Makna Lagu TV - Billie Eilish

Album

Guitar Songs (EP)

Tahun

2022

Genre

Indie Pop, Folk Pop, Acoustic Pop

Negara

Amerika
Opini Redaksi

Lagu “TV” ditulis tentang kehilangan teman dan waktu karena terlanjur fokus menyelamatkan sebuah hubungan yang sudah tidak bisa dipertahankan.

Lagu ini menggali kecemasan di era modern, menyatukan pergulatan pribadi dengan komentar sosial, semuanya berakar pada keinginan universal untuk melarikan diri dari kenyataan hidup yang keras.

Karena Eilish memutus pertemanannya demi fokus pada hubungan romantis, kini ia merasa kesepian dan terombang-ambing sendirian.

Chorus yang berulang “all of my friends are missing again” bukan sekadar keluhan, melainkan sebuah pengakuan yang jujur tentang bagaimana cinta bisa membuat seseorang melupakan orang-orang yang paling penting.

Di verse kedua, Eilish beralih fokus pada bagaimana dirinya dipandang masyarakat luas, dengan referensi kecil pada lagu lainnya “Male Fantasy” yang juga membahas hubungan tidak sehat dengan makanan.

Lirik “overturning Roe v. Wade” menyentuh isu nyata tentang pembatalan putusan Mahkamah Agung AS tahun 2022, yang berarti akses aborsi akan sangat dibatasi atau dilarang sepenuhnya di banyak negara bagian.

Outro yang berulang “maybe I’m the problem” adalah klimaks dari seluruh lagu, menggambarkan momen kesadaran diri yang menyakitkan sekaligus berani karena tidak semua orang mau mengakui hal itu.

Terjemahan Lirik Lagu TV Billie Eilish

[Verse 1]
I don’t wanna talk right now

Aku tidak mau bicara sekarang

I just wanna watch TV
Aku hanya ingin menonton TV

I’ll stay in the pool and drown
Aku akan tetap di kolam dan tenggelam

So I don’t have to watch you leave
Agar aku tidak harus melihatmu pergi

I put on Survivor just to watch somebody suffer
Aku menyalakan Survivor hanya untuk melihat orang lain menderita

Maybe I should get some sleep
Mungkin aku harus tidur saja

Sinking in the sofa while they all betray each other
Tenggelam di sofa sementara mereka semua saling mengkhianati

What’s the point of anything?
Apa gunanya segalanya?

[Chorus]
All of my friends are missing again

Semua temanku menghilang lagi

That’s what happens when you fall in love
Itulah yang terjadi saat kamu jatuh cinta

You don’t have the time, you leave them all behind
Kamu tidak punya waktu, kamu meninggalkan mereka semua

You tell yourself, “It’s fine, you’re just in love”
Kamu berkata pada dirimu sendiri, “Tidak apa-apa, kamu hanya sedang jatuh cinta”

[Verse 2]
Don’t know where you are right now

Tidak tahu kamu di mana sekarang

Did you see me on TV?
Apakah kamu melihatku di TV?

I’ll try not to starve myself
Aku akan berusaha untuk tidak membiarkan diriku kelaparan

Just because you’re mad at me
Hanya karena kamu marah padaku

And I’ll be in denial for at least a little while
Dan aku akan terus menyangkal setidaknya untuk sementara waktu

What about the plans we made?
Bagaimana dengan rencana yang sudah kita buat?

The internet’s gone wild watching movie stars on trial
Internet menjadi gila menyaksikan bintang film di pengadilan

While they’re overturning Roe v. Wade
Sementara mereka sedang membatalkan putusan Roe v. Wade

[Chorus]
Now all of my friends are missing again

Sekarang semua temanku menghilang lagi

‘Cause that’s what happens when you fall in love
Karena itulah yang terjadi saat kamu jatuh cinta

You don’t have the time, you leave them all behind
Kamu tidak punya waktu, kamu meninggalkan mereka semua

And you tell yourself, “It’s fine, you’re just in love”
Dan kamu berkata pada dirimu sendiri, “Tidak apa-apa, kamu hanya sedang jatuh cinta”

[Bridge]
And I don’t get along with anyone

Dan aku tidak bisa rukun dengan siapapun

[Outro]
Maybe I’m the problem

Mungkin aku yang jadi masalahnya
(berulang)

Konteks di Balik Lagu TV Billie Eilish

“TV” ditulis Billie Eilish dan saudara sekaligus produsernya, Finneas O’Connell, saat mereka tengah menjalani tur dunia Happier Than Ever.

Eilish dan Finneas merasa sulit untuk berkarya di tengah jadwal tur yang padat, namun berhasil menyelesaikan verse pertama dan chorus lebih dulu, sebelum melanjutkan penulisan beberapa bulan kemudian.

Eilish diperkirakan menulis verse kedua lagu ini setelah putus dari aktor Matthew Tyler Vorce, yang menjalin hubungan dengannya sejak April 2021 sebelum akhirnya berpisah setahun kemudian di tengah rumor perselingkuhan.

Proses penulisan bagian akhir lagu berlangsung bersamaan dengan bocornya rancangan keputusan Mahkamah Agung AS soal Roe v. Wade pada Mei 2022. Eilish mengenang momen saat ibunya datang dan berkata “They overturned it” tepat pada hari konsernya di Glastonbury, sebagai sesuatu yang terasa seperti “a curtain of doom” atau tirai malapetaka.

Eilish mengaku kepada Zane Lowe di Apple Music 1 bahwa ia terinspirasi untuk membawakan lagu ini secara langsung oleh Harry Styles, yang memperkenalkan lagu belum rilisnya di Coachella. Eilish menyebut tindakan itu sebagai sesuatu yang sangat rentan dan berani, dan itulah yang ingin ia lakukan dengan “TV”.

Fakta Menarik tentang Lagu TV

Direkam Langsung dari Konser Manchester

Eilish dan Finneas menyisipkan rekaman sorakan penonton dari penampilan tur di Manchester ke dalam versi final lagu ini, sehingga suara penonton yang ikut bernyanyi terdengar di bagian akhir lagu.

Pertama Kali Dimainkan Live Sebelum Rilis

Eilish mengungkapkan kepada penonton di Manchester bahwa itu adalah pertama kalinya ia dan Finneas membawakan lagu baru secara langsung sebelum dirilis sejak tahun 2017 atau 2018.

Eilish Hampir Kaget Sendiri dengan Liriknya

Ketika Eilish membacakan verse pertama kepada asisten pribadinya, Laura Ramsay, sang asisten tampak syok. Eilish langsung meyakinkannya bahwa isi lagu itu fiktif dan memintanya untuk tidak khawatir.

"Placeholder of Doom"

Eilish menyebut lirik soal Roe v. Wade sebagai "placeholder of doom" karena ia dan Finneas menulisnya beberapa minggu sebelum keputusan pembatalan itu benar-benar resmi diumumkan.

Lagu yang Kembali Viral Dua Kali

Lagu "TV" mengalami lonjakan pendengar di Spotify setelah hasil pemilu presiden AS 2024 diumumkan, karena liriknya kembali terasa relevan bagi banyak perempuan Amerika yang mengkhawatirkan hak-hak reproduksi mereka.

Dikeluarkan dari Album Studio Berikutnya

Meskipun sempat dipertimbangkan untuk album ketiga Eilish, Hit Me Hard and Soft (2024), kedua lagu di EP ini akhirnya tidak dimasukkan karena liriknya terlalu bersifat saat itu juga dan terlalu langsung untuk dimasukkan ke dalam album penuh.