Makna Lagu Mendarah - Nadin Amizah

Artis

Nadin Amizah

Album

Selamat Ulang Tahun

Tahun

2020

Genre

Pop Indonesia

Negara

Indonesia

Opini Redaksi

Lagu ini bercerita tentang seseorang yang merasa jiwanya tidak utuh setelah berpisah dengan orang yang sangat ia cintai.

Raga ada di sini, tapi hati tetap tertambat pada sosok yang sudah tidak lagi bisa dijangkau secara fisik.

Perasaan itu digambarkan sebagai kondisi antara mati dan hidup yang sama-sama berat untuk dijalani.

Nadin tidak meminta maaf atas perpisahan itu karena yang ia rindukan bukan permintaan maaf, melainkan pelukan yang sudah lama terlupa.

Itulah yang membuat lagu ini terasa berbeda karena ia menyentuh kerinduan yang sangat spesifik dan manusiawi.

Dalam chorus, Nadin menyebut dua tempat sebagai “rumah yang berbeda” dan itu bisa berarti dua hal yaitu jarak fisik yang jauh, atau bahkan dua dunia yang berbeda antara yang masih hidup dan yang sudah tiada.

Satu-satunya cara terhubung dengan orang itu hanya lewat doa, dan itu pun terasa jauh.

Namun meski jauh, Nadin tetap menjaga hati itu dengan cara diam-diam menyimpan nama orang tersebut sebagai rahasia.

Di bagian bridge, ada satu hal kecil yang ia syukuri yaitu bahwa setidaknya pernah ada cerita dan kenangan bersama orang itu.

Akhirnya semua itu “mendarah” artinya meresap begitu dalam hingga menjadi bagian dari dirinya, seperti frasa “mendarah daging” yang berarti sesuatu yang sudah menyatu sepenuhnya.

Arti Lirik Lagu Mendarah dari Nadin Amizah

[Verse 1]

Bagaikan jiwa yang terpisah

Mati enggan hidup pun susah

Jiwanya t’lah lama direnggut waktu

Katanya hatiku t’lah lama terbelah

Bagai cangkang kosong terpisah

Ragaku ada di sini

Tapi hatiku bersamamu

Bait ini menggambarkan kondisi seseorang yang merasa hampa setelah kehilangan orang yang ia sayangi.

Ada perasaan tidak bisa maju dan tidak bisa kembali, seperti terjebak di antara dua pilihan yang sama-sama menyakitkan.

Gambaran “cangkang kosong” sangat kuat untuk menunjukkan bahwa tubuh masih ada, tapi isi di dalamnya sudah pergi bersama orang itu.

[Pre-Chorus]

Bukan maaf

Yang kuminta

Tapi peluk

Yang kulupa

Bagian ini adalah salah satu momen paling jujur dalam lagu ini.

Nadin tidak butuh penjelasan atau permintaan maaf karena yang ia rindukan hanyalah kehangatan yang dulu pernah ada dan kini terlupa oleh jarak dan waktu.

[Chorus]

Ini cerita tentang rumah yang berbeda

Dan berjarak jauh

Hanya tersentuh dalam jarak doa

Ada hati yang kujaga

Namamu jadi rahasia

Dalam diam ‘kan kubawa

Mendarah

Chorus ini adalah inti dari seluruh lagu.

“Rumah yang berbeda” bisa bermakna dua hal yaitu dua orang yang hidup di tempat yang berjauhan, atau dua orang yang sudah berada di dunia yang berbeda.

Meski tak bisa dijangkau, nama orang itu tetap dijaga dalam diam dan akhirnya menjadi bagian yang tak terpisahkan dari diri Nadin.

[Bridge]

Setidaknya

Ada cerita

Di mana ada

Kamu dalamnya

Bridge ini membawa sedikit rasa syukur di tengah kesedihan.

