Makna Lagu Whatever - Oasis

Artis

Oasis

Album

Single

Tahun

1994

Genre

Britpop, Rock

Negara

Inggris

Opini Redaksi

“Whatever” adalah pernyataan kebebasan yang paling jujur dari Oasis.

Noel Gallagher menulis lagu ini sebagai bentuk pemberontakan terhadap ekspektasi orang lain atas hidupnya.

Lirik pembuka lagu ini lahir dari pengalaman pribadinya saat ayahnya memaksanya bekerja di proyek konstruksi semasa remaja dan menginginkan Noel menjadi seorang pekerja bangunan.

Pesan utama lagu ini sederhana: kamu bebas jadi siapa saja, apapun pilihan hidupmu, dan itu tidak perlu pembenaran dari siapapun.

Chorus lagu ini menyentuh sesuatu yang sangat relevan, yaitu soal bagaimana kebanyakan orang hanya melihat apa yang ingin mereka lihat dari orang lain, bukan siapa orang itu sesungguhnya.

Kalimat “How long’s it gonna be before we get on the bus and cause no fuss?” mengajak pendengar untuk berhenti terlalu sibuk dengan penilaian orang lain dan mulai melangkah maju tanpa drama.

“Get a grip on yourself it don’t cost much” adalah pengingat paling sederhana sekaligus paling tajam dalam lagu ini, bahwa menguasai diri sendiri tidak butuh biaya apapun.

Bridge lagu ini mengangkat momen refleksi yang lebih dalam, saat seseorang sadar bahwa ada sesuatu yang dulu diketahuinya tapi kini sudah hilang, dan kehilangan itu menyakitkan.

Secara keseluruhan, “Whatever” bukan tentang ketidakpedulian, melainkan tentang keberanian untuk tetap jadi diri sendiri meski dunia tidak selalu setuju.

Terjemahan Lirik Lagu Whatever dari Oasis

[Verse 1]

I’m free to be whatever I

Aku bebas menjadi apapun yang aku mau

Whatever I choose and I’ll sing the blues if I want

Apapun yang kupilih, dan aku akan menyanyikan blues jika aku mau

I’m free to say whatever I

Aku bebas mengatakan apapun yang aku inginkan

Whatever I like if it’s wrong or right, it’s alright

Apapun yang kusukai, salah atau benar, tidak masalah

[Chorus]

Always seems to me

Selalu terasa bagiku

You only see what people want you to see

Kamu hanya melihat apa yang orang lain ingin kamu lihat

How long’s it gonna be

Berapa lama lagi ini akan berlangsung

Before we get on the bus and cause no fuss?

Sebelum kita naik bus dan tidak membuat keributan?

Get a grip on yourself it don’t cost much

Kendalikan dirimu sendiri, itu tidak butuh biaya apapun

[Verse 2]

Free to be whatever you

Bebas menjadi apapun yang kamu mau

Whatever you say if it comes my way, it’s alright

Apapun yang kamu katakan jika itu datang kepadaku, tidak masalah

You’re free to be wherever you

Kamu bebas berada di manapun kamu mau

Wherever you please you can shoot the breeze if you want

Di manapun kamu suka, kamu bisa mengobrol santai jika kamu mau

[Chorus]

It always seems to me

Selalu terasa bagiku

You only see what people want you to see

Kamu hanya melihat apa yang orang lain ingin kamu lihat

How long’s it gonna be

Berapa lama lagi ini akan berlangsung

Before we get on the bus and cause no fuss?

Sebelum kita naik bus dan tidak membuat keributan?

Get a grip on yourself it don’t cost much

Kendalikan dirimu sendiri, itu tidak butuh biaya apapun

[Verse 3]

Free to be whatever I

Bebas menjadi apapun yang aku mau

Whatever I choose and I’ll sing the blues if I want

Apapun yang kupilih, dan aku akan menyanyikan blues jika aku mau

[Bridge]

Here in my mind

Di sini dalam pikiranku

You know you might find

Kamu tahu mungkin kamu akan menemukan

Something that you

Sesuatu yang pernah kamu

You thought you once knew

Kamu pikir pernah kamu ketahui

But now it’s all gone and you know it’s no fun

Tapi kini semuanya sudah pergi dan kamu tahu itu tidak menyenangkan

Yeah, you know it’s no fun, and you know it’s no fun

Ya, kamu tahu itu tidak menyenangkan, dan kamu tahu itu tidak menyenangkan

[Verse 4]

