Banyak orang mengira lagu ini tentang putus cinta dengan pacar, tapi sebenarnya bukan itu ceritanya.
Lagu “Breathe” bercerita tentang kehilangan seorang sahabat dekat, bukan kekasih. Wikipedia
Taylor Swift sendiri menjelaskan bahwa lagu ini tentang harus melepaskan seseorang yang ia sayangi, tanpa menyalahkan siapapun.
Inilah yang membuat lagu ini terasa begitu berat karena tidak ada pihak yang bersalah, hanya perpisahan yang harus terjadi.
Taylor menggambarkan situasi ini sebagai salah satu perpisahan yang paling sulit, justru karena tidak ada yang bisa disalahkan dan hubungan itu memang harus berakhir.
Baris chorus “I can’t breathe without you, but I have to” menangkap seluruh isi hati Taylor dalam satu kalimat.
Lirik tersebut menggambarkan betapa dalamnya kesedihan Taylor, sekaligus tekadnya untuk terus melangkah meski terasa sesak.
Outro lagu yang diisi dengan berulangnya kata “I’m sorry” terasa seperti surat terakhir yang tidak pernah terkirim.
Lagu ini sengaja tidak menyebut siapa orangnya atau apa penyebab perpisahannya, sehingga siapapun bisa merasa terwakili oleh ceritanya.
Kolaborasi vokal Taylor dan Colbie justru membuat lagu ini semakin terasa seperti dua orang yang sama-sama berduka.
Terjemahan Lirik Lagu Breathe dari Taylor Swift ft. Colbie Caillat
[Verse 1: Taylor Swift]
I see your face in my mind as I drive away
Aku melihat wajahmu di benakku saat aku pergi
‘Cause none of us thought it was gonna end that way
Karena tak satu pun dari kita menyangka semuanya akan berakhir seperti ini
People are people and sometimes, we change our minds
Manusia tetaplah manusia, dan terkadang kita berubah pikiran
But it’s killing me to see you go after all this time
Tapi rasanya menyakitkan melihatmu pergi setelah semua waktu yang kita lalui bersama
[Verse 2: Taylor Swift with Colbie Caillat]
Music starts playing like the end of a sad movie
Musik mulai mengalun seperti akhir dari sebuah film sedih
It’s the kind of ending you don’t really wanna see
Ini adalah jenis akhir yang sebenarnya tidak ingin kamu saksikan
‘Cause it’s tragedy and it’ll only bring you down
Karena ini adalah tragedi yang hanya akan membuatmu terpuruk
Now, I don’t know what to be without you around
Sekarang, aku tidak tahu harus jadi apa tanpa kehadiranmu
[Pre-Chorus: Taylor Swift with Colbie Caillat]
And we know it’s never simple, never easy
Dan kita tahu ini tidak pernah sederhana, tidak pernah mudah
Never a clean break, no one here to save me
Tidak pernah ada perpisahan yang bersih, tidak ada yang bisa menyelamatkanku
You’re the only thing I know like the back of my hand
Kamu adalah satu-satunya hal yang aku kenal seperti telapak tanganku sendiri
[Chorus: Taylor Swift with Colbie Caillat]
And I can’t breathe without you, but I have to
Dan aku tidak bisa bernapas tanpamu, tapi aku harus bisa
Breathe without you, but I have to
Bernapas tanpamu, tapi aku harus bisa
[Verse 3: Taylor Swift with Colbie Caillat]
Never wanted this, never wanna see you hurt
Aku tidak pernah menginginkan ini, tidak pernah mau melihatmu terluka
Every little bump in the road, I tried to swerve
Setiap rintangan kecil di jalan, aku berusaha menghindarinya
But people are people and sometimes, it doesn’t work out
Tapi manusia tetaplah manusia, dan terkadang memang tidak berhasil
Nothing we say is gonna save us from the fall out
