Makna Lagu The Very First Night - Taylor Swift

Artis

Taylor Swift

Album

Red

Tahun

2021

Genre

Country Pop, Bubblegum Pop

Negara

Amerika

Opini Redaksi

Lagu ini bercerita tentang rasa rindu yang dalam terhadap seseorang dari masa lalu.

Taylor menggambarkan perasaan yang seolah tidak pernah benar-benar sembuh meski waktu terus berjalan.

Di permukaan, ia terlihat baik-baik saja karena terus pergi ke pesta dan tidak tampak patah hati.

Tapi di dalam hatinya, semua jalan yang ia tempuh tetap membawanya kembali ke orang yang sama.

Teman-temannya merasa tahu semua yang ia rasakan, padahal tidak ada yang benar-benar hadir di momen-momen paling intim dalam hubungan itu.

Inilah yang membuat rasa rindunya terasa begitu sunyi karena tidak ada yang bisa benar-benar mengerti seberapa dalam perasaan itu.

Taylor menyebut kenangan spesifik seperti malam di hotel, perjalanan dengan mobil, dan foto Polaroid dengan sebuah catatan kecil.

Kenangan-kenangan itu hanya milik mereka berdua dan tidak bisa dijelaskan kepada siapa pun.

Di bagian bridge, sudut pandang bergeser dan kita mendengar sisi lain dari percakapan itu di mana ternyata si “dia” pun merindukannya.

Inti dari lagu ini sederhana: cinta pertama yang paling murni tidak bisa tergantikan oleh apa pun yang datang sesudahnya.

Terjemahan Lirik Lagu The Very First Night dari Taylor Swift

[Chorus]

I wish I could fly

Aku berharap aku bisa terbang

I’d pick you up and we’d go back in time

Aku akan menjemputmu dan kita akan kembali ke masa lalu

I’d write this in the sky

Aku akan menuliskan ini di langit

I miss you like it was the very first night

Aku merindukanmu seperti di malam pertama itu

[Verse 1]

And so it goes

Dan begitulah adanya

Every weekend, this same party

Setiap akhir pekan, pesta yang sama ini

I never go alone

Aku tidak pernah pergi sendirian

And I don’t seem broken-hearted

Dan aku tidak tampak patah hati

My friends all say they know

Semua temanku bilang mereka tahu

Everything I’m going through

Semua yang sedang aku alami

I drive down different roads

Aku menyusuri berbagai jalan yang berbeda

But they all lead back to you

Tapi semuanya membawaku kembali kepadamu

[Pre-Chorus]

‘Cause they don’t know about the night in the hotel

Karena mereka tidak tahu tentang malam di hotel itu

They weren’t ridin’ in the car when we both fell

Mereka tidak ada di mobil saat kita sama-sama jatuh cinta

Didn’t read the note on the Polaroid picture

Tidak membaca catatan di foto Polaroid itu

They don’t know how much I miss you

Mereka tidak tahu betapa aku merindukanmu

[Verse 2]

And so it was

Dan begitulah yang terjadi

We never saw it comin’

Kita tidak pernah melihatnya datang

Not trying to fall in love

Tidak bermaksud jatuh cinta

But we did like children runnin’

Tapi kita melakukannya seperti anak-anak yang berlari

Back then, we didn’t know

Dulu, kita tidak tahu

We were built to fall apart

Kita memang ditakdirkan untuk berpisah

We broke the status quo

Kita melanggar semua aturan yang ada

Then we broke each other’s hearts

Lalu kita sama-sama mematahkan hati satu sama lain

[Pre-Chorus]

But don’t forget about the night out in LA

Tapi jangan lupakan malam itu di LA

Dance in the kitchen, chase me down through the hallway

Menari di dapur, mengejarku melewati lorong

No one knows about the words that we whispered

Tidak ada yang tahu kata-kata yang kita bisikkan

No one knows how much I miss you

Tidak ada yang tahu betapa aku merindukanmu

[Post-Chorus]

Take me away, take me away

Bawa aku pergi, bawa aku pergi

Take me away to you, to you

Bawa aku pergi kepadamu, kepadamu

[Bridge]

I remember the night at the hotel

Aku ingat malam di hotel itu

I was ridin’ in the car when we both fell

Aku ada di mobil saat kita sama-sama jatuh cinta

I’m the one on the phone as you whisper

Aku yang ada di telepon saat kamu berbisik

“Do you know how much I miss you?”

