Makna Lagu What Was I Made For - Billie Eilish

Album

Barbie The Album (Soundtrack)

Tahun

2023

Genre

Art Pop, Indie Pop, Baroque Pop

Negara

Amerika
Opini Redaksi

“What Was I Made For?” adalah lagu yang ditulis khusus untuk soundtrack film Barbie (2023).

Lagu ini bukan sekadar pelengkap film, melainkan cerminan dari pertanyaan paling dalam yang pernah dirasakan manusia tentang tujuan hidupnya.

Billie Eilish mengemas krisis identitas itu dalam melodi piano yang pelan dan sunyi.

Siapa pun yang pernah merasa kehilangan arah akan langsung terhubung dengan setiap baris liriknya.

Tema utama lagu ini mengeksplorasi soal identitas dan rasa memiliki, serta bagaimana banyak perempuan menyiksa diri sendiri demi menyenangkan orang lain namun tetap tidak pernah merasa cukup.

Di balik estetika film yang penuh warna merah muda, Billie justru menghadirkan luka yang sesungguhnya.

Eilish pernah menyatakan bahwa ia ingin mendedikasikan lagu ini untuk siapa saja yang pernah merasakan keputusasaan, rasa takut eksistensial, dan pertanyaan “apa gunanya aku di sini?” saat menerima penghargaan di Palm Springs International Film Awards Gala pada Januari 2024.

Terjemahan Lirik Lagu What Was I Made For dari Billie Eilish

[Verse 1]
I used to float, now I just fall down

Aku dulu melayang, sekarang aku hanya jatuh

I used to know, but I’m not sure now
Dulu aku tahu, tapi sekarang aku tidak yakin lagi

What I was made for
Untuk apa aku diciptakan

What was I made for?
Untuk apa aku diciptakan?

[Verse 2]
Takin’ a drive, I was an ideal

Sedang melakukan perjalanan, aku adalah sebuah cita-cita

Looked so alive, turns out I’m not real
Terlihat begitu hidup, ternyata aku tidak nyata

Just somethin’ you paid for
Hanya sesuatu yang kamu bayar

What was I made for?
Untuk apa aku diciptakan?

[Chorus]
‘Cause I, I

Karena aku, aku

I don’t know how to feel
Aku tidak tahu bagaimana cara merasa

But I wanna try
Tapi aku ingin mencoba

I don’t know how to feel
Aku tidak tahu bagaimana cara merasa

But someday, I might
Tapi suatu hari nanti, aku mungkin bisa

Someday, I might
Suatu hari nanti, aku mungkin bisa

[Post-Chorus]
Mm, mm, ah

Mm, mm, ah

Mm, mm, mm
Mm, mm, mm

[Verse 3]
When did it end? All the enjoyment

Kapan semua kesenangan itu berakhir?

I’m sad again, don’t tell my boyfriend
Aku sedih lagi, jangan beritahu pacarku

It’s not what he’s made for
Itu bukan hal yang ia diciptakan untuk menanggungnya

What was I made for?
Untuk apa aku diciptakan?

[Chorus]
‘Cause I, ’cause I

Karena aku, karena aku

I don’t know how to feel
Aku tidak tahu bagaimana cara merasa

But I wanna try
Tapi aku ingin mencoba

I don’t know how to feel
Aku tidak tahu bagaimana cara merasa

But someday, I might
Tapi suatu hari nanti, aku mungkin bisa

Someday, I might
Suatu hari nanti, aku mungkin bisa

[Outro]
Think I forgot how to be happy

Kurasa aku lupa cara menjadi bahagia

Somethin’ I’m not, but somethin’ I can be
Sesuatu yang bukan diriku, tapi sesuatu yang bisa aku jadi

Somethin’ I wait for
Sesuatu yang aku tunggu

Somethin’ I’m made for
Sesuatu yang memang aku diciptakan untuk itu

Somethin’ I’m made for
Sesuatu yang memang aku diciptakan untuk itu

Konteks di Balik Lagu What Was I Made For

Dalam wawancara bersama Zane Lowe di Apple Music, Billie mengungkapkan bahwa saat sesi penulisan pertama, ia dan Finneas hanya memikirkan karakter Barbie dan tidak memikirkan dirinya sendiri sama sekali.

Billie menyerap emosi karakter itu begitu dalam hingga tanpa sadar ia sedang menulis tentang dirinya sendiri juga.

Menurut catatan Wikipedia, Billie mulai menulis lagu ini bersama Finneas pada 17 Januari 2023, dan menyelesaikannya dalam beberapa hari berikutnya.

Eilish pernah berkata kepada kerumunan di acara Variety’s Hitmakers, “Aku merasa beruntung karena diminta membuat lagu ini, dan aku bersyukur itu terjadi karena lagu ini benar-benar menyelamatkan kami dari kemacetan kreatif.”

Lagu ini lahir tepat saat keduanya sedang menghadapi kebuntuan dalam berkarya.

Eilish juga berbagi soal lirik favoritnya kepada Variety: “I’m sad again, don’t tell my boyfriend / It’s not what he’s made for” adalah salah satu baris terbaiknya karena menggambarkan kesedihan dan kesepian yang muncul ketika orang lain, bahkan orang tersayang, tidak benar-benar memahami perasaanmu.

Fakta Menarik tentang Lagu What Was I Made For

Lagu Ini Ditulis Hanya dalam Beberapa Hari

Billie dan Finneas mulai menulis lagu ini pada 17 Januari 2023 dan menyelesaikannya dalam beberapa hari saja. Kecepatan itu tidak mengurangi kedalaman emosi yang terkandung dalam setiap baris liriknya.

Menjadi Pemenang Grammy dan Oscar Sekaligus

Lagu ini memenangkan Song of the Year di Grammy Awards 2024 sekaligus Best Original Song di Oscar 2024. Prestasi ganda itu menjadikannya salah satu lagu paling berpengaruh dari satu film dalam sejarah penghargaan musik dan film.

Billie Jadi Pemenang Oscar Termuda Dua Kali

Kemenangan "What Was I Made For?" di Oscar 2024 menjadikan Billie Eilish sebagai pemenang Oscar termuda yang pernah menang dua kali. Sebelumnya ia menang Oscar untuk lagu "No Time to Die" dari film James Bond pada tahun 2022.

Lagu Ini Memenangkan Grammy Pertama dari Film Sejak Celine Dion

Lagu ini menjadi lagu pertama dari sebuah film yang memenangkan Grammy Song of the Year sejak "My Heart Will Go On" milik Celine Dion dari Titanic. Rentang waktu antara kedua kemenangan itu terpaut puluhan tahun.

Video Musik Direkam dalam Satu Pengambilan

Video musik lagu ini disutradarai sendiri oleh Billie Eilish dan direkam dalam satu kali pengambilan gambar tanpa potongan. Dalam video itu Billie mengenakan wig pirang bergaya Barbie klasik tahun 1959 sambil memeriksa miniatur pakaian yang pernah ia kenakan sepanjang kariernya.