Makna Lagu Anti-Hero - Taylor Swift

Artis

Taylor Swift

Album

Midnights

Tahun

2022

Genre

Pop Rock, Synth-Pop, Electropop

Negara

Amerika
Opini Redaksi

Lagu ini adalah pengakuan paling jujur yang pernah Taylor Swift tulis tentang dirinya sendiri.

“Anti-Hero” bukan tentang orang lain, tapi tentang sisi gelap diri Taylor yang selama ini ia sembunyikan bahkan dari dirinya sendiri.

Judul lagu ini merujuk pada karakter dalam cerita yang bukan pahlawan sejati, bukan pula penjahat murni, tapi seseorang yang berbuat salah meski tahu mana yang benar.

Taylor menempatkan dirinya dalam posisi itu karena ia merasa ia sering menjadi sumber masalah dalam hidupnya sendiri.

Depresi yang ia gambarkan bukan sekadar kesedihan, tapi sesuatu yang menggerogoti rutinitas dan membuatnya terjebak di tengah malam bahkan di siang hari.

Rasa bersalah karena menjauh dari orang-orang terdekat juga jadi bagian besar dari lagu ini.

Ia tahu ia punya kekurangan, ia tahu orang-orang di sekitarnya melihatnya, tapi ia juga mengakui betapa sulitnya ia untuk berubah.

Lirik “I’ll stare directly at the sun but never in the mirror” adalah inti dari seluruh lagu ini karena ia jujur bahwa ia lebih mudah menghadapi hal yang menyilaukan di luar daripada melihat dirinya sendiri.

Apakah merasa menjadi masalah bagi orang lain adalah perasaan yang universal? Ya, dan itulah kenapa lagu ini menyentuh begitu banyak orang di seluruh dunia.

Terjemahan Lirik Lagu Anti-Hero dari Taylor Swift

[Verse 1]

I have this thing where I get older, but just never wiser

Aku punya kebiasaan di mana aku semakin tua, tapi tidak pernah semakin bijak

Midnights become my afternoons

Tengah malam menjadi siang hariku

When my depression works the graveyard shift, all of the people

Ketika depresinya bekerja di giliran malam, semua orang

I’ve ghosted stand there in the room

Yang pernah aku abaikan berdiri di sana dalam ruangan

[Pre-Chorus]

I should not be left to my own devices

Aku seharusnya tidak dibiarkan sendiri dengan perangkatku

They come with prices and vices

Mereka datang dengan harga dan keburukan

I end up in crisis

Aku berakhir dalam krisis

(Tale as old as time)

(Kisah setua waktu)

I wake up screaming from dreaming

Aku terbangun sambil berteriak dari mimpi

One day, I’ll watch as you’re leaving

Suatu hari, aku akan menyaksikanmu pergi

‘Cause you got tired of my scheming

Karena kamu sudah lelah dengan rencana burukku

(For the last time)

(Untuk terakhir kalinya)

[Chorus]

It’s me, hi

Ini aku, hai

I’m the problem, it’s me

Aku adalah masalahnya, itu aku

At teatime, everybody agrees

Saat minum teh, semua orang setuju

I’ll stare directly at the sun, but never in the mirror

Aku akan menatap langsung ke matahari, tapi tidak pernah ke cermin

It must be exhausting always rooting for the anti-hero

Pasti melelahkan selalu mendukung sang anti-hero

[Verse 2]

Sometimes, I feel like everybody is a sexy baby

Kadang, aku merasa semua orang adalah bayi yang seksi

And I’m a monster on the hill

Dan aku adalah monster di atas bukit

Too big to hang out, slowly lurching toward your favorite city

Terlalu besar untuk hangout, perlahan-lahan bergerak menuju kota favoritmu

Pierced through the heart, but never killed

Tertusuk jantungnya, tapi tidak pernah mati

Konteks di Balik Lagu Anti-Hero dari Taylor Swift

“Anti-Hero” lahir dari malam-malam panjang yang Taylor Swift habiskan bersama produser Jack Antonoff di studio rumah Antonoff di Brooklyn dan di Electric Lady Studio, New York.

Album Midnights secara keseluruhan terinspirasi dari apa yang Taylor sebut sebagai “13 malam tanpa tidur” di berbagai fase hidupnya.

Taylor mengungkapkan di Instagram bahwa lagu ini adalah favoritnya yang pernah ia tulis karena menurutnya ia belum pernah se-jujur ini dalam mengeksplorasi insekuritasnya.

Ia mengaku berjuang dengan perasaan bahwa hidupnya sudah terlalu besar dan tidak terasa nyata lagi sebagai seorang manusia biasa.

Ketenaran yang terus membesar membuatnya merasa seperti sosok yang tidak bisa lagi berbaur dan itu tercermin dalam metafora “monster on the hill” di lagu ini.

Album Midnights sendiri dikerjakan saat pasangan mereka masing-masing sedang syuting film bersama di Panama, sehingga Taylor dan Antonoff punya banyak waktu sendirian di New York untuk bereksperimen.

Keterbukaan Taylor soal gangguan makan juga turut ditampilkan dalam video musik lagu ini meski salah satu adegan akhirnya dihapus setelah mendapat kritik dari sebagian penonton.

Fakta Menarik tentang Lagu Anti-Hero

Lagu Favorit Taylor Swift Sepanjang Kariernya

Taylor secara terbuka menyebut "Anti-Hero" sebagai salah satu lagu terbaik yang pernah ia tulis, menekankan bahwa ia belum pernah menggali insekuritasnya sedalam ini dalam sebuah lagu.

Memecahkan Rekor Spotify di Hari Pertama

Pada hari perilisannya, "Anti-Hero" meraih lebih dari 17,4 juta streaming di Spotify dalam 24 jam pertama, memecahkan rekor streaming terbesar di hari pembukaan untuk lagu global maupun Amerika Serikat pada saat itu.

Mendominasi Seluruh Top 10 Billboard Hot 100

Saat "Anti-Hero" dirilis bersamaan dengan album Midnights, Taylor Swift menjadi artis pertama dalam sejarah yang menguasai seluruh 10 besar Billboard Hot 100 dalam satu pekan, semuanya dari satu album yang sama.

Menang 6 Penghargaan di MTV VMA 2023

Dari 7 kategori yang dinominasikan, "Anti-Hero" menang di 6 kategori termasuk Video of the Year, menjadikan Taylor sebagai artis pertama yang memenangkan kategori bergengsi tersebut dua tahun berturut-turut.

Direkam Saat Pasangan Mereka Syuting Bersama

Taylor dan Antonoff mengerjakan Midnights selama pasangan masing-masing berperan dalam satu film yang sama di Panama, sehingga keduanya punya banyak waktu sendirian di New York untuk merekam album ini setiap malam.

Artis Pertama dengan Nomor Satu Radio di Tiga Dekade

Keberhasilan "Anti-Hero" di puncak tangga Radio Songs menjadikan Taylor Swift sebagai satu-satunya artis yang pernah meraih nomor satu di radio Amerika pada dekade 2000an, 2010an, dan 2020an sekaligus.