Lagu “betty” bukan sekadar lagu tentang kehilangan biasa.
Hindia, nama panggung dari Baskara Putra, menulis lagu ini untuk kucing kesayangannya yang bernama Betty.
Tapi yang membuat lagu ini begitu berat bukan hanya kematian Betty, melainkan cara lagu itu lahir ke dunia.
Baskara menulis dan merekam “betty” tanpa benar-benar sadar apa yang sedang dia tulis.
Lagu itu tidak direncanakan, bukan bagian dari konsep besar, hanya sebuah demo lebihan yang muncul begitu saja.
Lima menit setelah sesi rekaman selesai, Betty tumbang dan harus segera dibawa ke klinik.
Malam itu, Betty pergi untuk selamanya.
Seminggu setelahnya, Baskara baru menyadari bahwa tanpa sadar dia sudah menulis lagu perpisahan untuk Betty tepat di malam kepergiannya.
Rasanya seperti Betty sendiri yang berbicara melalui lagu itu, dan kalimat “you were talking through me” di verse ketiga menjadi semakin terasa berat saat kita tahu kisah di baliknya.
Terjemahan Lirik Lagu betty dari Hindia ft. White Chorus
[Verse 1]
Today I hope that I get better
Hari ini aku berharap bisa membaik
So I can love you more, so I can hear you more
Supaya aku bisa mencintaimu lebih, supaya aku bisa mendengarmu lebih
Today I hope that I get better
Hari ini aku berharap bisa membaik
Today I hope my heart gets stronger
Hari ini aku berharap hatiku semakin kuat
[Verse 2]
Today I hope my smile gets wider
Hari ini aku berharap senyumku semakin lebar
So I can finally say that I’m doing okay
Supaya akhirnya aku bisa bilang bahwa aku baik-baik saja
Today I hope that you fly higher
Hari ini aku berharap kamu bisa terbang lebih tinggi
Somehow I know that you’ll be fine
Entah kenapa aku tahu kamu akan baik-baik saja
[Chorus]
Oh, rebahlah
Tubuhmu, pejamkan mata
Oh, percayalah
Tubuhmu penuh cahaya
Bagian ini adalah inti dari seluruh lagu.
Sang penulis seperti sedang berbicara langsung kepada Betty yang kelelahan.
Kata “rebahlah” bukan sekadar ajakan untuk beristirahat, ini adalah penerimaan bahwa ada saatnya kita harus melepaskan.
“Tubuhmu penuh cahaya” adalah cara Baskara memberikan penghiburan, bukan hanya untuk Betty, tapi juga untuk dirinya sendiri.
[Verse 3]
Today I realized through this song
Hari ini aku menyadari melalui lagu ini
That you were talking through me, always been talking through me
Bahwa kamu berbicara melalui aku, selalu berbicara melalui aku
Baby you were always our angel
Kamu selalu menjadi malaikat kami
Someday I hope seeing your picture won’t be so painful
Suatu hari nanti, aku berharap melihat fotomu tidak akan sepedih ini
[Verse 4]
Today I hope that we had more time
Hari ini aku berharap kita punya lebih banyak waktu
So I could hug you more, so I could kiss you more
Supaya aku bisa memelukmu lebih, supaya aku bisa menciummu lebih
Today I’m here learning to let go
Hari ini aku di sini, belajar untuk melepaskan
Somehow I know that you’ll be fine
Entah kenapa aku tahu kamu akan baik-baik saja
[Chorus]
Oh, rebahlah
Tubuhmu, pejamkan mata
Oh, percayalah
Tubuhmu penuh cahaya
Oh, tidurlah
Yang tenang, aku beranjak
Oh, semua makhluk
Berbahagia, malaikat kecilku
Di bagian chorus kedua ini, ada kalimat baru yang muncul: “aku beranjak.”
Baskara tidak hanya melepaskan Betty, dia juga perlahan mulai belajar bergerak maju.
“Malaikat kecilku” adalah panggilan paling personal yang muncul di lagu ini, menegaskan betapa besar cinta Baskara untuk Betty.
[Bridge: Meidiana Tahir & Clara Friska Adinda]
Tidur yang tenang malaikatku
Jika bahagia
Yang kurasa
Hanya sementara
Akan kuhabiskan
Semua waktuku
Hanya bersamamu
Bridge ini disuarakan oleh dua vokalis dari White Chorus, Meidiana Tahir dan Clara Friska Adinda.
Suara mereka yang lembut membuat bagian ini terasa seperti doa.
Kalimat “jika bahagia yang kurasa hanya sementara” bukan berarti kebahagiaan itu tidak nyata, justru sebaliknya, setiap momen bahagia bersama Betty begitu berharga justru karena ia tidak berlangsung selamanya.
[Outro: Clara Friska Adinda]
Jika bahagia
Yang kurasa
Hanya sementara
Akan kuhabiskan
Semua waktuku
Hanya bersamamu
Outro ini adalah penutup yang paling menyentuh di seluruh lagu.
Suara Clara yang sendirian di akhir terasa seperti bisikan terakhir yang dikirimkan untuk Betty.
Bukan tangisan, tapi penerimaan yang damai bahwa kebersamaan yang singkat itu lebih dari cukup untuk dikenang seumur hidup.
Konteks di Balik Lagu betty dari Hindia ft. White Chorus
“betty” merupakan bagian dari mixtape Hindia bertajuk Doves, ’25 on Blank Canvas yang dirilis pada Februari 2025.
Mixtape ini berisi 16 lagu yang lahir dari berbagai pengalaman Baskara, mulai dari keresahan sosial-politik hingga kehilangan yang sangat personal.
Salah satu kehilangan terbesar yang Baskara tuangkan dalam mixtape ini adalah kematian dua kucing kesayangannya, Betty dan Mimi, yang pergi dalam waktu yang berdekatan.
Lagu “betty” sendiri lahir dari proses yang tidak direncanakan sama sekali, hanya sebuah demo lebihan dari sesi produksi bersama Emir.
Baskara baru menyadari seminggu setelah kepergian Betty bahwa secara tidak sadar dia telah menulis dan menyanyikan lagu tentang perpisahan itu, tepat di malam Betty meninggal, sebelum kejadian itu terjadi.
Momen itu yang membuat kalimat “you were talking through me” terasa bukan sekadar puisi, tapi sebuah pengakuan nyata.
White Chorus, yang terdiri dari Meidiana Tahir dan Clara Friska Adinda, dipilih untuk mengisi suara di bagian bridge dan outro, memberikan nuansa doa yang tenang dan penuh kelembutan.
Mixtape ini dibuat secara spontan dan melibatkan banyak musisi tanah air yang masing-masing membawa warna berbeda ke dalam setiap lagu.
Baskara dalam berbagai kesempatan menyebut bahwa karya ini bukan concept album, namun benang merah kehilangan dan penerimaan terasa jelas mengalir dari awal hingga akhir.