Makna Lagu If This Was a Movie - Taylor Swift

Artis

Taylor Swift

Album

Speak Now

Tahun

2010

Genre

Pop Rock, Country Pop

Negara

Amerika

Opini Redaksi

Lagu ini bercerita tentang seseorang yang masih mencintai mantan kekasihnya meski sudah enam bulan berlalu sejak perpisahan.

Taylor Swift menggambarkan perasaan yang banyak orang pernah rasakan yaitu menunggu seseorang yang tidak akan pernah kembali.

Ia membayangkan bagaimana seharusnya kisah cinta itu berakhir jika ini adalah sebuah film.

Dalam film, sang kekasih pasti sudah berdiri di depan pintu dengan permintaan maaf dan pelukan hangat.

Tapi kenyataan tidak seperti itu dan Taylor tahu betul perbedaan antara kisah di layar dan kehidupan nyata.

Ia memilih untuk jujur soal kerinduannya meski ia sadar bahwa harapan itu mungkin tidak akan terwujud.

Kenangan yang terus diputar ulang di kepala menjadi sumber rasa sakit sekaligus penghiburan yang menyiksa.

Ada bagian dalam dirinya yang ingin melupakan tapi ada bagian lain yang masih menunggu seseorang yang tidak datang.

Di akhir lagu, ia bertanya tentang ending yang seharusnya ada tapi tidak pernah hadir.

Lagu ini bukan soal kelemahan tapi soal kejujuran bahwa tidak semua cinta berakhir seperti di bioskop.

Terjemahan Lirik Lagu If This Was a Movie dari Taylor Swift

[Verse 1]

Last night, I heard my own heart beating

Semalam, aku mendengar detak jantungku sendiri

Sounded like footsteps on my stairs

Terdengar seperti langkah kaki di tanggaku

Six months gone and I’m still reaching

Sudah enam bulan berlalu dan aku masih meraih

Even though I know you’re not there

Meskipun aku tahu kamu tidak ada di sana

I was playing back a thousand memories, baby

Aku memutar kembali seribu kenangan, sayang

Thinking ’bout everything we’ve been through

Memikirkan semua yang telah kita lalui bersama

Maybe I’ve been going back too much lately

Mungkin aku terlalu sering kembali ke masa lalu belakangan ini

When time stood still and I had you

Ketika waktu seolah berhenti dan aku masih memilikimu

[Chorus]

Come back, come back, come back to me like

Kembalilah, kembalilah, kembalilah padaku seperti

You would, you would if this was a movie

Yang akan kamu lakukan jika ini adalah sebuah film

Stand in the rain outside ’til I came out

Berdiri di luar dalam hujan sampai aku keluar

Come back, come back, come back to me like

Kembalilah, kembalilah, kembalilah padaku seperti

You could, you could if you just said you’re sorry

Yang bisa kamu lakukan jika kamu hanya mengucapkan maaf

I know that we could work it out somehow

Aku tahu kita bisa menyelesaikannya dengan cara tertentu

But if this was a movie, you’d be here by now

Tapi jika ini adalah sebuah film, kamu sudah ada di sini sekarang

[Verse 2]

I know people change and these things happen

Aku tahu orang bisa berubah dan hal seperti ini bisa terjadi

But I remember how it was back then

Tapi aku ingat bagaimana keadaannya dulu

Wrapped up in your arms and our friends were laughin’

Terbungkus dalam pelukanmu dan teman-teman kita tertawa

‘Cause nothing like this ever happened to them

Karena tidak ada yang pernah mengalami hal seperti ini sebelumnya

Now I’m pacing down the hall, chasing down your street

Kini aku mondar-mandir di lorong, mengejar jejakmu di jalanan

Flashback to the night when you said to me

Kilas balik ke malam ketika kamu berkata padaku

That nothing’s gonna change, not for me and you

Bahwa tidak ada yang akan berubah, bukan untuk aku dan kamu

Back before I knew how much I had to lose

Sebelum aku tahu betapa banyak yang harus aku korbankan

[Bridge]

If you’re out there, if you’re somewhere, if you’re moving on

Jika kamu di luar sana, jika kamu di suatu tempat, jika kamu sudah melanjutkan hidup

