang kamu mau”
It’s fine by me
Tidak masalah bagiku
Number two out of three
Nomor dua dari tiga
Konteks di Balik Lagu Anything You Want dari Reality Club
Lagu ini ditulis oleh Fathia Izzati, vokalis Reality Club, dari sebuah puisi yang kemudian ditransformasikan menjadi sebuah lagu cinta tentang kisah cinta yang baru dimulai namun sudah penuh janji dan lonjakan emosi.
Puisi itu Fathia tulis untuk Randa, yang kini menjadi suaminya, sebelum mereka menikah.
Randa adalah orang yang baru dikenal Fathia, namun dia sudah merasa koneksi yang kuat seolah orang itu bisa membawanya ke tempat-tempat baru.
Penulisan lagu ini sangat dipengaruhi oleh lagu Arctic Monkeys berjudul “Cornerstone”, yang memainkan peran besar dalam kisah cinta Fathia dan lagu itu sendiri.
Judul “Anything You Want” sendiri diambil dari baris dalam lagu “Cornerstone” tersebut, yang merupakan lagu favorit kedua Randa dari Arctic Monkeys, sehingga baris “Number two out of three” merujuk langsung pada posisi lagu itu dalam daftar favorit mereka.
Untuk aransemen musik, Reality Club bekerja sama dengan Chicha Adzhari sebagai penata musik yang memberikan sentuhan ballroom yang sinematik pada lagu ini.
Video musiknya disutradarai langsung oleh Fathia Izzati dan diambil di Gedung Kesenian Jakarta, salah satu teater paling ikonik dan tertua di Jakarta.
“Anything You Want” kemudian masuk sebagai track ke-8 dalam album ketiga Reality Club, Reality Club Presents…, yang dirilis pada 2023.