“Tahukah kamu betapa aku merindukanmu?”

[Breakdown]

I wish that we could go back in time

Aku berharap kita bisa kembali ke masa lalu

And I’d say to you

Dan aku akan berkata kepadamu

“I miss you like it was the very first night”

“Aku merindukanmu seperti di malam pertama itu”

Konteks di Balik Lagu The Very First Night dari Taylor Swift

Lagu ini awalnya dibuat sekitar era album Red yang dirilis pertama kali pada 2012 namun tidak masuk ke dalam tracklist aslinya.

Taylor baru bisa merilis lagu ini saat ia mengerjakan ulang seluruh album Red sebagai bagian dari proyek re-recording yang ia lakukan setelah kehilangan hak atas master rekaman aslinya.

Red (Taylor’s Version) dirilis pada 12 November 2021 dan membawa sembilan lagu baru yang sebelumnya tidak pernah didengar publik, termasuk The Very First Night.

Taylor sendiri pernah berbicara tentang lagu ini kepada Amazon Music dan menyebut bahwa ia sangat menyukai lagu ini sejak pertama dibuat dan sudah berjanji pada dirinya sendiri bahwa lagu ini suatu saat pasti akan keluar.

Ia juga menggambarkan lagu ini sebagai bagian dari tema besar album Red yaitu tentang kekuatan kenangan dan bagaimana masa lalu bisa terasa sangat hidup meski hubungan itu sudah lama berakhir.

Lagu ini ditulis bersama duo produser asal Norwegia bernama Espionage yang terdiri dari Espen Lind dan Amund Bjørklund yang sebelumnya juga pernah mengerjakan lagu-lagu untuk artis besar lain.

Banyak penggemar percaya bahwa lagu ini terinspirasi dari hubungan Taylor dengan Jake Gyllenhaal yang berlangsung singkat dari Oktober 2010 hingga Januari 2011 berdasarkan sejumlah petunjuk dalam liriknya.

Referensi tentang malam di LA dan menari di dapur dalam lagu ini sejajar langsung dengan lirik di All Too Well yang juga diyakini bercerita tentang orang yang sama.

Fakta Menarik tentang Lagu The Very First Night

Lagu Ini Tersembunyi Selama Hampir Satu Dekade

The Very First Night tidak masuk ke album Red versi asli tahun 2012 dan baru bisa didengar publik sembilan tahun kemudian saat Taylor merilis versi rekamannya sendiri pada 2021. Taylor mengaku lagu ini selalu ia sayangi sejak pertama dibuat.

Ditulis Bersama Duo Produser Kelas Dunia

Lagu ini ditulis dan diproduksi bersama Espen Lind dan Amund Bjørklund dari Espionage, duo asal Norwegia yang juga berada di balik lagu-lagu hits untuk Beyoncé dan artis besar lainnya. Kolaborasi ini menjadi satu-satunya karya Taylor bersama mereka yang pernah dirilis secara resmi.

Liriknya Penuh Koneksi Tersembunyi ke Lagu Lain

Beberapa baris dalam lagu ini secara langsung mencerminkan lirik dari lagu-lagu lain di album Red seperti All Too Well dan State of Grace. Para penggemar menyebut koneksi ini sebagai bukti bahwa lagu-lagu tersebut bercerita tentang orang yang sama.

Foto Polaroid Ini Mungkin Menginspirasi Era 1989

Referensi tentang foto Polaroid dengan catatan di dalamnya dianggap sebagai benih dari identitas visual album 1989 milik Taylor yang terkenal dengan foto Polaroid bergaya vintage dan tulisan tangan sebagai bagian dari merchandisenya.

Suara Lagunya Dianggap Sebagai Jembatan ke Era 1989

Banyak pendengar dan kritikus musik mencatat bahwa nuansa lagu ini terasa lebih dekat ke pop era 1989 dibandingkan ke nuansa country Red secara keseluruhan. Ini menjadi salah satu alasan mengapa sebagian fans menduga lagu ini bercerita tentang Harry Styles dan bukan Jake Gyllenhaal.