Lagu ini berbicara tentang perjalanan hidup yang terasa cepat berlalu tanpa sempat kita sadari.
Daniel Caesar mengajak pendengar untuk merenung: apakah kita sudah benar-benar tumbuh, atau waktu terus berjalan sementara kita diam di tempat?
Streetcar menggambarkan perasaan seseorang yang tahu ke mana ia ingin pergi dalam hidup, namun belum juga sampai di tujuan itu.
Lampu-lampu jalan yang menyala di sepanjang malam menjadi gambaran momen-momen yang lewat begitu saja tanpa sempat dinikmati atau dimaknai.
Naik taksi dalam lagu ini bukan sekadar cerita perjalanan pulang, ini adalah keputusan sadar untuk terus melangkah meski belum tahu persis seperti apa akhirnya.
Ada rasa frustrasi yang jujur di sini, antara tahu bahwa hidup tidak selalu adil dan tetap berusaha berdamai dengan kenyataan itu.
Post-chorus yang berulang ulang memperkuat betapa terperangkapnya perasaan itu: ada di jalanan, tapi belum benar-benar hadir di mana seharusnya berada.
Bagian outro menjadi titik balik yang menenangkan, Daniel menyerahkan segalanya kepada Tuhan dan mengingatkan bahwa hidup ini bukan untuk dijalani dengan sia-sia.
Terjemahan Lirik Lagu Streetcar dari Daniel Caesar
[Verse]
Let me know
Beritahu aku
Do I still got time to grow?
Apakah aku masih punya waktu untuk berkembang?
Things ain’t always set in stone
Segala sesuatu tidak selalu bersifat permanen
That be known let me know
Itu yang ingin aku tahu, beritahu aku
[Chorus]
Seems like street lights, glowing, happen to be
Sepertinya lampu-lampu jalan yang bersinar ini
Just like moments passing in front of me
Bagaikan momen-momen yang berlalu di hadapanku
So I hopped in the cab and I paid my fare
Jadi aku naik taksi dan membayar ongkosnya
See I know my destination, I’m just not there
Aku tahu tujuanku, aku hanya belum sampai di sana
All these street lights, glowing, happen to be
Semua lampu jalan yang bersinar ini
Just like moments passing in front of me
Bagaikan momen-momen yang berlalu di hadapanku
So I hopped in the cab and I paid my fare
Jadi aku naik taksi dan membayar ongkosnya
See I know my destination, I’m just not there
Aku tahu tujuanku, aku hanya belum sampai di sana
[Post-Chorus]
In these streets
Di jalanan ini
In these streets
Di jalanan ini
I’m just not there in these streets
Aku belum benar-benar ada di jalanan ini
I’m just not there
Aku belum sampai di sana
Life just ain’t fair
Hidup memang tidak selalu adil
[Outro]
The good Lord gives
Tuhan yang baik memberikan
The good Lord taketh away
Tuhan yang baik mengambil kembali
That’s how it goes
Begitulah jalannya
I don’t know what else to say
Aku tidak tahu apa lagi yang harus kukatakan
The good Lord gives
Tuhan yang baik memberikan
The good Lord taketh away
Tuhan yang baik mengambil kembali
That’s how it goes
Begitulah jalannya
Don’t go live your life in vain
Jangan menjalani hidupmu dengan sia-sia
Konteks di Balik Lagu Streetcar dari Daniel Caesar
Streetcar sebenarnya adalah versi ulang dari lagu milik Kanye West berjudul “Street Lights” yang rilis pada 2008 dalam album 808s & Heartbreak.
Daniel Caesar mengubah lagu ini secara signifikan, menyederhanakan aransemennya menjadi piano minimalis dengan sentuhan soul yang hangat dan sangat personal.
Ia merilis Streetcar sebagai bagian dari EP kedua miliknya, Pilgrim’s Paradise, yang keluar pada November 2015.
EP ini lahir di masa Daniel masih berusia awal dua puluhan dan sedang mencari jati dirinya sebagai musisi di Toronto.
Ia dibesarkan dalam keluarga Kristen Advent yang taat di Oshawa, Ontario, dan pengaruh gospel serta kepercayaan kepada Tuhan sangat terasa dalam lagu-lagunya termasuk Streetcar.
Pada saat itu, Daniel baru saja keluar dari rumah setelah konflik dengan ayahnya dan sempat mengalami masa-masa sulit sebelum akhirnya fokus pada musik.
Esthero, salah satu penulis asli “Street Lights” bersama Kanye West, bahkan menyatakan bahwa versi Daniel lebih baik dari versi aslinya.
Pujian luar biasa dari Esthero itu membuat Daniel dan Esthero akhirnya bertemu dan berkolaborasi di Los Angeles tidak lama setelah Streetcar viral di kalangan penggemar R&B.