Makna Lagu Mean - Taylor Swift

Artis

Taylor Swift

Album

Speak Now

Tahun

2010

Genre

Country, Country Pop, Bluegrass

Negara

Amerika
Opini Redaksi

Lagu ini adalah jawaban Taylor Swift untuk orang yang pernah menyakitinya dengan kata kata.

Bukan sekadar amarah, lagu ini juga tentang harapan bahwa suatu hari semuanya akan berubah.

Taylor menulis lagu ini setelah mengalami kritik pedas yang terasa melebihi batas wajar.

Ia tidak hanya menyerang balik, tapi juga menggambarkan rasa sakit yang dirasakan ketika seseorang terus menghancurkan kepercayaan dirimu.

Bagian chorus adalah inti dari lagu ini, yaitu keyakinan bahwa orang yang jahat tidak akan pernah berkembang, sementara kamu terus melangkah maju.

Di verse kedua, Taylor juga menunjukkan sisi yang lebih dalam: rasa ingin merasa baik baik saja lagi.

Lagu ini bukan hanya tentang satu orang, karena pesannya menyentuh siapa saja yang pernah direndahkan, dibully, atau dihina.

Bridge lagu ini sangat tajam, menggambarkan masa depan si pelaku yang kesepian dan tidak didengar siapa pun.

Pada bagian buildup, Taylor tidak lagi menahan diri dan menyebut orang itu secara langsung sebagai pembohong dan sosok yang menyedihkan.

Lagu ini diakhiri dengan pengulangan chorus yang terasa seperti deklarasi kebebasan.

Terjemahan Lirik Lagu Mean dari Taylor Swift

[Verse 1]

You, with your words like knives

Kamu, dengan kata katamu seperti pisau

And swords and weapons that you use against me

Dan pedang serta senjata yang kamu gunakan melawanku

You have knocked me off my feet again

Kamu sudah menjatuhkanku lagi

Got me feeling like I’m nothing

Membuatku merasa seperti bukan siapa siapa

You, with your voice like nails on a chalkboard

Kamu, dengan suaramu seperti kuku di papan tulis

Calling me out when I’m wounded

Menyerangku ketika aku sedang terluka

You, pickin’ on the weaker man

Kamu, memilih si lemah untuk diserang

[Pre-Chorus]

Well, you can take me down

Baiklah, kamu bisa menjatuhkanku

With just one single blow

Hanya dengan satu pukulan saja

But you don’t know what you don’t know

Tapi kamu tidak tahu apa yang tidak kamu tahu

[Chorus]

Someday, I’ll be livin’ in a big ole city

Suatu hari nanti, aku akan hidup di kota besar

And all you’re ever gonna be is mean

Dan kamu hanya akan selalu menjadi orang yang jahat

Someday, I’ll be big enough so you can’t hit me

Suatu hari nanti, aku akan cukup besar sehingga kamu tidak bisa menyakitiku

And all you’re ever gonna be is mean

Dan kamu hanya akan selalu menjadi orang yang jahat

Why you gotta be so mean?

Kenapa kamu harus sejahat itu?

[Verse 2]

You, with your switching sides

Kamu, dengan sikapmu yang berubah ubah

And your wildfire lies and your humiliation

Dan kebohonganmu yang menyebar cepat serta penghinaanmu

You have pointed out my flaws again

Kamu sudah menunjuk kekuranganku lagi

As if I don’t already see them

Seolah aku tidak sudah menyadarinya sendiri

I walk with my head down, trying to block you out

Aku berjalan dengan kepala tertunduk, mencoba mengabaikanmu

‘Cause I’ll never impress you

Karena aku tidak akan pernah bisa mengesankanmu

I just wanna feel okay again

Aku hanya ingin merasa baik baik saja lagi

[Pre-Chorus]

I bet you got pushed around

Aku yakin kamu pernah diintimidasi juga

Somebody made you cold

Ada seseorang yang membuat hatimu dingin

But the cycle ends right now

Tapi siklus ini berakhir sekarang

‘Cause you can’t lead me down that road

Karena kamu tidak bisa membawaku ke jalan itu

And you don’t know what you don’t know

Dan kamu tidak tahu apa yang tidak kamu tahu

[Chorus]

Someday, I’ll be livin’ in a big ole city

Suatu hari nanti, aku akan hidup di kota besar

And all you’re ever gonna be is mean

Dan kamu hanya akan selalu menjadi orang yang jahat

Someday, I’ll be big enough so you can’t hit me

Suatu hari nanti, aku akan cukup besar sehingga kamu tidak bisa menyakitiku

And all you’re ever gonna be is mean

Dan kamu hanya akan selalu menjadi orang yang jahat

Why you gotta be so mean?

Kenapa kamu harus sejahat itu?

