Makna Lagu it’s time to go - Taylor Swift

Artis

Taylor Swift

Album

Evermore

Tahun

2021

Genre

Indie Folk, Alternative Country

Negara

Amerika

Opini Redaksi

Lagu ini berbicara tentang satu hal yang sering kita tunda: pergi ketika semuanya sudah berakhir.

Taylor Swift menulis lagu ini sebagai pengingat bahwa insting kita sering kali lebih jujur dari pikiran kita.

Lagu ini mengangkat berbagai situasi nyata dalam hidup, mulai dari persahabatan yang berkhianat, karier yang tidak dihargai, hubungan pernikahan yang sudah tidak sehat, hingga kerja keras yang tidak pernah dibalas.

Setiap skenario dalam lagu ini terasa seperti tamparan lembut yang bilang: kamu sudah tahu jawabannya, kenapa masih ragu?

Chorus lagu ini, yang menyebut “rasa sakit tubuh yang sudah lama dikenal” dan “retakan kecil yang sama di jiwa,” menggambarkan bagaimana tubuh dan perasaan kita sebenarnya sudah lebih dulu tahu sebelum pikiran mau mengakuinya.

Post-chorus adalah bagian yang paling berani: Taylor dengan tegas menyatakan bahwa menyerah bisa menjadi hal yang kuat, pergi bisa menjadi tindakan yang berani.

Verse ketiga terasa paling personal, di mana Taylor tampaknya menceritakan pengalamannya sendiri setelah 15 tahun berjuang dengan label rekaman yang akhirnya tidak pernah menghargai karya dan usahanya.

Kalimat “he’s got my past frozen behind glass, but I’ve got me” adalah pernyataan kebebasan yang luar biasa kuat.

Lagu ini bukan tentang menyerah karena kalah, tapi tentang menemukan keberanian untuk memilih diri sendiri.

Taylor menutup lagu ini dengan satu pesan sederhana: kamu sudah tahu, dan sekarang saatnya pergi.

Terjemahan Lirik Lagu it’s time to go dari Taylor Swift

[Verse 1]

When the dinner is cold and the chatter gets old

Ketika makan malam sudah dingin dan obrolan sudah membosankan

You ask for the tab

Kamu meminta bon tagihan

Or that moment again, he’s insisting that friends

Atau momen itu lagi, dia bersikeras bahwa teman-teman

Look at each other like that

Saling menatap seperti itu

When the words of a sister come back in whispers

Ketika kata-kata seorang saudara perempuan kembali dalam bisikan

That prove she was not

Yang membuktikan bahwa dia tidak

In fact what she seemed, not a twin from your dreams

Sebenarnya seperti yang terlihat, bukan kembar dari mimpimu

She’s a crook who was caught

Dia adalah penipu yang tertangkap

[Chorus]

That old familiar body ache

Rasa sakit tubuh yang sudah lama dikenal itu

The snaps from the same little breaks in your soul

Bunyi retakan dari luka kecil yang sama di jiwamu

You know when it’s time to go

Kamu tahu kapan saatnya pergi

[Verse 2]

Twenty years at your job, then the son of the boss

Dua puluh tahun bekerja di tempatmu, lalu anak sang bos

Gets the spot that was yours

Mendapatkan posisi yang seharusnya milikmu

Or trying to stay for the kids, when keeping it how it is

Atau mencoba bertahan demi anak-anak, ketika mempertahankan keadaan seperti ini

Will only break their hearts worse

Hanya akan menyakiti hati mereka lebih dalam

[Post-Chorus]

Sometimes, givin’ up is the strong thing

Terkadang, menyerah adalah hal yang kuat

Sometimes, to run is the brave thing

Terkadang, berlari adalah hal yang berani

Sometimes, walkin’ out is the one thing

Terkadang, pergi adalah satu-satunya hal

That will find you the right thing

Yang akan membawamu menemukan hal yang tepat

[Verse 3]

