Makna Lagu Rammang-Rammang - Fourtwnty

Artis

Fourtwnty

Album

Nalar

Tahun

2023

Genre

Indonesian Indie

Negara

Indonesia
Opini Redaksi

Lagu ini bercerita tentang seseorang yang merasa terdampar di tempat yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Ia tidak datang dengan tujuan jelas, tidak mencari pesan, tidak pula mencari uang, hanya hadir apa adanya.

Di kondisi paling rentan itulah, ia justru menemukan kesenangan di Rammang-Rammang, tempat yang asing namun entah mengapa terasa membebaskan.

Kemudian terjadi perubahan, mata hatinya terbuka, senyumnya melebar, dan ekspektasinya terhadap hidup kembali tumbuh tanpa batas.

Ia bukan lagi orang yang tersesat, ia adalah pemimpi yang memilih untuk mengalir seperti air menuju hulu.

Gerakan menari di tengah tebing tinggi menggambarkan keberanian yang ditemukan kembali setelah sempat hilang.

Lagu ini pada akhirnya adalah tentang bagaimana alam bisa memulihkan sesuatu dalam diri kita yang tidak bisa diperbaiki oleh kesibukan kota.

Analisis Lirik Lagu Rammang-Rammang per Bagian

[Verse 1]
Aku terdampar
Di tempat yang orang-orang sebelumnya
Tak terbayang, tak akan datang
Mencari pesan atau pun uang

Bait pertama ini langsung menempatkan pendengar pada suasana kebingungan dan ketidaksengajaan. Sang tokoh merasa "terdampar", bukan memilih untuk datang. Ia ada di sana bukan karena rencana, bukan karena urusan duniawi seperti pesan atau uang. Ini menggambarkan kondisi seseorang yang mungkin sedang di titik jenuh dengan rutinitas, lalu tanpa sadar menemukan dirinya di tempat yang jauh dari hiruk-pikuk.

[Pre-Chorus]
Dan telanjang
Bersenang-senang
Di rammang-rammang

Kata "telanjang" di sini bukan berarti harfiah, melainkan tanpa beban, tanpa topeng, tanpa kepentingan apa pun. Di Rammang-Rammang, ia merasakan kebebasan yang murni. Menariknya, di kondisi paling apa adanya itulah ia justru bisa bersenang-senang. Ada ironi yang indah di sini: kita sering mencari kesenangan dengan banyak hal, padahal mungkin justru ketika kita tidak membawa apa-apa, kesenangan itu datang sendiri.

[Chorus]
Biarkanlah aku susuri
Aliran banyu di sini
Dengarkan notasi ini
Mendayu-dayu pergi ke hulu

"Banyu" dalam bahasa Jawa dan beberapa bahasa daerah Indonesia berarti air. Chorus ini adalah permintaan untuk dibiarkan menikmati alam dengan caranya sendiri. Ia ingin menelusuri aliran sungai, mendengarkan musik alam, dan membiarkan semuanya mengalir. Frasa "pergi ke hulu" menarik karena secara harfiah, hulu adalah asal muasal air. Ini bisa dimaknai sebagai keinginan untuk kembali ke akar, ke hal-hal yang paling dasar dan otentik dalam hidup.

[Verse 2]
Oh tersenyum lebar
Di bawah sinar mentari
Oh mata hati terbuka lagi
Menjulang tinggi ekspektasi

Terjadi perubahan besar di sini. Dari terdampar dan kosong di verse pertama, kini ada senyum, ada cahaya, ada keterbukaan. "Mata hati terbuka lagi" menandakan bahwa sebelumnya memang tertutup, mungkin oleh tekanan, rutinitas, atau rasa lelah. Alam Rammang-Rammang berhasil membuka kembali sesuatu yang sudah lama terkunci. Ekspektasi yang "menjulang tinggi" bukan berarti ambisius secara materi, melainkan harapan hidup yang kembali hidup.

[Pre-Chorus]
Tak bertepi
Aku pemimpi

Dua baris singkat ini adalah deklarasi. Ia menyebut dirinya pemimpi, dan mimpinya tak bertepi, seperti hamparan tebing karst Rammang-Rammang yang tampak tidak ada ujungnya. Ini adalah titik balik emosional lagu: dari seseorang yang terdampar menjadi seseorang yang berani bermimpi lagi.

[Chorus + Bridge]
Lihatlah aku menari
Di tengah tebing yang tinggi
Liukan jemari ini
Merayu-rayu nyawamu di sini

Bagian ini adalah puncak ekspresi kebebasan. Menari di tebing tinggi bukan sekadar gambaran fisik, ini adalah simbol keberanian dan kepercayaan diri yang kembali hadir. Frasa "merayu-rayu nyawamu" punya dua kemungkinan makna: ia mengajak jiwa sang pendengar untuk ikut merasakan kebebasan yang sama, atau ia berbicara kepada jiwanya sendiri yang sempat pergi entah ke mana. Keduanya sama-sama kuat dan menyentuh.

