Lagu ini adalah salah satu karya paling jujur dan menyentuh yang pernah Taylor Swift tulis.
Soon You’ll Get Better bukan sekadar lagu tentang orang sakit, ini adalah ungkapan perasaan seorang anak yang takut kehilangan ibunya.
Taylor menulis lagu ini saat ibunya, Andrea Swift, sedang menjalani pengobatan kanker untuk kedua kalinya.
Di balik setiap baris liriknya, ada rasa takut yang dipendam, harapan yang dipaksakan, dan cinta yang tidak tahu harus pergi ke mana.
Lagu ini bercerita tentang bagaimana kita sering berpura-pura semuanya baik-baik saja ketika sebenarnya hati kita hancur.
Taylor menggambarkan momen-momen kecil yang terasa berat, seperti duduk di ruang dokter dan mencoba tampak tenang di depan orang yang kita cintai.
Chorus “Soon, you’ll get better, ’cause you have to” bukan hanya ucapan penyemangat, itu adalah permohonan yang lahir dari ketakutan terdalam.
Kata-kata itu terdengar seperti doa yang diucapkan bukan karena yakin, tapi karena tidak ada pilihan lain selain percaya.
Bridge lagu ini menjadi bagian yang paling menghancurkan, ketika Taylor bertanya “Jika tidak ada kamu, aku harus bicara dengan siapa?”
Kalimat terakhir “I keep saying it because I have to” mengungkap kebenaran pahit bahwa harapan terkadang bukan soal keyakinan, tapi soal keharusan untuk terus bertahan.
Terjemahan Lirik Lagu Soon You’ll Get Better dari Taylor Swift ft. The Chicks
[Verse 1]
The buttons of my coat were tangled in my hair
Kancing mantelku tersangkut di rambutku
In doctor’s office lighting, I didn’t tell you I was scared
Di bawah cahaya ruang dokter, aku tidak memberitahumu bahwa aku takut
That was the first time we were there
Itu adalah pertama kalinya kami di sana
Holy orange bottles, each night, I pray to you
Botol-botol oranye yang suci, setiap malam, aku berdoa padamu
Desperate people find faith, so now I pray to Jesus too
Orang yang putus asa menemukan iman, jadi sekarang aku berdoa kepada Yesus juga
And I say to you
Dan aku berkata kepadamu
[Chorus]
Ooh-ah
Ooh-ah
Soon, you’ll get better
Segera, kamu akan sembuh
Ooh-ah
Ooh-ah
Soon, you’ll get better
Segera, kamu akan sembuh
Ooh-ah
Ooh-ah
You’ll get better soon
Kamu akan segera sembuh
‘Cause you have to
Karena kamu harus
[Verse 2]
I know delusion when I see it in the mirror
Aku tahu delusi ketika aku melihatnya di cermin
You like the nicer nurses, you make the best of a bad deal
Kamu menyukai perawat yang lebih ramah, kamu menerima keadaan buruk dengan lapang
I just pretend it isn’t real
Aku hanya berpura-pura ini tidak nyata
I’ll paint the kitchen neon, I’ll brighten up the sky
Aku akan mengecat dapur dengan warna neon, aku akan mencerahkan langit
I know I’ll never get it, there’s not a day that I won’t try
Aku tahu aku tidak akan pernah memahaminya sepenuhnya, tapi tidak ada satu hari pun aku tidak akan mencoba
And I say to you
Dan aku berkata kepadamu
[Bridge]
And I hate to make this all about me
Dan aku benci membuat ini semua tentang diriku
But who am I supposed to talk to?
Tapi kepada siapa aku harus bicara?
What am I supposed to do
Apa yang harus aku lakukan
If there’s no you?
Jika tidak ada kamu?
[Verse 3]
This won’t go back to normal, if it ever was
Ini tidak akan kembali normal, jika memang pernah normal
It’s been years of hoping and I keep saying it because
Ini sudah bertahun-tahun penuh harapan dan aku terus mengatakannya karena
‘Cause I have to
Karena aku harus
Konteks di Balik Lagu Soon You’ll Get Better dari Taylor Swift ft. The Chicks
Ibu Taylor, Andrea Swift, pertama kali didiagnosis kanker pada tahun 2015.
Taylor mengumumkan kabar itu kepada publik melalui surat terbuka yang emosional kepada para penggemarnya.
Empat tahun kemudian, Andrea mengalami kekambuhan dan harus menjalani pengobatan kembali tepat saat Taylor sedang menyiapkan album Lover.
Taylor mengaku bahwa Soon You’ll Get Better adalah lagu tersulit yang pernah ia tulis, bukan karena kata-katanya, tapi karena maknanya terlalu dekat dengan hidupnya.
Keputusan untuk memasukkan lagu ini ke dalam album tidak diambil sendiri, Taylor mendiskusikannya terlebih dahulu bersama keluarganya karena betapa pribadinya isi lagu tersebut.
Taylor mengajak The Chicks untuk berkolaborasi dalam lagu ini karena mereka adalah band yang menginspirasinya sejak kecil dan menjadi bagian penting dari perjalanan musiknya.
The Chicks sendiri mengaku merasa tertekan saat diajak berkolaborasi karena mereka khawatir tidak akan menyukai lagunya, tapi akhirnya mereka jatuh cinta pada lagu tersebut.
Saat sesi mendengarkan album eksklusif bersama para penggemarnya, Taylor disebutkan meninggalkan ruangan setiap kali lagu ini diputar karena terlalu berat baginya untuk mendengarnya.
Pada April 2020, Taylor untuk pertama kalinya memainkan lagu ini di depan publik secara langsung dalam konser amal One World: Together at Home di tengah pandemi COVID-19.
Taylor sebelumnya menyatakan tidak akan pernah membawakan lagu ini di atas panggung karena terlalu sulit secara emosional, namun ia menerobos batasan itu demi momen tersebut.