“The Archer” adalah salah satu lagu paling jujur yang pernah ditulis Taylor Swift tentang dirinya sendiri.
Lagu ini bicara tentang dua sisi yang bertarung dalam diri seseorang yaitu sisi yang siap berkelahi dan sisi yang takut ditinggalkan.
Swift menggambarkan dirinya sebagai sosok yang selalu bersiap menghadapi konflik, meskipun di dalam hati ia tidak benar-benar menginginkannya.
Pertanyaan terbesar dalam lagu ini bukan soal siapa yang pergi, tapi siapa yang mau bertahan setelah melihat semua sisi gelap seseorang.
Ada benang merah dualitas yang terus muncul sepanjang lagu, di mana Swift ingin optimis tapi tidak bisa menahan bayangan skenario terburuk, ingin menjalani hubungan serius tapi tidak bisa lepas dari reputasinya sendiri. American Songwriter
Bagian bridge yang menyebut “all the king’s horses” adalah referensi langsung ke lagu anak-anak Humpty Dumpty, yang menggambarkan seseorang yang sudah hancur dan tidak bisa disatukan kembali.
Lagu ini tidak hanya tentang cinta romantis, tapi tentang rasa takut bahwa siapapun yang benar-benar mengenal kamu pada akhirnya akan memilih untuk pergi.
Terjemahan Lirik Lagu The Archer dari Taylor Swift
[Verse 1]
Combat, I’m ready for combat
Pertempuran, aku siap untuk bertarung
I say I don’t want that, but what if I do?
Aku bilang aku tidak mau itu, tapi bagaimana jika aku memang mau?
‘Cause cruelty wins in the movies
Karena kekejaman selalu menang di film-film
I’ve got a hundred thrown-out speeches I almost said to you
Aku punya seratus pidato yang terbuang yang hampir kukatakan padamu
[Pre-Chorus]
Easy they come, easy they go
Mudah mereka datang, mudah mereka pergi
I jump from the train, I ride off alone
Aku melompat dari kereta, aku pergi sendirian
I never grew up, it’s getting so old
Aku tidak pernah dewasa, rasanya sudah begitu membosankan
Help me hold on to you
Bantu aku untuk tetap berpegang padamu
[Chorus]
I’ve been the archer, I’ve been the prey
Aku pernah jadi pemanah, aku pernah jadi mangsa
Who could ever leave me, darling
Siapa yang bisa meninggalkanku, sayangku
But who could stay?
Tapi siapa yang bisa bertahan?
[Verse 2]
Dark side, I search for your dark side
Sisi gelap, aku mencari sisi gelapmu
But what if I’m alright, right, right, right here?
Tapi bagaimana jika aku baik-baik saja, tepat di sini?
And I cut off my nose just to spite my face
Dan aku memotong hidungku hanya untuk menyakiti wajahku sendiri
Then I hate my reflection for years and years
Lalu aku membenci pantulan diriku sendiri selama bertahun-tahun
[Pre-Chorus]
I wake in the night, I pace like a ghost
Aku terbangun di malam hari, aku mondar-mandir seperti hantu
The room is on fire, invisible smoke
Ruangan itu terbakar, asap yang tak terlihat
And all of my heroes die all alone
Dan semua pahlawanku mati seorang diri
Help me hold on to you
Bantu aku untuk tetap berpegang padamu
[Chorus]
I’ve been the archer, I’ve been the prey
Aku pernah jadi pemanah, aku pernah jadi mangsa
Screaming, who could ever leave me, darling
Berteriak, siapa yang bisa meninggalkanku, sayangku
But who could stay?
Tapi siapa yang bisa bertahan?
(I see right through me, I see right through me)
(Aku bisa melihat langsung menembusiku, aku bisa melihat langsung menembusiku)
[Bridge]
‘Cause they see right through me
Karena mereka bisa melihat langsung menembusiku
They see right through me
Mereka bisa melihat langsung menembusiku
They see right through
Mereka bisa melihat langsung menembus
Can you see right through me?
Bisakah kamu melihat langsung menembusiku?
They see right through
Mereka bisa melihat langsung menembus
They see right through me
Mereka bisa melihat langsung menembusiku
I see right through me
Aku bisa melihat langsung menembusiku
I see right through me
Aku bisa melihat langsung menembusiku
[Pre-Chorus]
All the king’s horses, all the king’s men
Semua kuda raja, semua lelaki raja
Couldn’t put me together again
Tidak bisa menyatukan aku kembali
‘Cause all of my enemies started out friends
Karena semua musuhku dulunya adalah teman
Help me hold on to you
Bantu aku untuk tetap berpegang padamu
[Chorus]
I’ve been the archer, I’ve been the prey
Aku pernah jadi pemanah, aku pernah jadi mangsa
Who could ever leave me, darling
Siapa yang bisa meninggalkanku, sayangku
But who could stay?
Tapi siapa yang bisa bertahan?
(I see right through me, I see right through me)
(Aku bisa melihat langsung menembusiku, aku bisa melihat langsung menembusiku)
Who could stay?
Siapa yang bisa bertahan?
Who could stay?
Siapa yang bisa bertahan?
Who could stay?
Siapa yang bisa bertahan?
You could stay
Kamu bisa bertahan
You could stay
Kamu bisa bertahan
[Outro]
Combat, I’m ready for combat
Pertempuran, aku siap untuk bertarung
Konteks di Balik Lagu The Archer dari Taylor Swift
“The Archer” adalah track kelima dari album ketujuh Taylor Swift, Lover, yang dirilis sebagai singel promosi pada 23 Juli 2019.
Lagu ini ditulis dan diproduksi bersama Jack Antonoff, dan menurut Antonoff, keduanya menyelesaikan lagu tersebut hanya dalam waktu dua jam saat berada di California.
Swift pernah mengungkapkan bahwa lagu ini terinspirasi dari pengalamannya dengan kecemasan dan kritik terhadap diri sendiri, di mana ia sering menekan dirinya untuk tampil sempurna dan memenuhi ekspektasi orang lain.
Judul lagu ini merupakan referensi terhadap zodiak Swift yaitu Sagitarius yang dilambangkan dengan sosok pemanah.