Lagu ini adalah pernyataan identitas yang paling jujur dari Oasis sejak hari pertama mereka dikenal dunia.
Baris pembuka “I need to be myself, I can’t be no one else” bukan sekadar kata pembuka, ini adalah manifesto hidup yang Noel tulis tanpa banyak berpikir.
Tapi justru di situlah kekuatannya, kalimat yang lahir dari insting terasa lebih nyata dari yang direncanakan berbulan-bulan.
Lagu ini menggambarkan euforia sesaat, gin and tonic, mobil BMW, kapal selam kuning, semua gambaran yang terasa seperti obrolan ngawur di sudut bar tapi entah kenapa terasa hidup.
Karakter “Elsa” yang disebut di verse kedua sebenarnya adalah anjing milik sound engineer studio, bukan manusia sungguhan.
Tapi Noel memasukkannya ke dalam lagu begitu saja karena lirik baginya bukan hal terpenting, melodi lah yang paling utama.
Chorus tentang seorang teman yang duduk sendirian dan hidup di bawah air terjun menghadirkan nada yang lebih sepi di tengah lagu yang terasa energik.
Itu bisa jadi gambaran seseorang yang tidak terlihat dan tidak terdengar oleh dunia sekitarnya.
Ada kontras yang menarik antara kepercayaan diri di awal lagu dengan kesendirian yang muncul di bagian chorus.
Pada akhirnya, “Supersonic” bukan tentang makna yang dalam, ini tentang bagaimana sebuah band muda dari Manchester berdiri di depan dunia dan berkata: inilah kami, suka atau tidak.
Terjemahan Lirik Lagu Supersonic dari Oasis
[Verse 1]
I need to be myself
Aku harus menjadi diriku sendiri
I can’t be no one else
Aku tidak bisa menjadi orang lain
I’m feeling supersonic, give me gin and tonic
Aku merasa supersonic, beri aku gin and tonic
You can have it all, but how much do you want it?
Kamu bisa memiliki segalanya, tapi seberapa besar kamu menginginkannya?
You make me laugh
Kamu membuatku tertawa
Give me your autograph
Beri aku tanda tanganmu
Can I ride with you in your BMW?
Bolehkah aku ikut bersamamu di BMW-mu?
You can sail with me in my yellow submarine
Kamu bisa berlayar bersamaku di kapal selam kuningku
[Pre-Chorus]
You need to find out
Kamu harus mencari tahu
‘Cause no one’s gonna tell you what I’m on about
Karena tidak ada yang akan memberitahumu apa yang kumaksud
You need to find a way for what you want to say
Kamu harus menemukan cara untuk mengungkapkan apa yang ingin kamu katakan
But before tomorrow
Tapi sebelum hari esok tiba
[Chorus]
‘Cause my friend said he’d take you home
Karena temanku bilang dia akan mengantarmu pulang
He sits in a corner all alone
Dia duduk sendirian di sudut ruangan
He lives under a waterfall
Dia hidup di bawah air terjun
Nobody can see him
Tidak ada yang bisa melihatnya
Nobody can ever hear him call
Tidak ada yang pernah bisa mendengar panggilannya
[Verse 2]
You need to be yourself
Kamu harus menjadi dirimu sendiri
You can’t be no one else
Kamu tidak bisa menjadi orang lain
I know a girl called Elsa, she’s into Alka-Seltzer
Aku kenal seorang gadis bernama Elsa, dia suka Alka-Seltzer
She sniffs it through a cane on a supersonic train
Dia menghirupnya melalui batang di kereta supersonic
And she makes me laugh
Dan dia membuatku tertawa
I got her autograph
Aku mendapat tanda tangannya
She done it with a doctor on a helicopter
Dia melakukannya bersama seorang dokter di helikopter
She’s sniffing in a tissue selling the Big Issue
Dia mendengus ke tisu sambil menjual majalah Big Issue
[Pre-Chorus]
When she finds out
Ketika dia tahu
No one’s gonna tell her what I’m on about
Tidak ada yang akan memberitahunya apa yang kumaksud
You need to find a way for what you want to say
Kamu harus menemukan cara untuk mengungkapkan apa yang ingin kamu katakan
But before tomorrow
Tapi sebelum hari esok tiba
Konteks di Balik Lagu Supersonic dari Oasis
Lagu ini lahir pada tanggal 19 Desember 1993 di Pink Museum Studio, Liverpool, dalam waktu yang sangat singkat.
Noel Gallagher menulis liriknya di ruang belakang studio sementara anggota band lainnya sedang makan malam bersama.
Sesi rekaman hari itu sebenarnya ditujukan untuk lagu lain, namun tidak ada yang berjalan sesuai rencana.
Ketika Noel keluar dari ruangan dengan lagu baru, seluruh rekaman termasuk mixing selesai dalam sekitar 11 jam.
Noel mengakui dalam sebuah wawancara dengan majalah Spin pada 2008 bahwa ia menulis lagu itu dalam kondisi mabuk, dan seluruh tiga album pertama Oasis lahir dalam kondisi serupa.
Gin and tonic yang disebutkan dalam lirik bukan sekadar imajinasi, menurut sound engineer Dave Scott, Noel memang minum gin and tonic malam itu karena disarankan olehnya setelah pulang dari penerbangan Prancis, dan efeknya langsung masuk ke dalam lirik.
Nama “Elsa” dalam lagu adalah nama anjing milik Dave Scott yang malam itu buang angin keras di studio dan bersembunyi di bawah meja mixing.
Lagu ini kemudian dipilih sebagai debut single Oasis menggantikan “Bring It On Down” setelah label Creation mendengarnya dan langsung terpesona.
Dirilis pada 11 April 1994, lagu ini menjadi tanda tembakan awal era Britpop yang kemudian mendominasi musik Inggris sepanjang pertengahan 1990an.