Makna Lagu 22 - Taylor Swift

Artis

Taylor Swift

Album

Red

Tahun

2021

Genre

Bubblegum Pop, Dance-Pop, Disco

Negara

Amerika
Opini Redaksi

Lagu “22” milik Taylor Swift bukan sekadar lagu pesta biasa.

Di balik nadanya yang ceria dan energik, ada campuran emosi yang sangat jujur tentang seperti apa rasanya berada di usia dua puluhan awal.

Taylor menggambarkan perasaan itu dalam satu baris yang paling ikonik: bahagia, bebas, bingung, dan kesepian sekaligus dalam waktu yang sama.

Siapa yang tidak pernah merasakan hal itu?

Lagu ini lahir dari pengalaman nyata Taylor bersama teman-teman dekatnya saat ia benar-benar berusia 22 tahun.

Ia ingin menangkap semangat masa itu, ketika kamu sudah cukup dewasa untuk tahu beberapa hal, tapi masih terlalu muda untuk punya semua jawaban.

Ada kebebasan yang muncul justru dari ketidaktahuan itu.

Di sisi lain, lagu ini juga bicara tentang melarikan diri dari tekanan, termasuk tenggat waktu dan patah hati, dengan cara yang paling sederhana yaitu terus berdansa dan menikmati malam.

“22” bukan tentang memiliki segalanya. Lagu ini tentang merayakan fase hidup yang berantakan tapi juga ajaib itu.

Terjemahan Lirik Lagu 22 dari Taylor Swift

[Verse 1]

It feels like a perfect night

Ini terasa seperti malam yang sempurna

To dress up like hipsters

Untuk berdandan ala hipster

And make fun of our exes

Dan menertawakan mantan-mantan kita

Uh-uh, uh-uh

Uh-uh, uh-uh

It feels like a perfect night

Ini terasa seperti malam yang sempurna

For breakfast at midnight

Untuk sarapan di tengah malam

To fall in love with strangers

Untuk jatuh hati pada orang-orang asing

Uh-uh, uh-uh

Uh-uh, uh-uh

[Pre-Chorus]

Yeah

Ya

We’re happy, free, confused and lonely at the same time

Kita bahagia, bebas, bingung dan kesepian di saat yang bersamaan

It’s miserable and magical, oh, yeah

Ini menyedihkan sekaligus ajaib, oh, ya

Tonight’s the night when we forget about the deadlines

Malam ini adalah malam ketika kita melupakan semua tenggat waktu

It’s time, oh-oh

Sudah waktunya, oh-oh

[Chorus]

I don’t know about you

Aku tidak tahu soal kamu

But I’m feeling twenty-two

Tapi aku merasa dua puluh dua

Everything will be alright if

Semua akan baik-baik saja jika

You keep me next to you

Kamu tetap berada di sisiku

You don’t know about me

Kamu tidak tahu soal aku

But I’ll bet you want to

Tapi aku yakin kamu ingin tahu

Everything will be alright if

Semua akan baik-baik saja jika

We just keep dancing like we’re

Kita terus saja berdansa seperti kita

Twenty-two, twenty-two

Dua puluh dua, dua puluh dua

[Verse 2]

It seems like one of those nights

Sepertinya ini salah satu dari malam-malam itu

This place is too crowded

Tempat ini terlalu ramai

Too many cool kids

Terlalu banyak anak-anak keren

Uh-uh, uh-uh (Who’s Taylor Swift, anyway? Ew)

Uh-uh, uh-uh (Siapa Taylor Swift itu? Ih)

It seems like one of those nights

Sepertinya ini salah satu dari malam-malam itu

We ditch the whole scene

Kita meninggalkan semua keramaian itu

And end up dreamin’

Dan akhirnya kita bermimpi

Instead of sleeping

Alih-alih tidur

[Pre-Chorus]

Yeah

Ya

We’re happy, free, confused and lonely in the best way

Kita bahagia, bebas, bingung dan kesepian dengan cara yang terbaik

It’s miserable and magical, oh, yeah

Ini menyedihkan sekaligus ajaib, oh, ya

Tonight’s the night when we forget about the heartbreaks

Malam ini adalah malam ketika kita melupakan semua patah hati

It’s time, oh-oh

Sudah waktunya, oh-oh

[Chorus]

(Hey!) I don’t know about you

(Hei!) Aku tidak tahu soal kamu

But I’m feeling twenty-two

Tapi aku merasa dua puluh dua

Everything will be alright if (Ooh)

Semua akan baik-baik saja jika (Ooh)

You keep me next to you

Kamu tetap berada di sisiku

You don’t know about me

Kamu tidak tahu soal aku

But I’ll bet you want to

Tapi aku yakin kamu ingin tahu

Everything will be alright if (Alright)

Semua akan baik-baik saja jika (Baik-baik saja)

We just keep dancing like we’re

Kita terus saja berdansa seperti kita

Twenty-two, twenty-two

Dua puluh dua, dua puluh dua

[Bridge]

It feels like one of those nights

Ini terasa seperti salah satu dari malam-malam itu

We ditch the whole scene

Kita meninggalkan semua keramaian itu

It feels like one of those nights

Ini terasa seperti salah satu dari malam-malam itu

We won’t be sleepin’

