Makna Lagu Breathe - Taylor Swift

Artis

Taylor Swift

Album

Fearless

Tahun

2021

Genre

Country Pop, Pop Rock, Folk

Negara

Amerika

Opini Redaksi

Banyak orang mengira lagu ini tentang putus cinta dengan pacar, tapi sebenarnya bukan itu ceritanya.

Lagu “Breathe” bercerita tentang kehilangan seorang sahabat dekat, bukan kekasih. Wikipedia

Taylor Swift sendiri menjelaskan bahwa lagu ini tentang harus melepaskan seseorang yang ia sayangi, tanpa menyalahkan siapapun.

Inilah yang membuat lagu ini terasa begitu berat karena tidak ada pihak yang bersalah, hanya perpisahan yang harus terjadi.

Taylor menggambarkan situasi ini sebagai salah satu perpisahan yang paling sulit, justru karena tidak ada yang bisa disalahkan dan hubungan itu memang harus berakhir.

Baris chorus “I can’t breathe without you, but I have to” menangkap seluruh isi hati Taylor dalam satu kalimat.

Lirik tersebut menggambarkan betapa dalamnya kesedihan Taylor, sekaligus tekadnya untuk terus melangkah meski terasa sesak.

Outro lagu yang diisi dengan berulangnya kata “I’m sorry” terasa seperti surat terakhir yang tidak pernah terkirim.

Lagu ini sengaja tidak menyebut siapa orangnya atau apa penyebab perpisahannya, sehingga siapapun bisa merasa terwakili oleh ceritanya.

Kolaborasi vokal Taylor dan Colbie justru membuat lagu ini semakin terasa seperti dua orang yang sama-sama berduka.

Terjemahan Lirik Lagu Breathe dari Taylor Swift ft. Colbie Caillat

[Verse 1: Taylor Swift]

I see your face in my mind as I drive away

Aku melihat wajahmu di benakku saat aku pergi

‘Cause none of us thought it was gonna end that way

Karena tak satu pun dari kita menyangka semuanya akan berakhir seperti ini

People are people and sometimes, we change our minds

Manusia tetaplah manusia, dan terkadang kita berubah pikiran

But it’s killing me to see you go after all this time

Tapi rasanya menyakitkan melihatmu pergi setelah semua waktu yang kita lalui bersama


[Verse 2: Taylor Swift with Colbie Caillat]

Music starts playing like the end of a sad movie

Musik mulai mengalun seperti akhir dari sebuah film sedih

It’s the kind of ending you don’t really wanna see

Ini adalah jenis akhir yang sebenarnya tidak ingin kamu saksikan

‘Cause it’s tragedy and it’ll only bring you down

Karena ini adalah tragedi yang hanya akan membuatmu terpuruk

Now, I don’t know what to be without you around

Sekarang, aku tidak tahu harus jadi apa tanpa kehadiranmu


[Pre-Chorus: Taylor Swift with Colbie Caillat]

And we know it’s never simple, never easy

Dan kita tahu ini tidak pernah sederhana, tidak pernah mudah

Never a clean break, no one here to save me

Tidak pernah ada perpisahan yang bersih, tidak ada yang bisa menyelamatkanku

You’re the only thing I know like the back of my hand

Kamu adalah satu-satunya hal yang aku kenal seperti telapak tanganku sendiri


[Chorus: Taylor Swift with Colbie Caillat]

And I can’t breathe without you, but I have to

Dan aku tidak bisa bernapas tanpamu, tapi aku harus bisa

Breathe without you, but I have to

Bernapas tanpamu, tapi aku harus bisa


[Verse 3: Taylor Swift with Colbie Caillat]

Never wanted this, never wanna see you hurt

Aku tidak pernah menginginkan ini, tidak pernah mau melihatmu terluka

Every little bump in the road, I tried to swerve

Setiap rintangan kecil di jalan, aku berusaha menghindarinya

But people are people and sometimes, it doesn’t work out

Tapi manusia tetaplah manusia, dan terkadang memang tidak berhasil

Nothing we say is gonna save us from the fall out

Tidak ada yang bisa kita katakan untuk menyelamatkan kita dari kehancuran ini


[Pre-Chorus: Taylor Swift with Colbie Caillat]

And we know it’s never simple, never easy

Dan kita tahu ini tidak pernah sederhana, tidak pernah mudah

Never a clean break, no one here to save me

Tidak pernah ada perpisahan yang bersih, tidak ada yang bisa menyelamatkanku

You’re the only thing I know like the back of my hand

Kamu adalah satu-satunya hal yang aku kenal seperti telapak tanganku sendiri


[Chorus: Taylor Swift with Colbie Caillat]

And I can’t breathe without you, but I have to

Dan aku tidak bisa bernapas tanpamu, tapi aku harus bisa

Breathe without you but I have to

Bernapas tanpamu, tapi aku harus bisa


[Bridge: Taylor Swift with Colbie Caillat]

