Makna Lagu hated in the Nation - Hindia

Artis

Hindia

Album

Doves, '25 on Blank Canvas

Tahun

2025

Genre

Alternative Pop / Indie Pop

Negara

Indonesia

Opini Redaksi

Lagu ini berbicara tentang betapa sulitnya bersuara jujur di negara sendiri.

Hindia menggambarkan kondisi di mana banyak hal terasa tabu untuk dibicarakan secara terbuka, bahkan di ruang paling pribadi sekalipun.

Ada ketakutan yang nyata, bukan hanya soal dihakimi, tapi bisa berujung pada konsekuensi serius seperti dipenjara atau dikucilkan.

Kenapa seseorang harus memilih bahasa asing hanya untuk bisa bebas mengungkapkan keresahannya sendiri?

Lirik “can only sing these songs in English” menjawab pertanyaan itu dengan pahit, bahasa Inggris terasa lebih aman karena memberi jarak dari pihak yang bisa menyensor.

Baskara juga menyentuh warisan kolonialisme yang belum benar-benar pergi, terlihat dari frasa tentang apa yang tersisa di Barat yang masih terasa dijajah hingga kini.

Di bagian kedua, ada gambaran masyarakat yang berpura-pura semuanya baik-baik saja, padahal banyak yang sudah kehilangan identitas dan kepercayaan terhadap tanah air mereka sendiri.

Lagu ini bukan hanya curahan hati pribadi, tapi sebuah cermin untuk siapa saja yang pernah merasa kata-katanya harus disaring sebelum keluar.

Judul lagu ini sendiri punya permainan kata yang cerdas karena diucapkan keras, “hated in the Nation” terdengar seperti “hated Indonesian”.

Hindia tahu risikonya, tapi tetap memilih untuk bernyanyi.

Terjemahan Lirik Lagu hated in the Nation dari Hindia

[Verse 1]

We don’t talk about this back home

Kita tidak membicarakan ini di rumah

Lock me up if I talk about this back home

Kurung aku jika aku membicarakan ini di rumah

Mistreated some of us back home

Sebagian dari kita diperlakukan buruk di rumah

Colonized what’s left in the West back home

Menjajah apa yang tersisa di Barat, di rumah

[Verse 2]

We sure play pretend back home

Kita benar-benar berpura-pura di rumah

Picking scraps of what we used to call home

Mengambil sisa-sisa dari apa yang dulu kita sebut rumah

Cautious of how I use my phone

Hati-hati dengan cara aku menggunakan ponselku

Fearful of how I set my tone

Takut dengan nada bicaraku sendiri

[Pre-Chorus]

Can only sing these songs in English

Hanya bisa menyanyikan lagu-lagu ini dalam bahasa Inggris

I know my chance yeah so I’ll take the piss

Aku tahu peluangku, jadi aku akan ambil risiko ini

I don’t have much time, let me finish

Aku tidak punya banyak waktu, biarkan aku selesaikan

A little space for things to say

Sedikit ruang untuk hal-hal yang ingin diucapkan

[Chorus]

That got me oh, hated in the nation

Itulah yang membuatku, oh, dibenci di negara ini

I know I’ll be oh, hated in the nation, the nation

Aku tahu aku akan, oh, dibenci di negara ini, negara ini

[Verse 3]

We can’t talk about this back home

Kita tidak bisa membicarakan ini di rumah

Tiptoe when you talk about home

Berjinjit saat kamu berbicara tentang rumah

I know you get demonized back home

Aku tahu kamu akan disetankan di rumah

Full speed, demolition back home

Penghancuran dengan kecepatan penuh di rumah

[Pre-Chorus]

Can only sing these songs in English

Hanya bisa menyanyikan lagu-lagu ini dalam bahasa Inggris

Unless I wanna sleep with the fishes

Kecuali aku ingin tidur bersama ikan (berakhir buruk)

Saudara sedarah menangis

Saudara sekandung pun menangis

A little space for things to say

Sedikit ruang untuk hal-hal yang ingin diucapkan

[Chorus]

That got me oh, hated in the nation

Itulah yang membuatku, oh, dibenci di negara ini

I know I’ll be oh, hated in the nation, the nation

Aku tahu aku akan, oh, dibenci di negara ini, negara ini

Oh, hated in the nation

Oh, dibenci di negara ini

I know I’ll be oh, hated in the nation, the nation

Aku tahu aku akan, oh, dibenci di negara ini, negara ini

[Outro: Danilla]

