Makna Lagu End Game - Taylor Swift

Artis

Taylor Swift

Album

Reputation

Tahun

2017

Genre

Pop Rap, Boom Bap, R&B, Trap Pop

Negara

Amerika

Opini Redaksi

“End Game” adalah lagu tentang keinginan untuk menjadi pilihan terakhir dan terpenting bagi seseorang yang dicintai.

Taylor Swift menulis lagu ini saat hidupnya dihantam oleh gosip, kontroversi publik, dan citra yang hancur di mata media.

Di tengah semua kekacauan itu, ia justru menemukan hubungan baru yang terasa nyata dan ingin membuktikan bahwa cintanya bukan sekadar permainan.

Frasa “end game” sendiri berasal dari dunia strategi, artinya tujuan akhir yang ingin dicapai, dan Taylor menggunakannya untuk mengatakan bahwa ia ingin menjadi satu-satunya tujuan akhir dalam hidup seseorang.

Ketiga artis dalam lagu ini, Taylor, Ed, dan Future, masing-masing menyuarakan hal yang sama: mereka punya reputasi besar, mereka punya masa lalu yang rumit, tapi mereka tetap ingin dicintai seutuhnya.

Future membuka lagu dengan gambaran gaya hidup mewah dan percaya diri, menegaskan bahwa reputasinya tidak bisa mendahuluinya karena ia jauh lebih besar dari gosip itu sendiri.

Ed Sheeran membawa perspektif yang lebih personal dan hangat, menceritakan bagaimana ia bertemu kembali dengan seseorang dari masa kecilnya dan merasakan koneksi yang lebih kuat dari sebelumnya.

Baris “four words on the tip of my tongue, I’ll never say it” dari Ed menjadi salah satu momen paling berkesan dalam lagu ini karena ternyata empat kata itu adalah lamaran pernikahan.

Taylor menutup lagu dengan kejujuran penuh, mengakui bahwa ia memang sering terlibat drama, tapi bukan berarti ia mencintai drama itu.

Lagu ini pada dasarnya adalah deklarasi cinta yang jujur dari tiga orang yang terlalu lama dinilai dari reputasinya, bukan dari hati mereka yang sebenarnya.

Terjemahan Lirik Lagu End Game dari Taylor Swift ft. Ed Sheeran & Future

[Chorus: Taylor Swift & Future]

I wanna be your end game

Aku ingin menjadi tujuan akhirmu

I wanna be your first string

Aku ingin menjadi pilihan pertamamu

I wanna be your A-Team

Aku ingin menjadi tim terbaikmu

I wanna be your end game, end game

Aku ingin menjadi tujuan akhirmu, tujuan akhirmu

[Post-Chorus: Taylor Swift & Future]

Big reputation, big reputation

Reputasi besar, reputasi besar

Ooh, you and me, we got big reputations, ah

Ooh, kamu dan aku, kita punya reputasi yang besar

And you heard about me, ooh

Dan kamu pernah mendengar tentang aku

I got some big enemies

Aku punya musuh-musuh besar

Big reputation, big reputation

Reputasi besar, reputasi besar

Ooh, you and me would be a big conversation, ah

Ooh, kamu dan aku akan menjadi perbincangan besar

And I heard about you, ooh

Dan aku pernah mendengar tentang kamu

You like the bad ones too

Kamu juga menyukai yang nakal

[Verse 1: Future]

You so dope, don’t overdose, I’m so stoked, I need a toast

Kamu luar biasa, jangan berlebihan, aku sangat antusias, aku perlu merayakannya

We do the most, I’m in the Ghost like I’m whippin’ a boat

Kita melakukan yang terbaik, aku di dalam Rolls-Royce Ghost seolah mengendalikan kapal

I got a reputation, girl, that don’t precede me

Aku punya reputasi, cewek, yang tidak bisa mendahuluiku

I’m one call away whenever you need me

Aku hanya satu panggilan jauhnya kapanpun kamu butuh aku

I’m in a G5, come to the A-Side

Aku di jet G5, datanglah ke sisi terbaik

I got a bad boy persona, that’s what they like

Aku punya persona bad boy, itulah yang mereka sukai

You love it, I love it too ’cause you my type

Kamu menyukainya, aku juga menyukainya karena kamu tipeku

You hold me down and I protect you with my life

Kamu mendukungku dan aku melindungimu dengan nyawaku

[Pre-Chorus: Taylor Swift & Future]

I don’t wanna touch you

Aku tidak ingin menyentuhmu

Just another ex-love

Hanya mantan kekasih lainnya

I don’t wanna miss you

Aku tidak ingin merindukanmu

Like the other girls do

Seperti yang dilakukan gadis-gadis lain

I don’t wanna hurt you

Aku tidak ingin menyakitimu

Drinkin’ on the beach with

Minum-minum di pantai bersama

I know what they all say

Aku tahu apa yang semua orang katakan

But I ain’t tryna play

Tapi aku tidak sedang bermain-main

[Verse 2: Ed Sheeran]

Knew her when I was young, reconnected when we were little bit older

Mengenalnya saat aku masih muda, berhubungan kembali saat kami sedikit lebih dewasa