Meski perpisahan itu menyakitkan, Nadin bersyukur karena pernah ada momen indah yang melibatkan orang tersebut dan itu sudah cukup untuk dibawa seumur hidup.

Konteks di Balik Lagu Mendarah dari Nadin Amizah

Lagu Mendarah dirilis pada 28 Mei 2020, bertepatan dengan hari ulang tahun Nadin Amizah yang ke-20.

Album perdananya yang berjudul Selamat Ulang Tahun menjadi kado sekaligus penanda babak baru dalam perjalanan musiknya.

Yang mengejutkan, lagu ini ternyata terinspirasi dari sosok yang sangat personal yaitu papa kandung Nadin sendiri.

Nadin bahkan sempat meminta izin langsung kepada sang papa lewat pesan WhatsApp sebelum merilis lagu ini karena lagu itu menyinggung kisah keluarga mereka.

Papa Nadin pun merespons dengan hangat dan menyukai lagu yang ditulis anaknya itu.

Latar belakang keluarga Nadin yang punya dinamika tersendiri membuat lirik tentang “rumah yang berbeda” dan “jarak yang jauh” terasa sangat nyata dan bukan sekadar kiasan.

Lagu ini ditulis bersama Zulqi Lael Ramadhana dan diproduseri oleh Ibnu Dian, menghasilkan aransemen yang sederhana namun emosional.

Tak lama setelah rilis album, Mendarah terpilih menjadi original soundtrack miniseri Sementara, Selamanya yang disutradarai Reza Rahadian dan dibintangi Laura Basuki.

Reza Rahadian sendiri memuji kemampuan Nadin dan menyebut bahwa hati Nadin penuh dengan pengalaman hidup yang luar biasa sehingga mampu merangkai kata dengan begitu indah.

Nadin pun mengungkapkan bahwa lagu Mendarah punya filosofi tersendiri yaitu tentang seseorang yang mengagumi orang lain dari kejauhan tanpa bisa benar-benar menyentuhnya.

Fakta Menarik tentang Lagu Mendarah

Lahir di Hari Ulang Tahun ke-20

Mendarah dirilis tepat pada tanggal 28 Mei 2020, hari ulang tahun Nadin Amizah yang ke-20. Album Selamat Ulang Tahun menjadi cara Nadin merayakan momen spesial itu sekaligus memperkenalkan dirinya kepada publik sebagai penyanyi dan penulis lagu.

Terinspirasi dari Papa Kandung Nadin

Lagu ini bukan sekadar cerita fiktif karena ternyata Nadin menulisnya berdasarkan kisah nyata tentang hubungannya dengan sang papa. Nadin bahkan meminta izin terlebih dahulu sebelum merilis lagu tersebut dan papanya langsung menyukainya.

OST Miniseri Sementara, Selamanya

Mendarah terpilih menjadi soundtrack miniseri yang disutradarai Reza Rahadian dan dibintangi Laura Basuki. Pemilihan lagu ini disebut sangat cocok dengan tema miniseri yang berkisah tentang jarak dan perasaan yang tidak tersampaikan.

35 Juta Lebih Pendengar di Spotify

Hingga saat ini lagu Mendarah telah diputar lebih dari 35 juta kali di Spotify, menjadikannya salah satu lagu Nadin Amizah yang paling banyak didengarkan di platform tersebut.

Viral di TikTok

Lagu ini kembali ramai digunakan di TikTok pada 2023 sebagai latar suara untuk berbagai konten emosional dan personal, membuktikan bahwa Mendarah punya daya tahan yang kuat di tengah arus musik yang terus berubah.

Judul Diambil dari Frasa Mendarah Daging

Kata "mendarah" dalam judul lagu ini diambil dari frasa "mendarah daging" yang berarti sesuatu yang sudah meresap sangat dalam ke dalam diri seseorang. Nadin memilih kata ini untuk menggambarkan bagaimana kenangan dan cinta yang ia simpan sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari hidupnya.