Makna Lagu Marjorie - Taylor Swift

Artis

Taylor Swift

Album

Evermore

Tahun

2020

Genre

Indie Folk, Indie Pop, Chamber Pop

Negara

Amerika
Opini Redaksi

Lagu “marjorie” adalah surat cinta Taylor Swift untuk neneknya yang telah meninggal dunia, Marjorie Finlay.

Marjorie Finlay adalah seorang penyanyi opera yang meninggal pada tahun 2003, saat Taylor masih berusia 13 tahun.

Taylor menulis lagu ini sebagai cara untuk mengabadikan kenangan tentang neneknya dan segala pelajaran hidup yang pernah ia ajarkan.

Bait pertama langsung menyajikan dua nasihat yang saling berpasangan: jadilah baik tanpa kehilangan kecerdasan, dan jadilah cerdas tanpa kehilangan kebaikan.

Nasihat itu terasa begitu hidup di kepala Taylor sampai ia hampir tidak percaya bahwa orang yang mengajarkannya sudah tidak ada lagi.

Chorus “What died didn’t stay dead” bukan tentang hal mistis, ini tentang bagaimana seseorang yang kita cintai tetap hidup di dalam pikiran dan ingatan kita setelah mereka pergi.

Bagian bridge adalah bagian paling menyentuh dalam lagu ini, di mana Taylor menyesali semua pertanyaan yang tidak sempat ia tanyakan kepada neneknya.

Taylor bahkan menyebut struk belanjaan sebagai sesuatu yang berharga karena setiap benda kecil milik neneknya kini terasa seperti harta yang tak ternilai.

Ada rasa bersalah yang dalam dalam lagu ini karena Taylor merasa belum cukup mengenal neneknya sebelum ia pergi.

Namun di akhir lagu, Taylor berdamai dengan kenyataan itu dan memilih untuk percaya bahwa neneknya tetap ada bersamanya, dalam suaranya, dalam musiknya, dan dalam setiap langkah kariernya.

Terjemahan Lirik Lagu Marjorie dari Taylor Swift

[Verse 1]

Never be so kind

Jangan pernah menjadi begitu baik

You forget to be clever

Sampai kamu lupa untuk menjadi cerdas

Never be so clever

Jangan pernah menjadi begitu cerdas

You forget to be kind

Sampai kamu lupa untuk menjadi baik

[Pre-Chorus]

And if I didn’t know better

Dan jika aku tidak tahu lebih baik

I’d think you were talking to me now

Aku akan mengira kamu sedang berbicara kepadaku sekarang

If I didn’t know better

Jika aku tidak tahu lebih baik

I’d think you were still around

Aku akan mengira kamu masih ada di sini

[Chorus]

What died didn’t stay dead

Yang telah mati tidak benar-benar mati

What died didn’t stay dead

Yang telah mati tidak benar-benar mati

You’re alive, you’re alive in my head

Kamu hidup, kamu hidup di dalam kepalaku

What died didn’t stay dead

Yang telah mati tidak benar-benar mati

What died didn’t stay dead

Yang telah mati tidak benar-benar mati

You’re alive, so alive

Kamu hidup, begitu hidup

[Verse 2]

Never be so polite

Jangan pernah menjadi begitu sopan

You forget your power

Sampai kamu lupa kekuatanmu sendiri

Never wield such power

Jangan pernah menggunakan kekuatan sebesar itu

You forget to be polite

Sampai kamu lupa untuk tetap sopan

[Pre-Chorus]

And if I didn’t know better

Dan jika aku tidak tahu lebih baik

I’d think you were listening to me now

Aku akan mengira kamu sedang mendengarkanku sekarang

If I didn’t know better

Jika aku tidak tahu lebih baik

I’d think you were still around

Aku akan mengira kamu masih ada di sini

[Chorus]

What died didn’t stay dead

Yang telah mati tidak benar-benar mati

What died didn’t stay dead

Yang telah mati tidak benar-benar mati

You’re alive, you’re alive in my head

Kamu hidup, kamu hidup di dalam kepalaku

What died didn’t stay dead

Yang telah mati tidak benar-benar mati

What died didn’t stay dead

Yang telah mati tidak benar-benar mati

You’re alive, so alive

Kamu hidup, begitu hidup

[Bridge]

The autumn chill that wakes me up

Hawa dingin musim gugur yang membangunkanku

You loved the amber skies so much

Kamu sangat menyukai langit berwarna ambar itu

Long limbs and frozen swims

Tubuh tinggi dan renang di air dingin

You’d always go past where our feet could touch

Kamu selalu berenang lebih jauh dari jangkauan kakiku

And I complained the whole way there

Dan aku mengeluh sepanjang perjalanan ke sana

The car ride back and up the stairs

Perjalanan pulang dengan mobil dan naik tangga

I should’ve asked you questions

Seharusnya aku bertanya lebih banyak kepadamu

I should’ve asked you how to be

Seharusnya aku bertanya bagaimana caramu menjalani hidup

Asked you to write it down for me

Memintamu untuk menuliskannya untukku

Should’ve kept every grocery store receipt

Seharusnya aku menyimpan setiap struk belanjaan

‘Cause every scrap of you would be taken from me

Karena setiap potongan kecil darimu akan diambil dariku

Watched as you signed your name Marjorie

Aku menyaksikanmu menandatangani namamu, Marjorie

All your closets of backlogged dreams

Semua lemarimu yang penuh dengan mimpi yang tertunda

And how you left them all to me

Dan bagaimana kamu meninggalkan semuanya untukku

[Chorus]