Oh, hated in the nation, I know I’ll be

Oh, dibenci di negara ini, aku tahu aku akan

Oh, hated in the nation, the nation

Oh, dibenci di negara ini, negara ini

Oh, hated in the nation, I know I’ll be

Oh, dibenci di negara ini, aku tahu aku akan

Oh, hated in the nation, the nation

Oh, dibenci di negara ini, negara ini

Konteks di Balik Lagu hated in the Nation dari Hindia

Lagu ini lahir sebagai bagian dari mixtape kejutan Hindia bertajuk Doves, ’25 on Blank Canvas yang dirilis tanpa kampanye promosi apapun pada 24 Februari 2025.

Dalam waktu kurang dari 48 jam setelah perilisan, mixtape ini meraup lebih dari satu juta pemutaran di Spotify, sebuah pencapaian yang tidak biasa untuk album tanpa pra-rilis.

Baskara menyebut Doves sebagai reaksi spontan terhadap banyak hal yang terjadi di Indonesia sekaligus pergolakan pribadinya selama beberapa bulan sebelum rilis.

Mixtape ini direkam antara September 2024 hingga Januari 2025, periode ketika Indonesia tengah menghadapi sejumlah isu politik dan sosial yang cukup menyita perhatian publik.

Hindia menyatakan bahwa ide-ide yang muncul dalam bahasa Inggris langsung ia rekam begitu saja tanpa disaring berlebihan, itulah mengapa lagu ini menggunakan bahasa Inggris sepenuhnya.

Judul lagu menyimpan permainan bunyi yang disengaja karena jika diucapkan keras, “hated in the Nation” terdengar sangat mirip dengan “hated Indonesian”, sebuah plesetan yang menusuk namun cerdas.

Konteks kebebasan berekspresi di Indonesia menjadi latar paling kuat untuk memahami lagu ini, karena Unit Polisi Virtual yang dibentuk pada 2021 dilaporkan telah mendorong banyak orang untuk menyensor diri sendiri di media sosial.

Hindia sendiri bukan orang asing terhadap risiko bersuara, karena ia pernah dituduh mengikuti aliran satanik hingga konsernya dilarang di beberapa daerah di Indonesia.

Baskara juga aktif secara langsung menyuarakan sikapnya, termasuk saat ia merespons gelombang protes besar di Indonesia pada Agustus 2025 lewat pernyataan yang dilihat jutaan orang.

Fakta Menarik tentang Lagu hated in the Nation

Judul Lagu Punya Double Meaning yang Disengaja

Frasa "hated in the Nation" jika diucapkan secara cepat dan bersamaan terdengar persis seperti "hated Indonesian". Ini bukan kebetulan, melainkan permainan kata yang sengaja diselipkan Hindia sebagai kritik berlapis yang bisa lolos dari radar tapi tetap terasa di telinga pendengar yang jeli.

Mixtape Ini Tidak Punya Kampanye Promosi Sama Sekali

Doves, '25 on Blank Canvas dirilis tanpa tease, tanpa single, tanpa poster, tanpa apa-apa. Dalam waktu kurang dari dua hari, mixtape ini sudah mendapat lebih dari satu juta streams di Spotify, membuktikan bahwa kualitas karya bisa lebih kuat dari strategi pemasaran manapun.

Danilla Menjadi Guest Vocal di Outro

Penyanyi Danilla Riyadi mengisi bagian outro lagu ini, memberikan nuansa yang lebih hangat sekaligus ironis karena suara yang lembut itu justru mengulang kalimat paling pahit dalam lagu yaitu tentang menjadi orang yang dibenci di negaranya sendiri.

Lirik Ditulis Bersama Seorang Jurnalis Musik

Selain Baskara Putra sendiri, lirik lagu ini ditulis bersama Hasief Ardiasyah yang dikenal sebagai jurnalis dan kritikus musik Indonesia, sebuah kolaborasi yang membuat kedalaman konteks sosial dalam lagu ini terasa lebih tajam dan terukur.

Satu-satunya Baris Berbahasa Indonesia Datang di Momen Paling Emosional

Di tengah lirik yang seluruhnya berbahasa Inggris, satu baris berbahasa Indonesia muncul tiba-tiba: "saudara sedarah menangis". Kontras ini bukan tanpa tujuan karena bahasa ibu hadir justru di saat paling rapuh, seolah bahasa Inggris tidak cukup untuk menanggung beban kata-kata itu.