“hoax” adalah lagu yang berbicara tentang cinta yang menyakitkan tapi tidak bisa ditinggalkan.
Taylor menggambarkan seseorang yang tahu bahwa hubungan ini merusak dirinya, tapi tetap memilih untuk bertahan.
Judul “hoax” sendiri berarti tipuan atau kebohongan, dan dalam lagu ini Taylor menyebut cinta sang kekasih sebagai satu-satunya tipuan yang ia percaya.
Setiap baris di verse pertama adalah metafora untuk rasa sakit yang datang dari orang yang sama yang ia cintai.
“My smoking gun” menggambarkan sang kekasih sebagai bukti kejahatan, seseorang yang menjadi penyebab luka terbesar dalam hidupnya.
“My eclipsed sun” menunjukkan bahwa orang ini pernah menjadi cahaya dalam hidupnya, tapi kini hanya menutupi sinar itu.
Di bagian chorus, Taylor menggambarkan dirinya berdiri di tepi jurang dan berteriak minta alasan untuk tetap percaya.
Bridge lagu ini membuka lapisan terdalam, di mana Taylor berbicara tentang pengorbanan nyata, termasuk meninggalkan kota yang ia cintai demi orang ini.
Tapi di balik semua rasa sakit itu, pesan akhir lagu ini justru bukan penolakan, melainkan penerimaan bahwa tidak ada kesedihan lain di dunia yang ia inginkan selain kesedihan ini.
Terjemahan Lirik Lagu hoax dari Taylor Swift
[Verse 1]
My only one
Satu-satunya milikku
My smoking gun
Bukti kejahatanku
My eclipsed sun
Matahariku yang terhalangi
This has broken me down
Ini telah menghancurkanku
My twisted knife
Pisau bengkokku
My sleepless night
Malam-malamku yang tak bisa tidur
My winless fight
Pertarunganku yang tak pernah menang
This has frozen my ground
Ini telah membekukan tanahku
[Chorus]
Stood on the cliffside screaming, “Give me a reason”
Berdiri di tepi tebing berteriak, “Beri aku alasan”
Your faithless love’s the only hoax I believe in
Cintamu yang tidak setia adalah satu-satunya tipuan yang kupercaya
Don’t want no other shade of blue but you
Tidak ingin warna biru lain selain kamu
No other sadness in the world would do
Tidak ada kesedihan lain di dunia yang kuinginkan
[Verse 2]
My best laid plan
Rencanaku yang paling matang
Your sleight of hand
Trik tanganmu yang menipu
My barren land
Tanahku yang tandus
I am ash from your fire
Aku adalah abu dari apimu
[Chorus]
Stood on the cliffside screaming, “Give me a reason”
Berdiri di tepi tebing berteriak, “Beri aku alasan”
Your faithless love’s the only hoax I believe in
Cintamu yang tidak setia adalah satu-satunya tipuan yang kupercaya
Don’t want no other shade of blue but you
Tidak ingin warna biru lain selain kamu
No other sadness in the world would do
Tidak ada kesedihan lain di dunia yang kuinginkan
[Bridge]
You know I left a part of me back in New York
Kamu tahu aku meninggalkan sebagian diriku di New York
You knew the hero died so what’s the movie for?
Kamu tahu sang pahlawan mati, lalu untuk apa filmnya?
You knew it still hurts underneath my scars
Kamu tahu masih ada sakit di balik bekas lukaku
From when they pulled me apart
Dari saat mereka mencabik-cabikku
You knew the password so I let you in the door
Kamu tahu kata sandinya jadi kubiarkan kamu masuk
You knew you won so what’s the point of keeping score?
Kamu tahu kamu menang, jadi apa gunanya mencatat skor?
You knew it still hurts underneath my scars
Kamu tahu masih ada sakit di balik bekas lukaku
From when they pulled me apart
Dari saat mereka mencabik-cabikku
But what you did was just as dark
Tapi apa yang kamu lakukan sama gelapnya
(Ah, ah, ah)
(Ah, ah, ah)
Darling, this was just as hard
Sayang, ini sama sulitnya
As when they pulled me apart
Seperti saat mereka mencabik-cabikku
[Outro]
My only one
Satu-satunya milikku
My kingdom come undone
Kerajaanku yang runtuh
My broken drum
Drumku yang hancur
You have beaten my heart
Kamu telah mengalahkan hatiku
Don’t want no other shade of blue but you
Tidak ingin warna biru lain selain kamu
No other sadness in the world would do
Tidak ada kesedihan lain di dunia yang kuinginkan
Konteks di Balik Lagu hoax dari Taylor Swift
“hoax” ditulis Taylor Swift bersama produser Aaron Dessner selama masa karantina COVID-19 di awal tahun 2020.
Lagu ini adalah lagu terakhir yang ditulis untuk album folklore, dan Taylor menyelesaikan liriknya hanya beberapa hari sebelum album dirilis.
Dalam sesi dokumenter Folklore: The Long Pond Studio Sessions, Taylor mengungkap bahwa lagu ini mencerminkan semua tema besar dalam album tersebut, mulai dari pengakuan, alam, hingga cinta yang tidak mudah.
Taylor juga menceritakan bahwa Dessner mendorongnya untuk menulis sesuatu yang membuatnya tidak nyaman, sebuah pendekatan yang menghasilkan lirik yang lebih jujur dan berlapis.
Ia bahkan mengaku kepada Dessner bahwa ia tidak yakin semua perasaan dalam lagu ini ditujukan kepada satu orang saja.
Banyak penggemar meyakini lagu ini menyentuh berbagai luka dalam kehidupan Taylor sekaligus, termasuk hubungannya dengan kekasihnya saat itu, konflik atas kepemilikan master lagunya, dan hubungan yang retak dengan mantan manajernya.
Baris dalam bridge yang menyebut “New York” dan “pulled me apart” dianggap sebagai referensi nyata terhadap masa kelam Taylor di tahun 2016 ketika ia mendapat banyak tekanan publik.
Dessner merekam lagu ini di Long Pond Studio di Hudson Valley, dan Taylor merekam vokalnya dari studio rumahan darurat di Los Angeles.