What died didn’t stay dead

Yang telah mati tidak benar-benar mati

What died didn’t stay dead

Yang telah mati tidak benar-benar mati

You’re alive, you’re alive in my head

Kamu hidup, kamu hidup di dalam kepalaku

What died didn’t stay dead

Yang telah mati tidak benar-benar mati

What died didn’t stay dead

Yang telah mati tidak benar-benar mati

You’re alive, so alive

Kamu hidup, begitu hidup

[Outro]

And if I didn’t know better

Dan jika aku tidak tahu lebih baik

I’d think you were singing to me now

Aku akan mengira kamu sedang menyanyikan lagu ini untukku sekarang

If I didn’t know better

Jika aku tidak tahu lebih baik

I’d think you were still around

Aku akan mengira kamu masih ada di sini

I know better

Aku tahu lebih baik

But I still feel you all around

Tapi aku masih merasakanmu di mana-mana

I know better

Aku tahu lebih baik

But you’re still around

Tapi kamu masih ada di sini

Konteks di Balik Lagu Marjorie dari Taylor Swift

Lagu ini lahir pada akhir 2020 saat Taylor Swift dan Aaron Dessner masih berada di Long Pond Studio setelah selesai merekam album Folklore.

Mereka tidak berencana membuat album baru, tetapi inspirasi terus datang dan akhirnya menghasilkan album Evermore yang dirilis secara mendadak pada 11 Desember 2020.

Taylor telah lama ingin menulis sesuatu untuk neneknya, Marjorie Finlay, seorang penyanyi opera coloratura soprano yang meninggal pada 1 Juni 2003.

Marjorie Finlay lahir pada 5 Oktober 1928 di Memphis, Tennessee, dan memiliki karier musik yang cukup aktif, termasuk tampil di Puerto Rico dan tur ke Amerika Selatan.

Ibunda Taylor, Andrea Swift, menemukan piringan hitam lama berisi rekaman suara Marjorie bernyanyi opera, lalu mengirimkannya kepada Aaron Dessner.

Dessner kemudian memasukkan rekaman suara asli Marjorie ke dalam lagu, sehingga neneknya itu secara resmi tercantum sebagai pengisi vokal latar dalam kredit lagu.

Taylor menyebut momen di akhir lagu itu sebagai sesuatu yang selalu membuatnya hancur setiap kali mendengarkannya karena neneknya benar-benar bernyanyi bersamanya dalam lagu tersebut.

Lagu ini juga menjadi adik dari “Epiphany” di album Folklore, yang Taylor tulis tentang kakek dari pihak ayahnya yang merupakan veteran Perang Dunia II, dan keduanya ditempatkan di track ke-13 di album masing-masing.

Fakta Menarik tentang Lagu Marjorie

Suara Nenek yang Benar-benar Terdengar di Lagu

Rekaman opera asli milik Marjorie Finlay yang ditemukan ibunda Taylor dalam bentuk piringan hitam lama disampling langsung ke dalam lagu, tepat setelah lirik "I'd think you were singing to me now," sehingga suara nenek Taylor benar-benar terdengar menyanyikan lagu ini bersama cucunya.

Track 13 yang Disengaja

"marjorie" ditempatkan sebagai track ke-13 di album Evermore, sebuah angka keberuntungan bagi Taylor Swift. Ini juga selaras dengan "Epiphany" di album Folklore yang juga track ke-13, keduanya berisi penghormatan kepada kakek-nenek Taylor dari kedua sisi keluarganya.

Penonton Eras Tour Menyalakan Senter sebagai Penghormatan

Saat Taylor membawakan lagu ini di Eras Tour, para penonton secara spontan menyalakan lampu senter ponsel mereka untuk menghormati Marjorie Finlay. Tradisi ini dimulai dari konser di Atlanta pada 29 April 2023 dan terus terjadi di setiap pertunjukan berikutnya di seluruh dunia.

Drone di "Peace" Berasal dari Bridge "marjorie"

Aaron Dessner mengungkapkan bahwa suara drone yang terdengar di lagu "Peace" dari album Folklore sebenarnya diambil dari bagian bridge "marjorie," menjadikan keduanya terhubung secara musikal jauh sebelum Evermore dirilis.

Posting Instagram Pertama Taylor Tentang Neneknya

Salah satu unggahan awal Taylor di Instagram ternyata adalah foto neneknya, Marjorie Finlay, bukan foto panggung atau penghargaan. Ini membuktikan betapa dalam hubungan emosional antara Taylor dan neneknya jauh sebelum lagu ini diciptakan.