Makna Lagu Getaway Car - Taylor Swift

Artis

Taylor Swift

Album

Reputation

Tahun

2017

Genre

Synth-pop

Negara

Amerika

Opini Redaksi

Lagu ini bercerita tentang hubungan yang sudah gagal bahkan sebelum benar-benar dimulai.

Taylor Swift tidak menyembunyikan bahwa dirinya menggunakan seseorang sebagai pelarian dari hubungan lain yang sudah tidak berjalan.

Sejak baris pertama, nada lagu ini sudah memperingatkan: tidak ada yang baik lahir dari sebuah getaway car.

Getaway car di sini bukan kendaraan sungguhan, melainkan simbol dari keputusan terburu-buru yang dibuat saat seseorang ingin melarikan diri dari situasi yang menyesakkan.

Taylor menggambarkan dirinya sebagai seseorang yang tahu hubungan ini tidak akan bertahan lama, tapi tetap melanjutkannya.

Lirik “I knew it from the first Old Fashioned, we were cursed” menunjukkan bahwa tanda-tanda kehancuran itu sudah terasa sejak awal.

Lagu ini juga menggambarkan segitiga asmara dengan sangat blak-blakan: ada mantan yang ditinggal, ada orang baru yang diajak kabur, dan semuanya berakhir kacau.

Taylor bahkan mengaku bahwa dirinya adalah orang yang paling duluan pergi, bukan korban dari situasi itu.

Di bagian bridge, ia menyebut dirinya dan pasangan barunya seperti Bonnie dan Clyde sampai ia memilih berpihak ke sisi lain.

Lagu ini adalah pengakuan jujur bahwa rebound relationship tidak pernah menjadi solusi, ia hanya menunda masalah dengan cara yang lebih dramatis.

Terjemahan Lirik Lagu Getaway Car dari Taylor Swift

[Intro]

No, nothin’ good starts in a getaway car

Tidak, tidak ada yang baik dimulai dari sebuah mobil kabur

[Verse 1]

It was the best of times, the worst of crimes

Itu adalah masa terbaik, sekaligus kejahatan terburuk

I struck a match and blew your mind

Aku menyalakan korek dan membuatmu terpesona

But I didn’t mean it and you didn’t see it

Tapi aku tidak sungguh-sungguh dan kamu tidak melihatnya

The ties were black, the lies were white

Dasi-dasinya hitam, kebohongannya putih

In shades of gray in candlelight

Dalam nuansa abu-abu di bawah cahaya lilin

I wanted to leave him, I needed a reason

Aku ingin meninggalkannya, aku butuh alasan

[Pre-Chorus]

“X” marks the spot where we fell apart

Tanda “X” menandai titik di mana kita hancur

He poisoned the well, I was lyin’ to myself

Dia meracuni segalanya, aku berbohong pada diriku sendiri

I knew it from the first Old Fashioned, we were cursed

Aku tahu dari pertama kali minum Old Fashioned, kita sudah terkutuk

We never had a shotgun shot in the dark (Oh)

Kita tidak pernah punya peluang sama sekali di kegelapan ini

[Chorus]

You were drivin’ the getaway car

Kamu yang menyetir mobil kabur itu

We were flyin’, but we’d never get far

Kita melaju kencang, tapi tidak akan pernah jauh

Don’t pretend it’s such a mystery

Jangan berpura-pura ini sebuah misteri

Think about the place where you first met me

Pikirkan tempat di mana kamu pertama kali bertemu denganku

Ridin’ in a getaway car

Menumpang di dalam mobil kabur

There were sirens in the beat of your heart

Ada sirene dalam detak jantungmu

Shoulda known I’d be the first to leave

Seharusnya kamu tahu aku yang akan pergi duluan

Think about the place where you first met me

Pikirkan tempat di mana kamu pertama kali bertemu denganku

[Post-Chorus]

In a getaway car (Oh-oh-oh)

Di dalam mobil kabur

No, they never get far (Oh-oh-ah)

Tidak, mereka tidak pernah pergi jauh

No, nothin’ good starts in a getaway car

Tidak, tidak ada yang baik dimulai dari sebuah mobil kabur

[Verse 2]

It was the great escape, the prison break

Itu adalah pelarian besar, kabur dari penjara

The light of freedom on my face

Cahaya kebebasan menyinari wajahku

But you weren’t thinkin’ and I was just drinkin’

Tapi kamu tidak berpikir dan aku hanya mabuk-mabukan

While he was runnin’ after us, I was screamin’, “Go, go, go”

Sementara dia mengejar kami, aku berteriak “Pergi, pergi, pergi”

But with three of us, honey, it’s a sideshow

Tapi dengan bertiga, sayang, ini jadi pertunjukan sampingan

And a circus ain’t a love story and now we’re both sorry (We’re both sorry)

Dan sirkus bukanlah kisah cinta dan sekarang kita sama-sama menyesal

[Pre-Chorus]

“X” marks the spot where we fell apart

Tanda “X” menandai titik di mana kita hancur

He poisoned the well, every man for himself

Dia meracuni segalanya, masing-masing untuk dirinya sendiri

I knew it from the first Old Fashioned, we were cursed

Aku tahu dari pertama kali minum Old Fashioned, kita sudah terkutuk

It hit you like a shotgun shot to the heart (Oh)

