Lagu “Tsunami” milik NIKI bercerita tentang perasaan jatuh cinta yang datang tiba-tiba dan tak bisa dibendung.
NIKI menggambarkan sosok yang dicintainya seperti bencana alam yang menyapu segalanya, mengubah dunianya dalam sekejap.
Ada ketakutan di balik perasaan itu karena NIKI awalnya menolak untuk menyerah pada rasa tersebut.
Ia bahkan berjanji pada diri sendiri untuk tidak larut, tapi kenyataannya ia sudah tenggelam lebih dalam dari yang ia sadari.
Frasa “it’s like you’ve known me through all my past lives” menunjukkan betapa kuatnya koneksi yang ia rasakan, seolah keduanya memang sudah ditakdirkan untuk bertemu.
Bagian chorus yang berbunyi “I’m going under, storm, lightning, thunder” adalah puncak dari pengakuan bahwa ia sudah tidak bisa melawan perasaannya sendiri.
NIKI tidak mencoba menutupi kebingungannya, bahkan kata “fuck” yang muncul berulang kali di lagu ini justru menegaskan betapa tidak terduganya perasaan itu bagi dirinya sendiri.
Di verse kedua, ada pertarungan batin yang jelas karena ia tahu perasaan ini bisa menjadi kehancurannya tapi ia tetap tidak bisa pergi.
Bagian outro adalah momen penyerahan diri sepenuhnya, di mana ia akhirnya berdamai dengan kenyataan bahwa ia sudah jatuh cinta.
Lagu ini bukan tentang cinta yang manis dan mudah, melainkan tentang cinta yang menakutkan sekaligus tak terhindarkan.
Terjemahan Lirik Lagu Tsunami dari NIKI
[Verse 1]
A roaring tsunami
Sebuah tsunami yang menggelegar
You came crashing in like an act of God
Kamu datang menghantam seperti kehendak Tuhan
Shake my earth, suck the air out, burn me down
Mengguncang bumi ku, menyedot udara, membakar ku habis
It’s like you’ve known me through all my past lives
Sepertinya kamu mengenalku di semua kehidupan lampauku
What an evil thought
Sungguh pikiran yang jahat
Wreck my plans, stop me dead, kiss me now
Hancurkan rencanaku, hentikan aku, cium aku sekarang
[Pre-Chorus]
Hand on my leg
Tanganmu di kakiku
Chokehold on my head
Cengkeraman erat di kepalaku
I wanna be wherever you are
Aku ingin ada di mana pun kamu berada
Wanna get carried away
Ingin terbawa arus
Want wave after wave ’cause
Ingin ombak demi ombak karena
[Chorus]
I’m going under
Aku tenggelam
Storm, lightning, thunder
Badai, petir, guntur
I’m drowning in the deepest of truths
Aku tenggelam dalam kebenaran yang paling dalam
Fuck, I think I’m falling for you
Sial, aku rasa aku jatuh cinta padamu
[Verse 2]
You spoke and the wind changed the very first day
Kamu bicara dan angin berubah sejak hari pertama
Right away, I knew
Seketika itu, aku tahu
It was over, you exist now, to my doom
Semuanya berakhir, kamu ada sekarang, menjadi kehancuranku
And I swore I wouldn’t curl up in the palm of your hand
Dan aku bersumpah tidak akan meringkuk di telapak tanganmu
Oh no, I refuse
Oh tidak, aku menolak
There’s nothing I can do
Tidak ada yang bisa aku lakukan
[Pre-Chorus]
I asked you at the beach
Aku bertanya padamu di pantai
Swan dove headfirst into the blue
Menyelam seperti angsa langsung ke dalam kebiruan
Was this a crazy reach?
Apakah ini terlalu berlebihan?
And the rest is glorious history, ain’t it now? ‘Cause
Dan sisanya sudah menjadi sejarah yang indah, bukan? Karena
[Chorus]
I’m going under
Aku tenggelam
Storm, lightning, thunder
Badai, petir, guntur
I’m drowning in the deepest of truths
Aku tenggelam dalam kebenaran yang paling dalam
Fuck, I think I’m falling for you
Sial, aku rasa aku jatuh cinta padamu
I’m tired of playing pretend
Aku lelah berpura-pura
I wanna jump right off the deep end
Aku ingin melompat langsung ke ujung yang paling dalam
Sink into the God-honest truth
Tenggelam ke dalam kebenaran yang sesungguhnya
Fuck, I think I’m falling for you
Sial, aku rasa aku jatuh cinta padamu
[Outro]
(I’m going under)
(Aku tenggelam)
Fuck, I think I’m falling for you
Sial, aku rasa aku jatuh cinta padamu
Oh, I think I’m falling for you
Oh, aku rasa aku jatuh cinta padamu
Fuck, I think I’m falling for you
Sial, aku rasa aku jatuh cinta padamu
Konteks di Balik Lagu Tsunami dari NIKI
“Tsunami” dirilis pada 26 Juli 2024 sebagai single ketiga dari album ketiga NIKI yang berjudul Buzz.
NIKI sendiri menyebut bahwa lagu ini terinspirasi dari pantai-pantai di Australia yang ia kunjungi selama masa pembuatan album.
Ia mengisahkan bahwa saat memandang pantai emas Australia, suasananya terasa begitu nyata dan hidup hingga ia langsung merasa pemandangan itu harus dijadikan sebuah lagu.
NIKI juga mengungkapkan bahwa perasaan yang menjadi bahan baku lagu ini terasa seperti gelombang besar kegembiraan dan kegairahan, tapi ia harus merahasiakannya pada saat itu.
Ketegangan antara perasaan yang meluap dan keharusan untuk diam itulah yang akhirnya membentuk karakter lagu ini, yaitu meledak di bagian chorus tapi tetap tenang di bagian lainnya.
Album Buzz secara keseluruhan lahir dari periode kelelahan dan krisis identitas yang dialami NIKI setelah tur panjang untuk album sebelumnya, Nicole.
NIKI menulis lagu-lagu di album ini di sela-sela jadwal tur tanpa visi yang konkret, dan “Tsunami” mewakili satu kepingan dari proses ia memahami dirinya sendiri kembali.
Dalam sebuah wawancara, NIKI menyatakan bahwa “Tsunami” menjelajahi perasaan berada di ambang jatuh cinta sepenuhnya dan segala gelombang emosi yang menyertainya.