Makna Lagu The Outside - Taylor Swift

Artis

Taylor Swift

Album

Taylor Swift

Tahun

2006

Genre

Country Pop

Negara

Amerika

Opini Redaksi

Lagu ini adalah salah satu lagu paling jujur yang pernah Taylor Swift tulis.

Taylor menulis lagu ini saat berusia 12 tahun, tepat setelah ia mendapatkan gitar pertamanya.

Lagu ini menceritakan perasaan terisolasi yang ia rasakan setiap hari di sekolah menengah pertama.

Ia merasa berbeda dari teman-temannya dan tidak pernah tahu mengapa ia selalu ditinggalkan.

Perasaan tidak diterima itu bukan hanya muncul saat sendirian, tapi justru paling terasa ketika berada di keramaian.

Baris “nobody ever lets me in” menggambarkan betapa ia sudah berusaha, tapi pintu tidak pernah terbuka untuknya.

Bagian chorus “on the outside looking in” adalah gambaran paling kuat dari lagu ini karena ia bisa melihat semua yang terjadi di sana, tapi tidak pernah bisa ikut bagian di dalamnya.

Taylor juga menyisipkan pesan tersembunyi dalam lirik album debutnya, dan pesan rahasia untuk lagu ini adalah: “You are not alone.”

Ironinya, lagu tentang menjadi orang luar ini justru ditulis oleh seseorang yang kelak menjadi salah satu artis terbesar di dunia.

Terjemahan Lirik Lagu The Outside dari Taylor Swift

[Verse 1]

I didn’t know what I would find

Aku tidak tahu apa yang akan kutemukan

When I went looking for a reason, I know

Ketika aku mencari sebuah alasan, aku tahu

I didn’t read between the lines

Aku tidak membaca makna tersiratnya

And, baby, I’ve got nowhere to go

Dan, sayang, aku tidak punya tempat untuk pergi

[Pre-Chorus]

I tried to take the road less traveled by

Aku mencoba mengambil jalan yang jarang dilalui

But nothing seems to work the first few times

Tapi tidak ada yang berhasil dalam beberapa kali percobaan pertama

Am I right?

Apa aku benar?

[Chorus]

So how can I ever try to be better?

Lalu bagaimana aku bisa mencoba untuk menjadi lebih baik?

Nobody ever lets me in

Tidak ada yang pernah membiarkanku masuk

I can still see you, this ain’t the best view

Aku masih bisa melihatmu, ini bukan pemandangan terbaik

On the outside looking in

Dari luar memandang ke dalam

I’ve been a lot of lonely places

Aku sudah berada di banyak tempat yang sepi

I’ve never been on the outside

Aku belum pernah berada di luar seperti ini

[Verse 2]

You saw me there, but never knew

Kamu melihatku di sana, tapi tidak pernah tahu

That I would give it all up to be

Bahwa aku akan memberikan segalanya untuk menjadi

A part of this, a part of you

Bagian dari ini, bagian darimu

And now, it’s all too late, so you see

Dan sekarang, semuanya sudah terlambat, jadi kamu lihat sendiri

[Pre-Chorus]

You could’ve helped if you had wanted to

Kamu bisa saja membantu jika kamu mau

But no one notices until it’s too late to do anything

Tapi tidak ada yang memperhatikan sampai terlambat untuk melakukan apapun

[Chorus]

How can I ever try to be better?

Bagaimana aku bisa mencoba untuk menjadi lebih baik?

Nobody ever lets me in

Tidak ada yang pernah membiarkanku masuk

I can still see you, this ain’t the best view

Aku masih bisa melihatmu, ini bukan pemandangan terbaik

On the outside looking in

Dari luar memandang ke dalam

I’ve been a lot of lonely places

Aku sudah berada di banyak tempat yang sepi

I’ve never been on the outside

Aku belum pernah berada di luar seperti ini

[Post-Chorus]

Oh, yeah

Oh, ya

[Outro]

Oh-oh / Oh, oh-oh / Oh-oh / Oh-oh

Oh-oh / Oh, oh-oh / Oh-oh / Oh-oh

Konteks di Balik Lagu The Outside dari Taylor Swift

Taylor Swift menulis lagu ini saat ia berusia 12 tahun, segera setelah menerima gitar pertamanya sebagai hadiah.