Tidak ada yang bisa kita katakan untuk menyelamatkan kita dari kehancuran ini
[Pre-Chorus: Taylor Swift with Colbie Caillat]
And we know it’s never simple, never easy
Dan kita tahu ini tidak pernah sederhana, tidak pernah mudah
Never a clean break, no one here to save me
Tidak pernah ada perpisahan yang bersih, tidak ada yang bisa menyelamatkanku
You’re the only thing I know like the back of my hand
Kamu adalah satu-satunya hal yang aku kenal seperti telapak tanganku sendiri
[Chorus: Taylor Swift with Colbie Caillat]
And I can’t breathe without you, but I have to
Dan aku tidak bisa bernapas tanpamu, tapi aku harus bisa
Breathe without you but I have to
Bernapas tanpamu, tapi aku harus bisa
[Bridge: Taylor Swift with Colbie Caillat]
It’s 2 A.M, feeling like I just lost a friend
Ini jam 2 pagi, rasanya seperti baru saja kehilangan seorang teman
Hope you know it’s not easy, easy for me
Semoga kamu tahu ini tidak mudah, tidak mudah bagiku
It’s 2 A.M, feeling like I just lost a friend
Ini jam 2 pagi, rasanya seperti baru saja kehilangan seorang teman
Hope you know this ain’t easy, easy for me
Semoga kamu tahu ini sungguh tidak mudah bagiku
[Pre-Chorus: Taylor Swift with Colbie Caillat]
And we know it’s never simple, never easy
Dan kita tahu ini tidak pernah sederhana, tidak pernah mudah
Never a clean break, no one here to save me, oh-oh
Tidak pernah ada perpisahan yang bersih, tidak ada yang bisa menyelamatkanku
[Chorus: Taylor Swift with Colbie Caillat]
I can’t breathe without you, but I have to
Aku tidak bisa bernapas tanpamu, tapi aku harus bisa
Breathe without you, but I have to
Bernapas tanpamu, tapi aku harus bisa
Breathe without you, but I have to
Bernapas tanpamu, tapi aku harus bisa
[Outro: Taylor Swift & Colbie Caillat]
I’m sorry, I’m sorry (Mmm)
Aku minta maaf, aku minta maaf
I’m sorry, (Yeah, yeah) I’m sorry
Aku minta maaf, aku minta maaf
I’m sorry, I’m sorry
Aku minta maaf, aku minta maaf
I’m sorry
Aku minta maaf
Konteks di Balik Lagu Breathe dari Taylor Swift ft. Colbie Caillat
Taylor Swift menulis lagu-lagu untuk album keduanya, Fearless, saat ia masih berusia 17 hingga 18 tahun dan sedang menjalani tur sebagai artis pembuka untuk musisi country lain.
Taylor sangat mengagumi album debut Colbie Caillat yang bertajuk Coco (2007), dan ia pun menghubungi manajemen Colbie untuk mengajak berkolaborasi menulis lagu bersama.
Keduanya akhirnya menulis “Breathe” dalam waktu sekitar 30 menit di sebuah ruangan kecil di belakang kantor manajemen Taylor di Nashville, ketika Colbie sedang memiliki hari libur dari tur promosi radionya.
Menurut Taylor, lagu ini adalah tentang harus melepaskan seseorang yang sudah terlalu jauh ia kenal, ketika persahabatan itu sudah tidak lagi berjalan ke arah yang sama.
Sosok yang diyakini menginspirasi lagu ini adalah Emily Poe, pemain biola sekaligus vokalis latar di band Taylor yang berhenti dari tim pada awal 2008 dan kemudian memilih melanjutkan pendidikan ke sekolah hukum.
Tidak diketahui secara pasti apa alasan pasti perpisahan mereka, namun banyak penggemar yang percaya bahwa “Breathe” adalah ungkapan tulus Taylor atas kehilangan itu.
Taylor awalnya hanya ingin Colbie menyanyikan harmonisasi di bagian chorus, namun karena kagum dengan vokal Colbie saat rekaman berlangsung, ia akhirnya mengikutsertakan suara Colbie di hampir seluruh bagian lagu.