I’m free to be whatever I

Aku bebas menjadi apapun yang aku mau

Whatever I choose and I’ll sing the blues if I want

Apapun yang kupilih, dan aku akan menyanyikan blues jika aku mau

I’m free to be whatever I

Aku bebas menjadi apapun yang aku mau

Whatever I choose and I’ll sing the blues if I want

Apapun yang kupilih, dan aku akan menyanyikan blues jika aku mau

[Outro]

Whatever you do, whatever you say

Apapun yang kamu lakukan, apapun yang kamu katakan

Yeah, I know it’s alright

Ya, aku tahu itu tidak masalah

Whatever you do, whatever you say

Apapun yang kamu lakukan, apapun yang kamu katakan

Yeah, I know it’s alright

Ya, aku tahu itu tidak masalah

Konteks di Balik Lagu Whatever dari Oasis

“Whatever” dirilis pada 19 Desember 1994 oleh Creation Records sebagai single non-album pertama Oasis.

Lagu ini direkam dalam sesi sepekan di Maison Rouge Studios, Chelsea, pada Juni hingga Juli 1994.

Single ini dirilis sebagai jembatan antara album debut Definitely Maybe dan album berikutnya, (What’s the Story) Morning Glory?

Lirik pembuka lagu ini ditulis Noel Gallagher berdasarkan pengalaman nyatanya saat ayahnya memaksanya bekerja di lokasi konstruksi semasa remaja, karena sang ayah menginginkan Noel menjadi seorang pekerja bangunan.

Band ini langsung yakin lagu ini akan menjadi hit begitu Noel pertama kali memainkannya, dan gitaris ritme Paul “Bonehead” Arthurs pernah bercerita kepada majalah Q bahwa reaksi pertamanya saat mendengar lagu ini adalah tidak percaya bahwa Noel yang menulisnya karena lagunya terasa begitu brilian.

Saat rilis pertamanya pada 1994, lagu ini nyaris meraih posisi nomor satu di tangga lagu Natal Inggris, namun kalah bersaing dengan dua lagu klasik Natal yang sangat ikonik.

Noel Gallagher juga pernah bercerita bahwa saat syuting video klip lagu ini, ia terbangun di halte bus di Maida Vale dalam kondisi tidak prima setelah malam sebelumnya keluar hingga larut.

Pada Februari 2025, “Whatever” dirilis ulang dalam edisi vinyl terbatas dengan audio remaster, dan lagu ini sempat berada di jalur untuk meraih posisi nomor satu di UK singles chart untuk pertama kalinya setelah 31 tahun.

Fakta Menarik tentang Lagu Whatever

Digugat karena Plagiarisme

Melodi lagu ini terbukti memiliki kemiripan dengan lagu "How Sweet to Be an Idiot" karya Neil Innes dari tahun 1973, sehingga Oasis menyelesaikan kasus ini di luar pengadilan dan Innes mendapatkan kredit penulisan serta bagian royalti dari lagu ini.

Orkestra Sungguhan di Balik Lagu Ini

Aransemen string dalam lagu ini dimainkan oleh London Philharmonic Orchestra dan melibatkan Wilf Gibson, mantan violinis Electric Light Orchestra, yang ikut serta sebagai salah satu pemain dalam sesi rekaman tersebut.

Rekor Terlama di UK Singles Chart

"Whatever" telah menghabiskan total 51 minggu di UK Singles Chart, lebih lama dibandingkan single Oasis manapun yang pernah ada, termasuk satu minggu re-entry pada tahun 2010 saat lagu ini akhirnya tersedia dalam format digital untuk pertama kalinya.

Dimainkan 99 Kali Sepanjang Karier Oasis

Lagu ini tercatat dibawakan sebanyak 99 kali dalam penampilan live Oasis sepanjang karier mereka, termasuk dalam tur terakhir band sebelum akhirnya pecah, dan baik Noel maupun Liam tetap membawakan lagu ini dalam penampilan solo mereka masing-masing setelah Oasis bubar.

B-Side yang Sama Ikoniknya

Salah satu lagu B-side dari single ini adalah "Half the World Away," yang kemudian menjadi lagu tema sitkom ikonik Inggris The Royle Family dan dianggap sebagai salah satu B-side terbaik sepanjang karier Oasis.