Pernah mencintai seseorang sambil tahu dalam hati bahwa hubungan itu mungkin tidak akan berakhir baik?
Itulah inti dari lagu “Tell Me I’m Wrong” milik Reality Club.
Lagu ini bercerita tentang seseorang yang jatuh cinta secara dalam, bahkan obsesif, kepada orang yang terasa tidak terjangkau.
Si penyanyi menggambarkan betapa kuatnya daya tarik orang tersebut, sampai kehadirannya saja sudah membuat sesak napas.
Meski sadar bahwa hubungan ini bisa berakhir tragis, ia tidak mampu melangkah pergi.
Yang menarik, ia tidak meminta dikuatkan atau didukung, ia justru meminta untuk disalahkan.
Frasa “tell me I’m wrong” adalah permohonan kepada orang lain agar menyadarkannya bahwa perasaan ini keliru.
Tapi bahkan dalam permintaan itu, ia tetap tidak percaya bahwa perasaannya salah.
Ada satu baris yang sangat kuat: “there’s winning and there’s you, the more desirable of the two.”
Bagi si penyanyi, orang yang dicintainya jauh lebih berharga dari kesuksesan apapun di dunia ini.
Terjemahan Lirik Lagu Tell Me I’m Wrong dari Reality Club
[Verse 1]
You strut around waiting to be found
Kamu berjalan dengan percaya diri, menunggu untuk ditemukan
While you never let your feet touch the ground
Sementara kamu tidak pernah membiarkan kakimu menyentuh tanah
You’re unaware that your careless stare
Kamu tidak sadar bahwa tatapanmu yang tak acuh
Would leave me longing, gasping for air
Membuatku merindukan, terengah-engah tanpa udara
[Verse 2]
Leave me to your whims, my mind’s hopeful then grim
Biarkan aku mengikuti keinginanmu, pikiranku bergantian antara harapan dan kesuraman
At the thought of our next encounter
Hanya dari sekadar memikirkan pertemuan kita berikutnya
Your gravity holds such sway on me
Gravitasimu memiliki pengaruh yang begitu besar padaku
I never ever want to break free
Aku tidak pernah ingin melepaskan diri
[Pre-Chorus]
Damn it, I want you
Sial, aku menginginkanmu
Damn it, I need you
Sial, aku membutuhkanmu
Every day
Setiap hari
[Chorus]
Tell me I’m wrong, say you’re no good for me
Katakan bahwa aku salah, bilang bahwa kamu tidak baik untukku
We’ll end in tragedy
Kita akan berakhir dalam tragedi
Tell me I’m wrong, you mean too much to me
Katakan bahwa aku salah, kamu terlalu berarti bagiku
I can’t just leave you be
Aku tidak bisa membiarkanmu begitu saja
‘Cause there’s winning and there’s you
Karena ada kemenangan dan ada kamu
The more desirable of the two
Dan kamu yang lebih aku inginkan dari keduanya
Hit me in the dead of the night
Menghantamku di tengah malam yang sunyi
Think of nothing else ’til light
Tidak memikirkan hal lain sampai fajar tiba
[Bridge]
‘Cause there’s winning and there’s you
Karena ada kemenangan dan ada kamu
The more desirable of the two
Dan kamu yang lebih aku inginkan dari keduanya
Hit me in the dead of the night
Menghantamku di tengah malam yang sunyi
Think of nothing else ’til light
Tidak memikirkan hal lain sampai fajar tiba
Konteks di Balik Lagu Tell Me I’m Wrong dari Reality Club
“Tell Me I’m Wrong” dirilis pada 29 Oktober 2021 sebagai single dari album ketiga Reality Club, Reality Club Presents….
Album ini dibangun di atas konsep bahwa setiap lagu memiliki “filmnya” sendiri, dengan video musik sinematik yang menjadi bagian dari semesta kreatif yang mereka ciptakan.
Ide awal untuk lagu ini datang dari gitaris sekaligus vokalis Faiz Novascotia Saripudin, yang sejak sesi workshop sudah punya gagasan untuk membuat lagu bernuansa film agen rahasia.
Hasilnya adalah sebuah lagu yang terinspirasi dari soundtrack film spionase bergaya balada orkestral, dengan sound yang belum pernah hadir di lagu-lagu Reality Club sebelumnya.
Lagu ini menampilkan vokal kuat Fathia Izzati yang berpadu dengan melodi grand piano, distorsi gitar, dan chamber orchestra dari Budapest Scoring Orchestra yang melibatkan lebih dari 40 musisi.
Budapest Scoring Orchestra sendiri dikenal luas karena sebelumnya pernah mengerjakan scoring untuk sejumlah serial dan film besar.
Reality Club menyebut bahwa lagu ini lahir dari perasaan yang sangat spesifik: keyakinan bahwa dua orang memang ditakdirkan bersama, meski rintangan di depan begitu besar.
Video musik “Tell Me I’m Wrong” disutradarai oleh Agung Hapsah dan mengangkat konsep kejar-kejaran ala film spionase klasik, selaras dengan nuansa sinematik yang diusung album secara keseluruhan.