Both sprung, I got issues and chips on both of my shoulders

Keduanya jatuh cinta, aku punya masalah dan beban di kedua bahuku

Reputation precedes me, in rumours, I’m knee-deep

Reputasiku mendahuluiku, dalam rumor, aku tenggelam sedalam lutut

The truth is, it’s easier to ignore it, believe me

Kenyataannya, lebih mudah untuk mengabaikannya, percayalah padaku

Even when we’d argue, we’d not do it for long

Bahkan saat kami bertengkar, kami tidak melakukannya lama-lama

And you understand the good and bad end up in the song

Dan kamu mengerti hal baik maupun buruk berakhir di dalam lagu

For all your beautiful traits and the way you do it with ease

Untuk semua sifat indahmu dan cara kamu melakukannya dengan mudah

For all my flaws, paranoia and insecurities

Untuk semua kekuranganku, paranoia dan rasa tidak amanku

I’ve made mistakes and made some choices, that’s hard to deny

Aku telah membuat kesalahan dan beberapa pilihan, itu sulit untuk disangkal

After the storm, somethin’ was born on the 4th of July

Setelah badai, sesuatu lahir pada tanggal 4 Juli

Our past days were the fun, this end game is the one

Hari-hari masa lalu kita menyenangkan, tujuan akhir ini adalah yang sesungguhnya

With four words on the tip of my tongue, I’ll never say it

Dengan empat kata di ujung lidahku, aku tidak akan pernah mengatakannya

[Verse 3: Taylor Swift]

I hit you like bang, we tried to forget it, but we just couldn’t

Aku menghantammu seperti ledakan, kita mencoba melupakannya, tapi tidak bisa

And I bury hatchets, but I keep maps of where I put ’em

Dan aku mengubur kapak, tapi aku menyimpan peta di mana aku meletakkannya

Reputation precedes me, they told you I’m crazy

Reputasiku mendahuluiku, mereka bilang padamu aku gila

I swear I don’t love the drama, it loves me

Aku bersumpah aku tidak mencintai drama, dramalah yang mencintaiku

And I can’t let you go, your handprints on my soul

Dan aku tidak bisa melepaskanmu, sidik jarimu ada di jiwaku

It’s like your eyes are liquor, it’s like your body is gold

Matamu seperti minuman keras, tubuhmu seperti emas

You’ve been callin’ my bluff on all my usual tricks

Kamu selalu menebak gertakanku pada semua trik biasaku

So here’s the truth from my red lips

Jadi inilah kebenaran dari bibirku yang merah

Konteks di Balik Lagu End Game dari Taylor Swift ft. Ed Sheeran & Future

Lagu ini lahir dari periode paling gelap dalam karier Taylor Swift, yaitu saat ia menghilang dari publik selama hampir setahun penuh akibat serangan besar-besaran di media sosial pada 2016.

Pada saat itu, Taylor dianggap sebagai musuh publik setelah perseteruannya dengan Kanye West dan Kim Kardashian mencapai puncaknya dengan video telepon yang bocor ke publik.

Di tengah kehancuran citra itu, Taylor justru mulai menulis album Reputation sebagai respons jujur terhadap semua yang terjadi, dan “End Game” menjadi salah satu lagu pertama yang ia selesaikan.

Semua lagu cinta di album Reputation, termasuk “End Game”, ditulis dengan mengingat kekasihnya saat itu, Joe Alwyn, sesuai yang ia ceritakan kepada penggemar dalam sesi rahasia akhir 2017.

Taylor mengundang Ed Sheeran untuk makan malam pasta pada 13 Juli 2017, dan saat itulah ia memainkan lirik “I wanna be your A-Team” untuk Ed karena tahu lagu terobosan Ed berjudul “The A Team”.

Ed Sheeran menulis verse-nya pada pukul 8 pagi di sebuah hotel di New York City, terinspirasi dari mimpi yang ia alami sebelumnya.

Inspirasi verse Ed lahir dari pesta 4 Juli yang diadakan Taylor di Rhode Island, tempat ia bertemu kembali dengan teman sekolahnya, Cherry Seaborn, yang kemudian menjadi istrinya.

Ed sendiri mengonfirmasi bahwa “four words on the tip of my tongue” yang ia maksud adalah kalimat “Will you marry me?” yang ia ajukan kepada Cherry tidak lama setelah lagu ini dirilis.

Lagu ini direkam di tiga studio berbeda di Los Angeles, Stockholm, Portland, dan Atlanta, mencerminkan betapa besar skalanya produksi album Reputation.

Fakta Menarik tentang Lagu End Game

Video Musik Difilmkan di Tiga Kota Berbeda

Sutradara Joseph Kahn memilih Miami, Tokyo, dan London sebagai lokasi syuting karena ketiganya adalah kota favorit Taylor Swift, dan masing-masing kota memiliki nuansa visual yang berbeda untuk mendukung energi lagu.

Kata "Reputation" Disebut 13 Kali

Taylor Swift menyebut kata "reputation" sebanyak 13 kali sepanjang lagu ini, menegaskan betapa sentralnya tema reputasi dalam seluruh album dan betapa sengajanya setiap pilihan lirik dibuat.

Referensi Tersembunyi Soal "Snake"

Di adegan London, Taylor terlihat bermain Snake di konsol genggam, sementara di Tokyo ia mengendarai motor dengan jaket bermotif kulit ular, keduanya adalah referensi langsung pada label "snake" yang dilekatkan publik padanya saat promosi album.

Verse Ed Sheeran Ditulis dari Mimpi

Ed Sheeran mengaku menulis verse-nya tepat setelah bangun tidur di hotel New York City, terinspirasi oleh mimpi yang ia alami, menjadikannya salah satu proses penulisan lagu paling unik dalam kolaborasi ini.

Satu-satunya Kolaborasi di Album Reputation

"End Game" adalah satu-satunya lagu di seluruh album Reputation yang menampilkan artis tamu, menjadikannya sangat istimewa di antara 15 trek lainnya.

Penghargaan BMI 2019

Lagu ini meraih penghargaan di ajang BMI Awards 2019 dan juga memenangkan Pop Award di BMI London Awards 2019, membuktikan bahwa meski mendapat kritik beragam, lagunya tetap diakui secara industri.