Makna Lagu Beranjak Dewasa - Nadin Amizah

Artis

Nadin Amizah

Album

Selamat Ulang Tahun

Tahun

2020

Genre

Folk / Indie

Negara

Indonesia

Opini Redaksi

Lagu ini bukan sekadar tentang bertambah usia.

Nadin Amizah menulis “Beranjak Dewasa” sebagai refleksi tentang generasi muda yang dipaksa masuk ke dunia dewasa jauh lebih cepat dari yang seharusnya.

Ada kelelahan yang nyata di balik lirik lagu ini.

Bukan kelelahan fisik, tapi kelelahan dari beban moral, tekanan sosial, dan tuntutan hidup yang datang terlalu dini.

Quarter life crisis bukan istilah yang asing bagi anak muda Indonesia, dan lagu ini terasa seperti cerminan dari krisis itu.

Nadin membuka lagu dengan kalimat yang biasanya ada di penutup sebuah cerita: “Pada akhirnya ini semua hanyalah permulaan.”

Penempatan itu bukan kebetulan karena Nadin ingin menegaskan bahwa apapun yang terjadi, setiap akhir selalu membuka pintu menuju babak baru.

Frasa “mati lebih cepat” yang diulang dalam chorus bukan berbicara soal kematian secara harfiah.

Kematian di sini bisa berarti kematian mimpi, kematian semangat berkarya, atau kematian identitas diri di tengah tekanan yang tak henti.

Tapi meski semua itu terasa berat, lagu ini tetap berakhir dengan satu keyakinan: kita masih saja berusaha.

Arti Lirik Lagu Beranjak Dewasa dari Nadin Amizah

[Verse 1]

Pada akhirnya ini semua

Hanyalah permulaan

Pada akhirnya kami semua

Berkawan dengan sebentar

Nadin membuka lagu dengan kesimpulan, bukan pendahuluan.

Ini cara Nadin menyampaikan inti pesan di awal: apapun yang terjadi dalam hidup, semuanya hanya sebuah permulaan.

Frasa “berkawan dengan sebentar” menggambarkan betapa singkatnya ikatan yang terasa akrab dalam masa muda.

Pertemuan yang terasa bermakna, tapi pada akhirnya juga harus direlakan.

[Pre-Chorus]

Berbaring tersentak tertawa

Tertawa dengan air mata

Mengingat bodohnya dunia

Dan kita yang masih saja

Berusaha

Bagian ini menggambarkan ironi hidup yang sering dirasakan anak muda.

Tertawa di luar, menangis di dalam, itulah gambaran dari “tertawa dengan air mata.”

Dunia terasa bodoh dan tidak adil, tapi kita tetap tidak berhenti mencoba.

Ada campuran kelelahan dan keberanian di sini, dua perasaan yang sering datang bersamaan saat proses pendewasaan sedang berlangsung.

[Chorus]

Kita beranjak dewasa

Jauh terburu seharusnya

Bagai bintang yang jatuh

Jauh terburu waktu

Mati lebih cepat

Mati lebih cepat

Inilah inti dari seluruh lagu ini.

Generasi muda dipaksa dewasa terlalu cepat, jauh melampaui kesiapan mereka.

“Bagai bintang yang jatuh” menggambarkan sesuatu yang bergerak terlalu cepat menuju habisnya.

“Mati lebih cepat” diulang dua kali sebagai penegasan bahwa ini bukan sekadar kemungkinan, tapi sesuatu yang benar-benar dirasakan banyak orang muda hari ini.

Bisa berupa kematian mimpi, kematian karakter, atau kematian hasrat yang perlahan padam di bawah beban kehidupan.

[Verse 2]

Pada akhirnya

Tirai tertutup

Pemeran harus menunduk

Pada akhirnya

Aku berdoa

Namaku akan kau bawa

Tirai yang tertutup adalah akhir dari satu babak kehidupan.

Seperti pertunjukan teater yang usai, ada saatnya kita harus menunduk dan melepaskan peran yang selama ini kita mainkan.

