Makna Lagu Tell Me I’m Wrong - Reality Club

Artis

Reality Club

Album

Reality Club Presents...

Tahun

2021

Genre

Indie Pop, Indie Rock, Orchestral Pop

Negara

Indonesia

Opini Redaksi

Pernah mencintai seseorang sambil tahu dalam hati bahwa hubungan itu mungkin tidak akan berakhir baik?

Itulah inti dari lagu “Tell Me I’m Wrong” milik Reality Club.

Lagu ini bercerita tentang seseorang yang jatuh cinta secara dalam, bahkan obsesif, kepada orang yang terasa tidak terjangkau.

Si penyanyi menggambarkan betapa kuatnya daya tarik orang tersebut, sampai kehadirannya saja sudah membuat sesak napas.

Meski sadar bahwa hubungan ini bisa berakhir tragis, ia tidak mampu melangkah pergi.

Yang menarik, ia tidak meminta dikuatkan atau didukung, ia justru meminta untuk disalahkan.

Frasa “tell me I’m wrong” adalah permohonan kepada orang lain agar menyadarkannya bahwa perasaan ini keliru.

Tapi bahkan dalam permintaan itu, ia tetap tidak percaya bahwa perasaannya salah.

Ada satu baris yang sangat kuat: “there’s winning and there’s you, the more desirable of the two.”

Bagi si penyanyi, orang yang dicintainya jauh lebih berharga dari kesuksesan apapun di dunia ini.

Terjemahan Lirik Lagu Tell Me I’m Wrong dari Reality Club

[Verse 1]

You strut around waiting to be found

Kamu berjalan dengan percaya diri, menunggu untuk ditemukan

While you never let your feet touch the ground

Sementara kamu tidak pernah membiarkan kakimu menyentuh tanah

You’re unaware that your careless stare

Kamu tidak sadar bahwa tatapanmu yang tak acuh

Would leave me longing, gasping for air

Membuatku merindukan, terengah-engah tanpa udara

[Verse 2]

Leave me to your whims, my mind’s hopeful then grim

Biarkan aku mengikuti keinginanmu, pikiranku bergantian antara harapan dan kesuraman

At the thought of our next encounter

Hanya dari sekadar memikirkan pertemuan kita berikutnya

Your gravity holds such sway on me

Gravitasimu memiliki pengaruh yang begitu besar padaku

I never ever want to break free

Aku tidak pernah ingin melepaskan diri

[Pre-Chorus]

Damn it, I want you

Sial, aku menginginkanmu

Damn it, I need you

Sial, aku membutuhkanmu

Every day

Setiap hari

[Chorus]

Tell me I’m wrong, say you’re no good for me

Katakan bahwa aku salah, bilang bahwa kamu tidak baik untukku

We’ll end in tragedy

Kita akan berakhir dalam tragedi

Tell me I’m wrong, you mean too much to me

Katakan bahwa aku salah, kamu terlalu berarti bagiku

I can’t just leave you be

Aku tidak bisa membiarkanmu begitu saja

‘Cause there’s winning and there’s you

Karena ada kemenangan dan ada kamu

The more desirable of the two

Dan kamu yang lebih aku inginkan dari keduanya

Hit me in the dead of the night

Menghantamku di tengah malam yang sunyi

Think of nothing else ’til light

Tidak memikirkan hal lain sampai fajar tiba

[Bridge]

‘Cause there’s winning and there’s you

Karena ada kemenangan dan ada kamu

The more desirable of the two

Dan kamu yang lebih aku inginkan dari keduanya

Hit me in the dead of the night

Menghantamku di tengah malam yang sunyi

Think of nothing else ’til light

Tidak memikirkan hal lain sampai fajar tiba

Konteks di Balik Lagu Tell Me I’m Wrong dari Reality Club

“Tell Me I’m Wrong” dirilis pada 29 Oktober 2021 sebagai single dari album ketiga Reality Club, Reality Club Presents….

Album ini dibangun di atas konsep bahwa setiap lagu memiliki “filmnya” sendiri, dengan video musik sinematik yang menjadi bagian dari semesta kreatif yang mereka ciptakan.

Ide awal untuk lagu ini datang dari gitaris sekaligus vokalis Faiz Novascotia Saripudin, yang sejak sesi workshop sudah punya gagasan untuk membuat lagu bernuansa film agen rahasia.

Hasilnya adalah sebuah lagu yang terinspirasi dari soundtrack film spionase bergaya balada orkestral, dengan sound yang belum pernah hadir di lagu-lagu Reality Club sebelumnya.

Lagu ini menampilkan vokal kuat Fathia Izzati yang berpadu dengan melodi grand piano, distorsi gitar, dan chamber orchestra dari Budapest Scoring Orchestra yang melibatkan lebih dari 40 musisi.

Budapest Scoring Orchestra sendiri dikenal luas karena sebelumnya pernah mengerjakan scoring untuk sejumlah serial dan film besar.

Reality Club menyebut bahwa lagu ini lahir dari perasaan yang sangat spesifik: keyakinan bahwa dua orang memang ditakdirkan bersama, meski rintangan di depan begitu besar.

Video musik “Tell Me I’m Wrong” disutradarai oleh Agung Hapsah dan mengangkat konsep kejar-kejaran ala film spionase klasik, selaras dengan nuansa sinematik yang diusung album secara keseluruhan.

Fakta Menarik tentang Lagu Tell Me I’m Wrong

Reality Club Terinspirasi James Bond

Ide di balik "Tell Me I'm Wrong" lahir dari keinginan membuat lagu yang terasa seperti opening film agen rahasia ala James Bond, sebuah eksperimen sound yang benar-benar baru bagi Reality Club dan terbukti berhasil memikat banyak pendengar baru.

Lebih dari 40 Musisi Orkestra Terlibat

Budapest Scoring Orchestra yang mengisi bagian orkestra dalam lagu ini terdiri dari lebih dari 40 musisi, menjadikan "Tell Me I'm Wrong" salah satu produksi paling megah yang pernah dilakukan oleh band indie Indonesia.

Setiap Lagu Punya "Film" Sendiri

Dalam album Reality Club Presents..., setiap lagu dirancang seolah memiliki filmnya sendiri, dengan video musik sinematik dan konsep visual yang digarap sangat serius, termasuk detail seperti nama studio fiktif "Reality Club Pictures."

Agung Hapsah di Balik Kamera

Video musik "Tell Me I'm Wrong" digarap oleh Agung Hapsah, seorang kreator konten populer di YouTube yang dikenal karena kemampuannya dalam membuat video berkualitas sinema.

Nominasi AMI Awards Terus Mengalir

Reality Club adalah band indie rock asal Jakarta yang telah meraih nominasi AMI Awards untuk kategori Best Alternative Group pada tahun 2018, 2020, 2021, dan 2022, menjadikan mereka salah satu band alternatif paling konsisten di Indonesia.