Fifteen years, fifteen million tears

Lima belas tahun, lima belas juta air mata

Begging ’til my knees bled

Memohon sampai lututku berdarah

I gave it my all, he gave me nothin’ at all

Aku memberikan segalanya, dia tidak memberikan apa-apa sama sekali

Then wondered why I left

Lalu heran kenapa aku pergi

Now he sits on his throne in his palace of bones

Sekarang dia duduk di singgasananya di istana tulang-belulang

Praying to his greed

Berdoa kepada ketamakannya sendiri

He’s got my past frozen behind glass

Dia menyimpan masa laluku yang membeku di balik kaca

But I’ve got me

Tapi aku punya diriku sendiri

[Outro]

That will find you the right thing

Yang akan membawamu menemukan hal yang tepat

And you know in your soul

Dan kamu tahu dalam jiwamu

When it’s time to go

Kapan saatnya pergi

So then you go and then you go

Jadi kemudian kamu pergi dan kamu pergi

You just go

Kamu hanya pergi

Konteks di Balik Lagu it’s time to go dari Taylor Swift

Lagu ini dirilis sebagai bonus track pada edisi deluxe album Evermore, yang mulai tersedia untuk streaming pada 7 Januari 2021.

Taylor Swift sendiri menjelaskan di Instagram bahwa lagu ini adalah tentang mendengarkan insting ketika ia memberi tahu kamu untuk pergi.

Banyak penggemar meyakini bahwa verse pertama merujuk pada persahabatan Taylor dengan model terkenal yang pernah menjadi sahabat dekatnya selama bertahun-tahun, sebelum keduanya menjauh sejak 2018.

Kedekatan sahabat lamanya itu dengan sosok yang menjadi musuh besar Taylor dalam perebutan hak master rekaman dianggap sebagai salah satu pemicu keretakan hubungan mereka.

Verse ketiga yang paling banyak dibicarakan diyakini merujuk pada hubungan Taylor dengan mantan bos label rekamannya, tempat ia berkarier selama sekitar 15 tahun sejak usia remaja.

Setelah Taylor meninggalkan label tersebut, sang bos menjual seluruh hak master enam album pertama Taylor kepada pihak lain tanpa memberikan Taylor kesempatan untuk membelinya sendiri.

Lagu ini diproduksi oleh Aaron Dessner, anggota band indie rock The National, yang menjadi kolaborator utama Taylor dalam album Folklore dan Evermore.

Kedua album tersebut lahir selama masa pandemi COVID-19, saat Taylor dan Dessner berkolaborasi secara jarak jauh dengan cara saling mengirimkan instrumen dan lirik.

Fakta Menarik tentang Lagu it’s time to go

Bonus Track yang Dirilis Belakangan

Lagu ini tidak masuk dalam 15 track standar Evermore yang dirilis Desember 2020, melainkan baru tersedia untuk streaming pada Januari 2021 bersama satu bonus track lainnya.

Lagu Penutup Era Evermore

Secara simbolis, lagu ini dianggap sebagai penutup era folklore dan evermore sekaligus, karena posisinya sebagai track terakhir di edisi deluxe album tersebut.

Taylor Bicara Langsung Soal Maknanya

Taylor Swift jarang menjelaskan lagu secara langsung, tetapi untuk lagu ini ia secara khusus membuat postingan di media sosial untuk mengonfirmasi bahwa temanya adalah tentang mendengarkan insting saat harus pergi.

Diproduksi Seluruhnya oleh Aaron Dessner

Tidak seperti beberapa track Evermore yang melibatkan Jack Antonoff, lagu ini sepenuhnya diproduksi oleh Aaron Dessner, yang juga mengerjakan mayoritas lagu dalam album tersebut.

Pernah Dibawakan di Eras Tour

Taylor Swift membawakan lagu ini sebagai surprise song dalam konser Eras Tour di São Paulo, Brasil, pada November 2023, dan juga membuat mashup lagu ini dengan lagu lain di Gelsenkirchen, Jerman, pada Juli 2024.