It’s 2 A.M, feeling like I just lost a friend

Ini jam 2 pagi, rasanya seperti baru saja kehilangan seorang teman

Hope you know it’s not easy, easy for me

Semoga kamu tahu ini tidak mudah, tidak mudah bagiku

It’s 2 A.M, feeling like I just lost a friend

Ini jam 2 pagi, rasanya seperti baru saja kehilangan seorang teman

Hope you know this ain’t easy, easy for me

Semoga kamu tahu ini sungguh tidak mudah bagiku


[Pre-Chorus: Taylor Swift with Colbie Caillat]

And we know it’s never simple, never easy

Dan kita tahu ini tidak pernah sederhana, tidak pernah mudah

Never a clean break, no one here to save me, oh-oh

Tidak pernah ada perpisahan yang bersih, tidak ada yang bisa menyelamatkanku


[Chorus: Taylor Swift with Colbie Caillat]

I can’t breathe without you, but I have to

Aku tidak bisa bernapas tanpamu, tapi aku harus bisa

Breathe without you, but I have to

Bernapas tanpamu, tapi aku harus bisa

Breathe without you, but I have to

Bernapas tanpamu, tapi aku harus bisa


[Outro: Taylor Swift & Colbie Caillat]

I’m sorry, I’m sorry (Mmm)

Aku minta maaf, aku minta maaf

I’m sorry, (Yeah, yeah) I’m sorry

Aku minta maaf, aku minta maaf

I’m sorry, I’m sorry

Aku minta maaf, aku minta maaf

I’m sorry

Aku minta maaf

Konteks di Balik Lagu Breathe dari Taylor Swift ft. Colbie Caillat

Taylor Swift menulis lagu-lagu untuk album keduanya, Fearless, saat ia masih berusia 17 hingga 18 tahun dan sedang menjalani tur sebagai artis pembuka untuk musisi country lain.

Taylor sangat mengagumi album debut Colbie Caillat yang bertajuk Coco (2007), dan ia pun menghubungi manajemen Colbie untuk mengajak berkolaborasi menulis lagu bersama.

Keduanya akhirnya menulis “Breathe” dalam waktu sekitar 30 menit di sebuah ruangan kecil di belakang kantor manajemen Taylor di Nashville, ketika Colbie sedang memiliki hari libur dari tur promosi radionya.

Menurut Taylor, lagu ini adalah tentang harus melepaskan seseorang yang sudah terlalu jauh ia kenal, ketika persahabatan itu sudah tidak lagi berjalan ke arah yang sama.

Sosok yang diyakini menginspirasi lagu ini adalah Emily Poe, pemain biola sekaligus vokalis latar di band Taylor yang berhenti dari tim pada awal 2008 dan kemudian memilih melanjutkan pendidikan ke sekolah hukum.

Tidak diketahui secara pasti apa alasan pasti perpisahan mereka, namun banyak penggemar yang percaya bahwa “Breathe” adalah ungkapan tulus Taylor atas kehilangan itu.

Taylor awalnya hanya ingin Colbie menyanyikan harmonisasi di bagian chorus, namun karena kagum dengan vokal Colbie saat rekaman berlangsung, ia akhirnya mengikutsertakan suara Colbie di hampir seluruh bagian lagu.

Fakta Menarik tentang Lagu Breathe

Ditulis dalam 30 Menit

Taylor dan Colbie menyelesaikan penulisan "Breathe" hanya dalam waktu 30 menit, di sebuah ruangan kecil di belakang kantor manajemen Taylor di Nashville, saat keduanya kebetulan sama-sama memiliki waktu luang di hari yang sama.

Terinspirasi dari Lagu "Bubbly"

Saat merekam Fearless, Taylor dan produser Nathan Chapman menggunakan lagu "Bubbly" milik Colbie Caillat sebagai referensi suara untuk menangkap kesan seorang musisi yang jujur dan apa adanya dalam sebuah ruangan bersama para musisi lainnya.

Pesan Tersembunyi di Lirik

Di dalam booklet CD album Fearless, terdapat pesan tersembunyi dalam lirik "Breathe" yang dibentuk dari huruf kapital, dan jika disusun akan membentuk kalimat: IM SORRY IM SORRY IM SORRY.

Dinominasikan Grammy Tapi Kalah dari Kolaborator Sendiri

"Breathe" dinominasikan untuk Grammy Award kategori Best Pop Collaboration with Vocals, namun kalah dari lagu "Lucky" milik Jason Mraz dan Colbie Caillat, yang berarti Colbie Caillat sendiri menjadi bagian dari kedua lagu yang bersaing di nominasi yang sama.

Pertama Kali Dibawakan Live Hampir Satu Dekade Setelah Rilis

Taylor baru pertama kali menyanyikan "Breathe" secara langsung pada 18 Agustus 2018 di Miami Gardens, Florida, saat Reputation Stadium Tour, hampir sepuluh tahun setelah lagu ini dirilis, dan ia mengaku 99 persen yakin belum pernah membawakan lagu itu sebelumnya.

Colbie Kembali untuk Versi Taylor's

Saat merekam ulang lagu ini untuk Fearless (Taylor's Version) pada 2021, Colbie Caillat langsung menyetujui ajakan Taylor dan kembali ke studio di Nashville untuk merekam ulang vokalnya, mengungkapkan bahwa pengalaman itu langsung membawanya kembali ke memori rekaman pertama mereka belasan tahun silam.