Kalimat “namaku akan kau bawa” adalah doa yang sangat personal, sebuah harapan untuk dikenang oleh orang yang pernah hadir dalam hidupnya.

Ini memberikan nuansa kesedihan yang tenang, bukan amarah.

[Outro]

Pada akhirnya ini semua

Hanyalah permulaan

Lagu ditutup dengan kalimat yang sama seperti pembukaannya.

Strukturnya yang melingkar ini menegaskan bahwa hidup terus berputar, setiap akhir selalu menjadi awal dari sesuatu yang baru.

Konteks di Balik Lagu Beranjak Dewasa dari Nadin Amizah

“Beranjak Dewasa” merupakan bagian dari album debut Nadin Amizah bertajuk Selamat Ulang Tahun yang dirilis tepat pada hari ulang tahunnya yang ke-20, 28 Mei 2020.

Album ini lahir dari keinginan Nadin untuk merekam dan mengarsipkan perjalanan hidupnya sebelum memasuki usia dua puluh.

Nadin menulis seluruh lirik di album ini sendirian, dengan proses yang panjang dan penuh kehati-hatian agar setiap kata benar-benar mewakili perasaannya.

Proses rekaman album ini dilakukan di kamar Nadin sendiri, yang menjadikan hasil rekamannya terasa sangat intim dan personal.

“Beranjak Dewasa” disebut sebagai salah satu lagu yang paling bermakna secara personal bagi Nadin dalam keseluruhan album ini.

Lagu ini juga diperuntukkan untuk teman-teman Nadin, merekam kenangan tentang masa SMA yang penuh tawa, harapan, sekaligus perpisahan.

Secara konsep, “Beranjak Dewasa” menempati posisi kelima dalam tracklist album, menjadi semacam titik klimaks dari alur emosi yang dibangun sejak lagu pertama.

Nadin sendiri menyebut tema besar albumnya adalah tentang kegelisahan, kebingungan, dan kebahagiaan yang campur aduk di masa pendewasaan.

Fakta Menarik tentang Lagu Beranjak Dewasa

"Beranjak Dewasa" adalah salah satu lagu paling banyak diputar dari album Selamat Ulang Tahun

Lagu ini menjadi salah satu track yang paling sering diputar di Spotify dari album debut Nadin, menembus lebih dari 21 juta streaming. Popularitasnya tidak lepas dari lirik yang sangat relevan dengan pengalaman anak muda Indonesia.

Album Selamat Ulang Tahun direkam di kamar pribadi Nadin

Keputusan Nadin untuk merekam albumnya di kamar sendiri bukan hanya soal keterbatasan, tapi juga pilihan artistik yang disengaja. Hasilnya adalah suara yang terasa dekat dan jujur, seolah Nadin sedang berbicara langsung kepada pendengarnya.

Lagu ini ditulis untuk teman-teman Nadin

Berbeda dari banyak lagu lain dalam albumnya yang bersifat sangat personal, "Beranjak Dewasa" ditujukan untuk lingkaran pertemanan Nadin. Lagu ini merekam momen-momen kebersamaan di masa SMA sebelum semuanya berubah dan masing-masing harus melangkah ke arah yang berbeda.

Nadin pernah membawakan lagu ini dengan aransemen yang lebih "bubbly" di festival musik

Ketika tampil di Joyland Festival Bali 2022, Nadin membawakan "Beranjak Dewasa" dengan aransemen yang lebih ceria dan penuh energi sebagai bagian dari upayanya menciptakan momen euforis di tengah festival. Ini menunjukkan bahwa lagu ini punya fleksibilitas emosional yang tidak terbatas pada satu nuansa.

"Beranjak Dewasa" menjadi bagian dari penelitian akademik

Lirik lagu ini telah dikaji secara ilmiah dalam beberapa penelitian di bidang sastra dan semiotika, termasuk menggunakan pendekatan Ferdinand de Saussure. Ini membuktikan bahwa kedalaman lirik Nadin tidak hanya dirasakan oleh pendengar biasa, tapi juga diakui dalam dunia akademis.