Itu menghantammu seperti tembakan senapan tepat di jantung

[Bridge]

We were jet-set, Bonnie and Clyde (Oh-oh)

Kita adalah pasangan glamor, seperti Bonnie dan Clyde

Until I switched to the other side, to the other side

Sampai aku berpindah ke sisi lain, ke sisi lain

It’s no surprise I turned you in (Oh-oh)

Tidak mengherankan aku menyerahkanmu

‘Cause us traitors never win

Karena pengkhianat seperti kita tidak pernah menang

[Breakdown]

I’m in a getaway car

Aku ada di dalam mobil kabur

I left you in a motel bar

Aku meninggalkanmu di bar motel

Put the money in a bag and I stole the keys

Memasukkan uang ke dalam tas dan aku mencuri kuncinya

That was the last time you ever saw me (Oh)

Itu adalah terakhir kalinya kamu melihatku

[Outro]

I was ridin’ in a getaway car

Aku menumpang di dalam mobil kabur

I was cryin’ in a getaway car

Aku menangis di dalam mobil kabur

I was dyin’ in a getaway car

Aku sekarat di dalam mobil kabur

Said goodbye in a getaway car

Mengucapkan selamat tinggal di dalam mobil kabur

Konteks di Balik Lagu Getaway Car dari Taylor Swift

Lagu ini ditulis oleh Taylor Swift bersama Jack Antonoff dan masuk dalam album Reputation yang dirilis pada November 2017.

Hampir semua penggemar dan pengamat sepakat bahwa lagu ini terinspirasi dari kisah nyata yang melibatkan Taylor Swift, mantan pacarnya Calvin Harris, dan aktor Tom Hiddleston.

Taylor dan Calvin Harris menjalani hubungan selama lebih dari setahun sebelum akhirnya berpisah pada Juni 2016.

Hanya beberapa minggu setelah perpisahan itu, Taylor terlihat bersama Tom Hiddleston di Rhode Island, dan keduanya menjadi sorotan media di seluruh dunia sepanjang musim panas 2016.

Banyak yang percaya bahwa pertemuan pertama Taylor dan Hiddleston terjadi di ajang Met Gala 2016, sebuah pesta mewah bertema hitam-putih, yang sesuai dengan lirik “the ties were black, the lies were white.”

Calvin Harris tidak diam setelah perpisahan itu dan sempat membuat beberapa cuitan pedas di media sosial yang menyita perhatian publik, persis seperti gambaran “circus” dan “sideshow” dalam lagu ini.

Proses penulisan lagu ini terekam secara tidak sengaja lewat video iPhone milik Taylor, dan cuplikan momen itu kemudian muncul dalam dokumenter Miss Americana (2020).

Jack Antonoff pernah menceritakan bahwa momen rekaman itu terasa sangat magis dan spontan karena kamera tidak pernah ada di studio mereka sebelumnya.

Hubungan Taylor dan Hiddleston berakhir hanya dalam beberapa bulan, dan lagu ini menjadi cara Taylor merangkum bahwa hubungan yang lahir dari pelarian tidak pernah bisa bertahan.

Fakta Menarik tentang Lagu Getaway Car

Terinspirasi dari Novel Klasik Charles Dickens

Baris pembuka "It was the best of times, the worst of crimes" merupakan referensi langsung dari kalimat pembuka novel A Tale of Two Cities karya Charles Dickens, sebuah karya yang dikenal di seluruh dunia dan menggambarkan era revolusi penuh kekacauan.

Lirik yang Juga Muncul di Lagu Hilary Duff

Frasa "X marks the spot where we fell apart" ternyata juga muncul dalam lagu milik Hilary Duff berjudul "Breathe In. Breathe Out." Ini bukan kebetulan semata karena Taylor pernah menyebut lagu itu sebagai favoritnya di sebuah postingan Tumblr pada 2015.

Direkam Saat Penulisannya Berlangsung

Proses penulisan bagian bridge lagu ini terekam dalam video iPhone secara tidak sengaja, dan klip tersebut kemudian menjadi salah satu momen paling ikonik dalam dokumenter Miss Americana (2020) yang ditayangkan di Netflix.

Referensi ke Pasangan Kriminal Legendaris

Lagu ini menggunakan kiasan Bonnie dan Clyde, pasangan kriminal Amerika yang terkenal di era 1930-an, untuk menggambarkan hubungan penuh adrenalin yang tampak mengasyikkan tapi pada akhirnya berujung kehancuran.

Mendapat Sertifikasi Platinum Berlipat

Meskipun dirilis sebagai single eksklusif di Australia dan Selandia Baru, lagu ini berhasil meraih sertifikasi quadruple platinum dari ARIA dan telah menjadi salah satu lagu Taylor Swift yang paling dicintai penggemar di seluruh dunia.

Sering Dibawakan dalam Eras Tour

Sepanjang tahun 2024, Taylor membawakan lagu ini dalam beberapa versi mashup di Eras Tour, termasuk bersama Jack Antonoff sendiri saat tampil di London, menjadi momen emosional yang merayakan proses kreatif di balik lagu ini.