Lagu ini adalah surat cinta paling tulus yang pernah Taylor Swift tulis, bukan untuk pacar, tapi untuk ibunya.
Sepanjang karier musiknya yang penuh lagu percintaan, Taylor memilih satu momen istimewa untuk menulis tentang sosok yang paling berpengaruh dalam hidupnya yaitu sang ibu, Andrea Swift.
Lagu ini membawa pendengar menelusuri kenangan masa kecil Taylor dari usia tiga tahun, lima tahun, hingga tiga belas tahun.
Setiap kenangan yang ia ceritakan bukan momen besar atau peristiwa dramatis, melainkan momen sehari-hari yang sederhana namun penuh makna.
Di usia lima tahun, ia berlari melewati ladang labu dan tertidur di perjalanan pulang, dan itu sudah cukup untuk menjadi hari terbaik dalam hidupnya.
Di usia tiga belas tahun, saat teman-temannya berlaku kejam, ibunya langsung mengambil kunci mobil dan mengajak Taylor berkendara jauh hingga semua nama-nama menyakitkan itu terlupakan.
Apa yang membuat lagu ini begitu kuat adalah kesederhanaannya karena Taylor tidak menggambarkan ibu yang sempurna, melainkan ibu yang hadir.
Di bagian bridge, Taylor juga menyebut ayahnya yang kuat dan adik laki-lakinya yang baik hati, menegaskan bahwa lagu ini adalah penghargaan untuk seluruh keluarganya.
Namun inti terdalam dari lagu ini ada di chorus terakhir, di mana Taylor dewasa akhirnya mengerti semua yang dulu ia anggap biasa saja.
Ia menyadari bahwa ibunya selalu ada di sisinya bahkan ketika ia salah, dan dari situlah ia mewarisi cara memandang dunia.
Terjemahan Lirik Lagu The Best Day dari Taylor Swift
[Verse 1]
I’m five years old, it’s gettin’ cold, I’ve got my big coat on
Aku berusia lima tahun, cuaca mulai dingin, aku sudah memakai mantel tebalku
I hear your laugh and look up smilin’ at you, I run and run
Aku mendengar tawamu dan mendongak tersenyum padamu, aku berlari dan terus berlari
Past the pumpkin patch and the tractor rides, look, now the sky is gold
Melewati ladang labu dan wahana traktor, lihat, langit kini berwarna keemasan
I hug your legs and fall asleep on the way home
Aku memeluk kakimu dan tertidur dalam perjalanan pulang
[Chorus]
I don’t know why all the trees change in the fall
Aku tidak tahu mengapa semua pohon berubah di musim gugur
But I know you’re not scared of anything at all
Tapi aku tahu kamu tidak takut pada apapun
Don’t know if Snow White’s house is near or far away
Tidak tahu apakah rumah Snow White dekat atau jauh
But I know I had the best day with you today
Tapi aku tahu hari ini adalah hari terbaikku bersamamu
[Verse 2]
I’m thirteen now and don’t know how my friends could be so mean
Aku kini berusia tiga belas tahun dan tidak mengerti bagaimana teman-temanku bisa sangat kejam
I come home cryin’ and you hold me tight and grab the keys
Aku pulang sambil menangis dan kamu memelukku erat lalu mengambil kunci mobil
And we drive and drive until we found a town far enough away
Dan kita berkendara dan terus berkendara hingga menemukan kota yang cukup jauh
And we talk and window shop ’til I’ve forgotten all their names
Dan kita ngobrol serta melihat-lihat toko sampai aku melupakan semua nama mereka
[Chorus]
I don’t know who I’m gonna talk to now at school
Aku tidak tahu dengan siapa aku akan bicara di sekolah sekarang
But I know I’m laughin’ on the car ride home with you
Tapi aku tahu aku tertawa dalam perjalanan pulang bersamamu
Don’t know how long it’s gonna take to feel okay
Tidak tahu berapa lama sampai aku merasa baik-baik saja
But I know I had the best day with you today
Tapi aku tahu hari ini adalah hari terbaikku bersamamu
[Bridge]
I have an excellent father, his strength is making me stronger
Aku punya ayah yang luar biasa, kekuatannya membuatku semakin kuat
God smiles on my little brother, inside and out, he’s better than I am
Tuhan tersenyum pada adik laki-lakiku, luar dan dalam, dia lebih baik dariku
I grew up in a pretty house and I had space to run
Aku tumbuh di rumah yang indah dan aku punya ruang untuk berlari
And I had the best days with you
Dan aku punya hari-hari terbaik bersamamu
[Verse 3]
There is a video I found from back when I was three
Ada sebuah video yang kutemukan dari saat aku berusia tiga tahun
You set up a paint set in the kitchen and you’re talkin’ to me
Kamu menyiapkan peralatan cat di dapur dan berbicara denganku
It’s the age of princesses and pirate ships and the seven dwarves
Ini adalah usia putri-putri dan kapal bajak laut serta tujuh kurcaci
Daddy’s smart and you’re the prettiest lady in the whole wide world
Ayah itu pintar dan kamu adalah wanita tercantik di seluruh dunia
[Chorus]
Now I know why all the trees change in the fall
Kini aku tahu mengapa semua pohon berubah di musim gugur
I know you were on my side even when I was wrong
Aku tahu kamu selalu ada di sisiku bahkan ketika aku salah
And I love you for givin’ me your eyes
Dan aku mencintaimu karena mewariskan cara pandangmu padaku
For staying back and watchin’ me shine
Karena tetap di belakang dan menyaksikanku bersinar
And I didn’t know if you knew
Dan aku tidak tahu apakah kamu mengetahuinya
So I’m taking this chance to say
Jadi aku menggunakan kesempatan ini untuk berkata
That I had the best day with you today
Bahwa hari ini adalah hari terbaikku bersamamu
Konteks di Balik Lagu The Best Day dari Taylor Swift
Taylor menulis lagu ini secara diam-diam saat sedang tur pada musim panas 2008, tanpa sepengetahuan sang ibu.
Ia merekam lagunya dalam sesi rahasia, kemudian mengumpulkan rekaman video rumahan dari masa kecilnya untuk dijadikan video musik pribadi.
Pada Malam Natal, Taylor memutar lagu beserta video itu untuk ibunya untuk pertama kali, dan Andrea langsung menangis tak tertahankan.
Dalam sebuah wawancara di CMT Radio, Taylor menceritakan bahwa ia sengaja menggunakan bahasa dan cara berpikir seorang anak kecil saat menulis liriknya agar terasa autentik.
Lagu ini juga dilatarbelakangi oleh pengalaman nyata Taylor di usia tiga belas tahun, saat ia dikucilkan oleh teman-temannya di sekolah di Pennsylvania.
Andrea saat itu menjadi satu-satunya pelarian Taylor, mengajaknya berkendara tanpa tujuan ke kota-kota yang belum pernah mereka kunjungi hanya untuk mengalihkan kesedihannya.
Keluarga Swift kemudian pindah ke Nashville demi mendukung karier musik Taylor, sebuah pengorbanan besar yang tidak pernah Taylor lupakan.
Lagu ini juga menjadi lebih bermakna setelah diketahui bahwa Andrea Swift didiagnosis kanker pada 2015, yang kemudian semakin mempererat ikatan ibu dan anak ini di hadapan publik.