Makna Lagu Sorai - Nadin Amizah

Artis

Nadin Amizah

Album

Selamat Ulang Tahun

Tahun

2020

Genre

Folk / Pop Indie

Negara

Indonesia

Opini Redaksi

Tidak semua lagu tentang perpisahan harus terasa menyakitkan.

“Sorai” adalah bukti bahwa sebuah akhir bisa dirayakan dengan cara yang paling tulus.

Nadin Amizah membawa pendengarnya melihat hubungan yang berakhir bukan sebagai kehilangan, melainkan sebagai sesuatu yang layak disyukuri.

Lagu ini bercerita tentang dua orang yang pernah saling mencintai, saling menyembuhkan, namun akhirnya sadar bahwa jalan mereka harus berbeda.

Yang menarik, tidak ada amarah, tidak ada penyesalan, tidak ada tuduhan di sini.

Justru ada rasa terima kasih yang dalam karena semesta pernah mempertemukan keduanya.

Kata “sorai” sendiri berasal dari “sorak-sorai,” yang berarti teriakan kegembiraan, dan Nadin memilih kata itu dengan sengaja untuk merayakan cinta yang pernah ada.

Pesan lagu ini sederhana namun kuat: cinta tidak harus berakhir dengan bersatu untuk bisa disebut bermakna.

Kalau dua orang pernah saling membasuh luka dan saling tersenyum bersama, bukankah itu sudah cukup untuk dirayakan?

Arti Lirik Lagu Sorai dari Nadin Amizah

[Verse 1]

Langit dan laut saling membantu

Mencipta awan, hujan pun turun

Ketika dunia saling membantu

Lihat, cinta mana yang tak jadi satu

Bait pertama ini menggunakan gambaran alam untuk menggambarkan dua orang yang berbeda tapi saling melengkapi.

Langit dan laut adalah dua hal yang berbeda tempat, namun keduanya bekerja sama menciptakan hujan.

Nadin seperti sedang bertanya: jika alam saja bisa saling membantu, kenapa manusia tidak bisa melakukan hal yang sama dalam cinta?

Ini adalah cara Nadin membuka cerita, bahwa cinta yang tulus selalu dimulai dari saling mendukung.

[Chorus]

Kau memang manusia sedikit kata

Bolehkah aku yang berbicara?

Kau memang manusia tak kasat rasa

Biar aku yang mengemban cinta

Di bagian ini, Nadin menggambarkan kekasihnya sebagai seseorang yang pendiam dan sulit mengungkapkan perasaan.

Alih-alih kesal, Nadin justru menawarkan diri untuk menjadi yang lebih vokal dan menanggung beban cinta itu sendiri.

Ada ketulusan yang luar biasa di sini, karena Nadin tidak memaksa pasangannya berubah, ia memilih menyesuaikan diri.

Ini adalah gambaran cinta yang dewasa, yang tidak menuntut tapi memilih untuk hadir sepenuhnya.

[Verse 2]

Awan dan alam saling bersentuh

Mencipta hangat, kau pun tersenyum

Ketika itu kulihat syahdu

Lihat, hati mana yang tak akan jatuh

Bait kedua memperlihatkan momen kecil yang membuat Nadin jatuh semakin dalam.

Hanya dengan melihat senyum sang kekasih, ia sudah merasakan kehangatan yang diciptakan dua hal berbeda saat bersentuhan.

Nadin menangkap keindahan dalam momen sederhana itu, dan ia percaya siapapun pasti akan merasakan hal yang sama.

[Chorus]

Kau memang manusia sedikit kata

Bolehkah aku yang berbicara

Kau memang manusia tak kasat rasa

Biar aku yang mengemban cinta

Chorus yang diulang ini semakin menegaskan pilihan Nadin untuk tetap mencintai meski dengan cara yang tidak sempurna.

Tidak ada keluhan, yang ada hanya penerimaan dan keberanian untuk terus melangkah dalam cinta itu.

[Verse 3]

Kau dan aku saling membantu

Membasuh hati yang pernah pilu

Mungkin akhirnya tak jadi satu

Namun bersorai pernah bertemu

Inilah inti dari seluruh lagu ini.

Nadin mengakui dengan jujur bahwa mereka memang tidak berakhir bersama, namun ia merayakan kenyataan bahwa mereka pernah saling menyembuhkan.

“Bersorai pernah bertemu” adalah pernyataan paling kuat dalam lagu ini: pertemuan itu sendiri sudah cukup untuk dirayakan.

Bait ini mengubah cara pandang tentang perpisahan, dari sesuatu yang ditangisi menjadi sesuatu yang patut disyukuri.

Konteks di Balik Lagu Sorai dari Nadin Amizah

“Sorai” pertama kali dirilis Nadin Amizah pada Januari 2019 sebagai lagu lepas, sebelum akhirnya masuk ke dalam album debut perdananya.

Lagu ini merupakan kelanjutan dari lagu sebelumnya, “Rumpang,” sehingga keduanya memiliki benang merah emosional yang saling terhubung.

Nadin menulis sendiri lirik “Sorai” dan diproduseri oleh Ibnu Dian, dengan nuansa folk minimalis yang menjadi ciri khas musiknya.

Pada tahun 2020, “Sorai” dikemas ulang menjadi “Sorak Sorai” dan menjadi lagu penutup album debut Nadin bertajuk Selamat Ulang Tahun, kali ini berkolaborasi dengan Syarikat Idola Remaja.

Album Selamat Ulang Tahun sendiri dirilis tepat di hari ulang tahun Nadin ke-20, pada 28 Mei 2020, dan seluruh proses rekamannya dilakukan di kamar Nadin sendiri untuk menjaga nuansa personal dan intim.

Nadin pernah mengungkapkan bahwa album tersebut adalah percakapan dengan dirinya sendiri tentang kegelisahan, kebingungan, dan kebahagiaan yang bercampur di masa pendewasaan.

Semua lagu di album itu, termasuk “Sorai”, lahir dari pengalaman pribadi Nadin yang ia tuangkan dengan jujur dan puitis.

Fakta Menarik tentang Lagu Sorai

Kata "Sorai" Tidak Ada di KBBI

Nadin Amizah menciptakan kata "sorai" sendiri dan menginterpretasikannya dari kata "sorak-sorai." Ia menjelaskan hal ini langsung melalui akun media sosialnya, bahwa sorai adalah teriakan pekik perayaan dan kegembiraan.

Lagu Ini Meraih Penghargaan AMI Awards 2019

Jauh sebelum album penuhnya rilis, nama Nadin sudah diakui industri musik Indonesia lewat dua piala AMI Awards 2019, yaitu untuk Karya Produksi Folk Terbaik dan Penyanyi Pendatang Terbaru Terbaik, dengan "Sorai" menjadi salah satu lagu yang mengangkat namanya.

Diputar Lebih dari 100 Juta Kali di Spotify

"Sorai" telah melewati angka 104 juta lebih pemutaran di Spotify, sebuah pencapaian luar biasa untuk lagu berbahasa Indonesia dengan nuansa folk yang relatif niche.

"Sorai" Adalah Kelanjutan Cerita dari "Rumpang"

Kedua lagu ini saling terhubung secara naratif, di mana "Rumpang" menceritakan awal dari rasa yang belum terungkap, sementara "Sorai" menutupnya dengan penerimaan yang penuh kedamaian.

Album Debut Direkam di Kamar Sendiri

Seluruh proses rekaman album Selamat Ulang Tahun dilakukan di kamar Nadin, sebuah keputusan yang disengaja agar setiap lagu terasa seperti surat pribadi yang dikirim langsung kepada pendengarnya.