Ia bukan bagian dari kelompok mana pun di sekolahnya dan sering datang ke sekolah tanpa tahu akan berbicara dengan siapa hari itu.

Dalam sebuah wawancara dengan majalah Entertainment Weekly, Taylor mengungkapkan bahwa perasaan ditolak di sekolah jauh lebih menyakitkan daripada penolakan apa pun yang pernah ia alami di industri musik.

Ia merasa dirinya sangat berbeda dari teman-temannya karena ketika teman sebayanya menghabiskan akhir pekan dengan berpesta, ia justru ingin pergi ke festival musik dan bernyanyi.

Menulis lagu menjadi pelarian utamanya karena musik selalu ada untuknya bahkan ketika orang-orang di sekitarnya tidak.

Setelah menyelesaikan lagu ini, Taylor mencatat di buku hariannya bahwa ia tidak tahu apakah lagu itu akan membawa kemana, tapi proses menulisnya membuatnya merasa lebih baik.

Lagu ini pertama kali diperdengarkan ke publik pada 2004 melalui sebuah CD promosi, dua tahun sebelum album debutnya resmi dirilis.

Taylor akhirnya membawakan lagu ini kembali secara mengejutkan di Eras Tour Tokyo pada Februari 2024, setelah 16 tahun tidak pernah dibawakannya di panggung besar.

Sebelum menyanyikannya, ia bercanda bahwa lagu itu terasa seperti berusia 175 tahun karena ia menulisnya ketika ia baru berumur 12 tahun.

Fakta Menarik tentang Lagu The Outside

Lagu Tertua Taylor yang Pernah Dirilis di Album

"The Outside" adalah lagu yang ditulis Taylor Swift paling awal yang berhasil masuk ke dalam album rekaman resminya, menjadikannya karya paling awal dalam diskografinya yang dipublikasikan secara komersial.

Debut Lewat CD Promosi Maybelline

Sebelum album debut resminya terbit, lagu ini lebih dulu muncul di CD promosi Maybelline bertajuk "Chicks With Attitude" pada tahun 2004, sehingga lagu ini sudah memperkenalkan suara Taylor Swift kepada publik dua tahun lebih awal dari yang banyak orang tahu.

Pesan Rahasia Tersembunyi

Taylor Swift menyembunyikan pesan rahasia di setiap lagu dalam album debutnya dengan cara mengkapitalisasi huruf tertentu dalam lirik, dan pesan tersembunyi untuk lagu ini adalah "YOU ARE NOT ALONE," sebuah kalimat yang sangat relevan dengan isi lagunya.

Referensi ke Puisi Robert Frost

Baris "road less traveled by" adalah referensi langsung ke puisi terkenal Robert Frost berjudul "The Road Not Taken," dan menariknya baris yang sama kemudian muncul lagi di lagu "illicit affairs" dari album Folklore yang rilis 14 tahun kemudian.

Pertama Dimainkan Sebelum Album Rilis

Taylor membawakan lagu ini untuk pertama kalinya di hadapan penonton pada 28 September 2006 di Pflugerville, Texas, beberapa minggu sebelum album debutnya secara resmi tersedia di pasaran.

Kembali Hadir di Eras Tour Tokyo

Setelah absen selama 16 tahun dari panggung, Taylor memilih lagu ini sebagai kejutan di konser Eras Tour Tokyo pada 9 Februari 2024 dan menyanyikannya secara akustik di atas piano, membuat para penggemar yang hadir tidak menyangka sama sekali.