[Bridge]

And I can see you years from now in a bar

Dan aku bisa membayangkanmu bertahun tahun dari sekarang di sebuah bar

Talking over a football game

Mengobrol di tengah pertandingan sepak bola

With that same big, loud opinion

Dengan pendapat yang sama, besar dan berisik itu

But nobody’s listening

Tapi tidak ada yang mendengarkan

Washed up and ranting about the same old bitter things

Sudah tenggelam dan terus mengeluh tentang hal hal pahit yang sama

Drunk and grumblin’ on about how I can’t sing

Mabuk dan menggerutu tentang betapa aku tidak bisa bernyanyi

But all you are is mean

Tapi kamu hanyalah orang yang jahat

[Buildup]

All you are is mean

Kamu hanyalah orang yang jahat

And a liar, and pathetic

Dan seorang pembohong, dan menyedihkan

And alone in life, and mean

Dan kesepian dalam hidupmu, dan jahat

And mean, and mean, and mean

Dan jahat, dan jahat, dan jahat

[Chorus]

But someday, I’ll be livin’ in a big ole city

Tapi suatu hari nanti, aku akan hidup di kota besar

And all you’re ever gonna be is mean

Dan kamu hanya akan selalu menjadi orang yang jahat

Yeah, someday, I’ll be big enough so you can’t hit me

Ya, suatu hari nanti, aku akan cukup besar sehingga kamu tidak bisa menyakitiku

And all you’re ever gonna be is mean

Dan kamu hanya akan selalu menjadi orang yang jahat

Why you gotta be so mean?

Kenapa kamu harus sejahat itu?

Someday, I’ll be livin’ in a big ole city

Suatu hari nanti, aku akan hidup di kota besar

(Why you gotta be so mean?)

(Kenapa kamu harus sejahat itu?)

And all you’re ever gonna be is mean

Dan kamu hanya akan selalu menjadi orang yang jahat

(Why you gotta be so mean?)

(Kenapa kamu harus sejahat itu?)

Someday, I’ll be big enough so you can’t hit me

Suatu hari nanti, aku akan cukup besar sehingga kamu tidak bisa menyakitiku

(Why you gotta be so mean?)

(Kenapa kamu harus sejahat itu?)

And all you’re ever gonna be is mean

Dan kamu hanya akan selalu menjadi orang yang jahat

Why you gotta be so mean?

Kenapa kamu harus sejahat itu?

Konteks di Balik Lagu Mean dari Taylor Swift

Lagu ini lahir dari pengalaman nyata Taylor Swift setelah ia tampil bersama Stevie Nicks di Grammy Awards 2010 dan menuai kritik keras soal kemampuan vokalnya.

Salah satu kritikus yang paling keras menyerang Taylor saat itu dikenal luas sebagai seorang penulis kolom musik yang sudah lama mengikuti kariernya namun tiba tiba berbalik arah dan melontarkan serangan tajam.

Taylor menyatakan bahwa ia bisa menerima kritik yang membangun, tapi ada perbedaan besar antara kritik profesional dan serangan yang hanya bertujuan menyakiti.

Ia menulis lagu ini sendiri dan memasukkannya ke dalam album Speak Now, yang memang seluruhnya ditulis sendiri oleh Taylor tanpa kolaborasi penulis lagu lain.

Album Speak Now dirilis pada Oktober 2010 dan langsung terjual lebih dari satu juta kopi dalam minggu pertama.

Lagu Mean dirilis sebagai single ketiga dari album tersebut pada Maret 2011 dan langsung mendapat sambutan hangat di radio country Amerika.

Pesan lagu ini juga diperluas oleh video musiknya yang menggambarkan berbagai kisah bullying di sekolah, sehingga resonansinya terasa jauh lebih luas dari sekadar soal kritik musik.

Taylor kemudian membawakan lagu ini di Grammy Awards 2012 dan mengubah satu baris liriknya menjadi bukti nyata bahwa ramalannya di lagu ini menjadi kenyataan.

Fakta Menarik tentang Lagu Mean

Mean Memenangkan Dua Grammy Sekaligus

Lagu ini berhasil meraih penghargaan Best Country Song dan Best Country Solo Performance di Grammy Awards 2012, menjadikannya salah satu kemenangan paling berkesan dalam karier awal Taylor Swift.

Taylor Mengubah Lirik Saat Tampil di Grammy

Ketika membawakan Mean di panggung Grammy 2012, Taylor secara spontan mengganti satu baris lirik menjadi "Someday I'll be singing this at the Grammys," sebuah momen yang membuat seluruh ruangan merinding karena ramalan dalam lagunya benar benar terbukti.

Satu Satunya Lagu Bluegrass di Album Speak Now

Mean dianggap sebagai lagu paling bernuansa country dan bluegrass di seluruh album Speak Now, ditandai dengan petikan banjo tunggal yang membuka lagu dan permainan fiddle yang khas.

Hidden Message di Lirik Resmi

Di booklet album aslinya, Taylor menyisipkan pesan tersembunyi dalam huruf kapital di lirik Mean yang jika disatukan berbunyi "I Thought You Got Me," sebuah isyarat langsung kepada siapa lagu ini ditujukan.

Lagu Ini Jadi Anthem Anti Bullying

Meski awalnya terinspirasi dari kritik musik, Mean berkembang menjadi lagu yang dipakai di kampanye anti bullying di sekolah sekolah Amerika dan menyentuh jutaan pendengar yang pernah merasa direndahkan oleh orang lain.