I’ve been waiting for you every day since you’ve been gone

Aku telah menunggumu setiap hari sejak kamu pergi

I just want it back the way it was before

Aku hanya ingin semuanya kembali seperti sebelumnya

And I just wanna see you back at my front door

Dan aku hanya ingin melihatmu kembali di depan pintu rumahku

[Breakdown]

And I say, “Come back, come back, come back to me like

Dan aku berkata, “Kembalilah, kembalilah, kembalilah padaku seperti

You would before you said it’s not that easy

Yang akan kamu lakukan sebelum kamu bilang ini tidak semudah itu

Before the fight, before I locked you out

Sebelum pertengkaran itu, sebelum aku menguncimu di luar

But I take it all back now”

Tapi sekarang aku mencabut semua itu”

[Outro]

You’d be here by now

Kamu seharusnya sudah ada di sini sekarang

It’s not the kind of ending you wanna see now

Ini bukan jenis akhir yang ingin kamu saksikan

Baby, what about the ending?

Sayang, bagaimana dengan akhir ceritanya?

Oh, I thought you’d be here by now

Oh, aku pikir kamu sudah ada di sini sekarang

Konteks di Balik Lagu If This Was a Movie dari Taylor Swift

Lagu ini ditulis pada April 2009, jauh sebelum album Speak Now resmi dirilis pada Oktober 2010.

Taylor Swift menulisnya bersama Martin Johnson, vokalis utama band pop rock Boys Like Girls asal Boston.

Keduanya sudah pernah berkolaborasi sebelumnya dalam menulis lagu untuk soundtrack film Hannah Montana.

Lagu ini menjadi satu-satunya lagu di album Speak Now yang tidak ditulis sepenuhnya oleh Taylor sendiri.

Ketika Taylor memutuskan untuk merekam ulang albumnya, ia ingin Speak Now versi barunya menjadi karya yang seluruhnya ia tulis sendiri.

Karena “If This Was a Movie” melibatkan Martin Johnson sebagai penulis bersama, lagu ini dipindahkan ke era Fearless dan dirilis sebagai bagian dari koleksi Fearless (Taylor’s Version) pada Maret 2023.

Perilisan versi barunya tepat bertepatan dengan hari pertama The Eras Tour pada 17 Maret 2023.

Untuk pertama kalinya Taylor membawakan lagu ini secara langsung di atas panggung pada 23 Juni 2023 di Minneapolis, dengan hanya ditemani piano.

Sebelum penampilan itu, lagu ini menjadi satu-satunya lagu dari album Speak Now yang belum pernah dibawakan live sama sekali.

Fakta Menarik tentang Lagu If This Was a Movie

Satu-satunya Lagu Co-Written di Album Speak Now

Meski Taylor Swift dikenal menulis seluruh lagu di Speak Now sendiri, "If This Was a Movie" adalah satu-satunya pengecualian karena ditulis bersama Martin Johnson dari Boys Like Girls.

Debut Panggung yang Sangat Lama Tertunda

Lagu ini baru pertama kali dibawakan secara live pada Juni 2023 di Minneapolis, lebih dari dua belas tahun setelah lagu ini pertama kali dirilis, menjadikannya lagu Speak Now yang paling lama menunggu momen panggungnya.

Pindah Era yang Unik dalam Diskografi Taylor

Karena keinginan Taylor untuk membuat Speak Now (Taylor's Version) sebagai album yang sepenuhnya ia tulis sendiri, lagu ini menjadi satu-satunya lagu dalam seluruh katalognya yang berpindah era, dari era Speak Now ke era Fearless.

Koneksi Sinematik yang Berulang

Tema film dan hujan dalam lagu ini juga muncul di beberapa lagu Taylor lainnya, mencerminkan betapa kuatnya pengaruh sinema dalam cara ia melihat dan menceritakan kisah cinta.

Judul yang Jadi Perdebatan Tata Bahasa

Beberapa pendengar mempermasalahkan penggunaan kata "was" dalam judul dan berpendapat seharusnya menggunakan "were" sesuai kaidah subjunctive mood dalam bahasa Inggris. Namun penggunaan "was" dalam konteks percakapan informal sudah sangat umum dan diterima secara luas.

Meraih Puncak Chart Dua Kali

Ketika versi Taylor's Version dirilis pada 2023, lagu ini mencapai puncak tangga lagu Country Digital Song Sales untuk kedua kalinya, menjadikannya lagu pertama dalam sejarah yang mencapai posisi nomor satu di chart tersebut dalam dua versi berbeda.