Makna Lagu Hitam Putih - Fourtwnty

Artis

Fourtwnty

Album

Lelaku

Tahun

2015

Genre

Indonesian Indie

Negara

Indonesia
Opini Redaksi

Lagu ini bercerita tentang seseorang yang memaksa dirinya untuk ikhlas, padahal sebenarnya tidak rela melepaskan seseorang yang sangat dicintainya.

Secara keseluruhan, lagu ini berbicara tentang perbedaan yang begitu mendasar sehingga membuat dua orang tidak bisa bersatu dalam sebuah hubungan. Perpisahan digambarkan bukan sebagai hal yang mudah, terutama ketika perasaan masih melekat kuat.

Lirik “Belajar melepaskan dirinya” bukan berarti sudah ikhlas. Kata “belajar” justru menunjukkan bahwa proses itu masih berlangsung, masih berat, dan belum selesai. Rasa sayang belum pergi, tapi keduanya sudah tahu bahwa hubungan ini tidak bisa dilanjutkan.

Pengulangan frasa “tak terima” di akhir lagu menegaskan bahwa meski seseorang telah mencoba menerima kenyataan, hati dan jiwa tetap sulit berdamai dengan perpisahan tersebut.

Pada akhirnya, lagu ini merangkum sebuah perasaan yang sangat manusiawi: kamu tahu harus melepaskan, tapi hatimu belum siap. Dan itu sah-sah saja.

Lirik Lagu Hitam Putih – Fourtwnty

Bagai langit dan bumi
Yang tak pernah sealam
Bagai hitam dan putih
Yang tak pernah sewarna

Hanya kita
Yang merasakannya

Belajar melepaskan dirinya
Walau setengahku bersamanya
Ku yakin kita 'kan terbiasa
Walau inti jiwa tak terima

Bagai air dan api
Yang tak pernah senyawa
Bagai timur dan barat
Yang tak pernah searah

Belajar melepaskan dirinya
Walau setengahku bersamanya
Ku yakin kita 'kan terbiasa
Walau inti jiwa tak terima

Hu-uh
Hu-uh-uh
Hu-uh-uh
Hu-uh, hu-uh

Belajar melepaskan dirinya
Walau setengahku bersamanya
Ku yakin kita 'kan terbiasa
Walau inti jiwa tak terima

Tak terima, tak terima
Tak terima, tak terima
Tak terima, tak terima
Tak terima, tak terima

Informasi Lagu Hitam Putih

Lagu “Hitam Putih” pertama kali muncul di mini album perdana Fourtwnty, sebelum kemudian masuk ke dalam album penuh bertajuk Lelaku yang dirilis pada Mei 2015. Mini album tersebut memuat lima lagu, salah satunya adalah Hitam Putih.

Fourtwnty berdiri pada April 2010 di Jakarta, dengan Roby Satria sebagai penggagas sekaligus produser, music director, dan composer. Band ini beranggotakan tiga personel: Ari Lesmana (vokal), Nuwi, dan Roots.

Genre yang diusung Fourtwnty adalah acoustic folk. Lewat musik mereka, Fourtwnty berbicara tentang toleransi, kecintaan terhadap alam, perkara cinta, persahabatan, keluarga, dan sinestesia, semuanya terkandung dalam lirik yang puitis dan aransemen yang khas.

Album Lelaku tercatat sebagai full album perdana Fourtwnty dan memuat sembilan lagu yang sukses mengantarkan nama Fourtwnty dikenal lebih luas di skena musik pop Indonesia.

Fakta Menarik tentang Hitam Putih

Rekor Streaming Tertinggi di Spotify

Lagu “Hitam Putih” telah berhasil meraih lebih dari 113 juta kali pemutaran di Spotify, menjadikannya lagu Fourtwnty dengan jumlah streaming tertinggi.

Jumlah Penayangan di YouTube Terus Bertambah

Sejak pertama kali diunggah pada 2017 di kanal YouTube Fourtwnty Music, video musik “Hitam Putih” telah ditonton lebih dari 11 juta kali. Angka ini terus bertambah seiring lagu ini sempat viral kembali di TikTok.

Lagu Lama yang Tetap Relevan

Lagu ini bukanlah lagu baru, melainkan sudah dirilis beberapa tahun silam. Namun, eksistensinya tidak pernah padam karena selain enak didengar, juga mengandung makna yang sangat dalam.

Efek Hiatus Fourtwnty pada Popularitas Lagu

Setelah lima belas tahun berkarya, Fourtwnty mengumumkan hiatus pada 28 Februari 2025 lewat akun resmi Instagram mereka, @fourtwntymusic. Hal ini membuat lagu-lagu lama mereka, termasuk “Hitam Putih”, kembali banyak didengarkan sebagai bentuk penghormatan dari para pendengar setia.

Formasi Unik Fourtwnty

Menariknya, Fourtwnty kerap tampil hanya dengan dua personel, yaitu Ari dan Nuwi. Sementara itu, sosok Roots lebih banyak berperan di balik layar dan dalam banyak kesempatan memilih untuk tidak menampilkan wajahnya secara jelas.