[Outro]
Biarkanlah aku susuri
Aliran banyu di sini
Dengarkan notasi ini
Mendayu-dayu pergi ke hulu
Merayu-rayu nyawamu di sini

Lagu ditutup dengan perpaduan dua chorus, seolah dua dunia yang tadinya terpisah kini menyatu. Perjalanan menelusuri air dan tarian di tebing bukan lagi dua hal berbeda, keduanya adalah satu pengalaman utuh tentang pemulihan diri di tengah alam.

Informasi Lagu Rammang-Rammang

Lagu “Rammang-Rammang” dari Fourtwnty pertama kali dirilis secara resmi pada 29 September 2021 ke berbagai platform streaming musik.

Lagu ini merupakan bagian dari album kompilasi bertajuk “Music For Adventure”, sebuah proyek musik alam dengan konsep Co-CreAtion (collaboration, create, action) yang diproduseri oleh musisi Erix Soekamti, dengan keterlibatan brand Eiger Indonesia.

Proses penggarapan lagu ini telah dimulai sejak awal 2020, ketika duo Ari Lesmana dan Asep “Nuwi” Nurohman bersama Erix Soekamti mengunjungi kawasan tebing karst di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, tepat sebelum pandemi COVID-19 melanda.

Yang menarik, lagu ini lahir secara spontan di lokasi. Ari Lesmana dalam wawancara bersama Kumparan mengungkapkan, “Kita sempet nongkrong di suatu tempat yang view-nya bagus banget, mungkin dari pengalaman kita tracking lihat anak kecil, kok kayaknya di sini gak mikirin dunia, kita bikin lagu judulnya Rammang-Rammang sesuai dengan nama tempatnya.”

Vokalis Fourtwnty Ari Lesmana juga menyebutkan dalam wawancara dengan Cantika.com, “Sesuai dengan judulnya Music for Adventure, lagu kami di album ini pun langsung terinspirasi dari alam Ramang-Ramang di Sulawesi Selatan. Harapannya, akan lebih banyak orang yang tahu dan ingin datang menikmati keindahan Ramang-Ramang.”

Lagu berdurasi 4 menit 27 detik ini bahkan direkam langsung di kawasan Rammang-Rammang, dengan Ari Lesmana melakukan pengambilan vokal di tengah padang rumput sekitar resort penginapan mereka.

Selain Fourtwnty, proyek “Music For Adventure” juga melibatkan musisi lintas genre seperti Iwan Fals, Endank Soekamti, Fiersa Besari, Navicula, dan Alffy Rev.

Keuntungan penjualan album kompilasi ini disalurkan untuk misi konservasi orang utan di Kalimantan melalui Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF).

Fakta Menarik tentang Rammang-Rammang

Lagu Ini Ditulis Spontan dalam Semalam

Awalnya Fourtwnty sudah menyiapkan lagu lama dengan aransemen baru untuk album ini. Namun setelah menikmati pemandangan alam Rammang-Rammang secara langsung, mereka justru memutuskan untuk membuat lagu baru dari nol. Hasilnya adalah "Rammang-Rammang", lahir dari momen yang tidak direncanakan.

Rekaman Vokal Dilakukan di Alam Terbuka

Ari Lesmana melakukan take vokal bukan di studio, melainkan di tengah padang rumput kawasan Rammang-Rammang. Ini menjadikan suasana alam Sulawesi Selatan benar-benar terasa dalam setiap nada yang ia nyanyikan.

Rammang-Rammang Adalah Destinasi Wisata Nyata di Sulsel

Rammang-Rammang bukan sekadar nama yang terdengar puitis. Ini adalah kawasan pegunungan karst yang terletak di Desa Salenrang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Kawasan ini dikenal sebagai salah satu hamparan batu karst terbesar kedua di dunia, dan kini semakin dikenal berkat lagu Fourtwnty ini.

Bagian dari Gerakan Musik untuk Konservasi Alam

Proyek "Music For Adventure" bukan sekadar proyek musik biasa. Seluruh keuntungan penjualan album kompilasi ini diarahkan untuk mendukung konservasi orang utan di Kalimantan melalui Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF). Jadi dengan mendengarkan lagu ini, pendengar turut ambil bagian dalam pelestarian alam Indonesia.

Fourtwnty Menyebut Ini Pengalaman Rekaman Paling Berbeda

Fourtwnty menyatakan dalam unggahan resmi mereka bahwa seluruh personel sangat menikmati tiga hari di Rammang-Rammang. "Kami sangat suka berada di sana, semuanya jauh dari hal yang kami temui setiap harinya di ibu kota." Pengalaman itu terbukti menghasilkan karya yang terasa berbeda dari lagu-lagu Fourtwnty sebelumnya.

Lagu Ini Masuk ke Album Nalar pada 2023

Setelah pertama kali dirilis sebagai bagian dari album kompilasi "Music For Adventure" pada 2021, lagu "Rammang-Rammang" kemudian masuk ke dalam album studio Fourtwnty bertajuk "Nalar" yang dirilis pada 2023.