Kita tidak akan tidur

It feels like one of those nights

Ini terasa seperti salah satu dari malam-malam itu

You look like bad news

Kamu terlihat seperti kabar buruk

I gotta have you

Aku harus memilikimu

I gotta have you (You)

Aku harus memilikimu (Kamu)

[Chorus]

(Hey!) I don’t know about you

(Hei!) Aku tidak tahu soal kamu

But I’m feeling twenty-two

Tapi aku merasa dua puluh dua

Everything will be alright if (Ooh)

Semua akan baik-baik saja jika (Ooh)

You keep me next to you

Kamu tetap berada di sisiku

You don’t know about me

Kamu tidak tahu soal aku

But I’ll bet you want to

Tapi aku yakin kamu ingin tahu

Everything will be alright if

Semua akan baik-baik saja jika

We just keep dancing like we’re

Kita terus saja berdansa seperti kita

Twenty-two, twenty-two

Dua puluh dua, dua puluh dua

[Outro]

It feels like one of those nights (Twenty-two)

Ini terasa seperti salah satu dari malam-malam itu (Dua puluh dua)

We ditch the whole scene

Kita meninggalkan semua keramaian itu

It feels like one of those nights (Twenty-two)

Ini terasa seperti salah satu dari malam-malam itu (Dua puluh dua)

We won’t be sleeping

Kita tidak akan tidur

It feels like one of those nights (Twenty-two)

Ini terasa seperti salah satu dari malam-malam itu (Dua puluh dua)

You look like bad news

Kamu terlihat seperti kabar buruk

I gotta have you

Aku harus memilikimu

I gotta have you

Aku harus memilikimu

Konteks di Balik Lagu 22 dari Taylor Swift

Taylor menulis lagu ini bersama dua produser legendaris asal Swedia, Max Martin dan Shellback, saat mengerjakan album keempatnya, Red.

Ini adalah pertama kalinya Taylor memilih berkolaborasi dengan orang lain setelah menulis album Speak Now sepenuhnya sendirian.

Lagu ini terinspirasi langsung dari kehidupan Taylor bersama sekelompok sahabat dekatnya yang saat itu menjadi bagian penting dari hari-harinya.

Dalam sebuah wawancara, Taylor mengungkapkan bahwa ia ingin menulis tentang musim panasnya yang penuh tawa dan kebersamaan, dengan semangat “kita masih di usia dua puluhan dan tidak tahu apa-apa, dan itu menyenangkan.”

Ia juga pernah menyebut bahwa usia 22 adalah tahun favoritnya dalam hidupnya karena ada rasa kemungkinan yang tak terbatas di dalamnya.

Lagu ini didedikasikan untuk dua sahabatnya saat itu, aktris Dianna Agron dan penyanyi Selena Gomez.

Taylor juga menyisipkan sebuah easter egg kecil dalam lagu ini berupa suara seseorang yang berbisik “Who’s Taylor Swift anyway? Ew”, yang merupakan lelucon untuk menertawakan dirinya sendiri.

Lagu ini dirilis ulang sebagai bagian dari Red (Taylor’s Version) pada November 2021, sebagai bagian dari upaya Taylor untuk memiliki kembali master rekaman miliknya setelah perselisihan dengan label lamanya.

Fakta Menarik tentang Lagu 22

Kolaborasi dengan Produser Kelas Dunia

Lagu "22" ditulis bersama Max Martin dan Shellback, dua produser Swedia yang sebelumnya dikenal lewat hit-hit besar artis top dunia. Ini menandai babak baru dalam karier Taylor yang mulai merambah dunia pop secara lebih berani.

Lagu Ini Punya Easter Egg Tersembunyi

Dalam verse kedua, ada potongan suara yang menyebut "Who's Taylor Swift, anyway? Ew" yang merupakan cara Taylor menertawakan ketenaran dirinya sendiri dengan nada penuh humor dan tidak terlalu serius.

Topi Ikonik yang Jadi Tradisi di Eras Tour

Selama Eras Tour, Taylor selalu mengenakan topi hitam saat membawakan lagu ini dan kemudian memberikan topi yang sudah ia tanda tangani kepada satu orang penonton beruntung di setiap pertunjukan. Momen ini menjadi salah satu yang paling dinantikan di setiap malam konser.

Lagu Pembuka Era Red di Eras Tour

Setiap kali memasuki segmen Red dalam rangkaian Eras Tour, "22" selalu menjadi lagu pertama yang dibawakan. Pilihan ini menegaskan posisi lagu ini sebagai salah satu yang paling berenergi dan paling dicintai dari seluruh diskografi Taylor.

Momen Bianka Bryant yang Mengharukan

Dalam film konser Eras Tour, Taylor memberikan topi "22"-nya kepada Bianka Bryant, putri mendiang Kobe Bryant yang saat itu baru berusia enam tahun. Momen itu menjadi salah satu bagian paling mengharukan dalam film tersebut karena hubungan persahabatan yang sudah lama terjalin antara Taylor dan keluarga Bryant.

Lagu yang Melampaui Zamannya

Walau dirilis pada 2012, "22" kembali masuk tangga lagu di berbagai negara saat Red (Taylor's Version) diluncurkan pada 2021. Banyak kritikus musik yang menyebut versi rekamannya justru terdengar lebih hangat dan lebih bermakna dibandingkan versi aslinya.