“Mine” adalah lagu tentang seseorang yang selama ini takut jatuh cinta akhirnya memilih untuk percaya pada perasaannya.
Taylor menggambarkan dirinya sebagai orang yang selalu kabur setiap kali hubungan mulai serius karena ia menyaksikan terlalu banyak cinta yang berakhir dengan perpisahan.
Namun di lagu ini, ada satu momen kecil yang mengubah segalanya yaitu ketika seseorang meletakkan tangannya di bahu Taylor saat mereka duduk di tepi air.
Momen itu sederhana, tapi bagi Taylor yang terbiasa membangun tembok tinggi di sekitar hatinya, sentuhan itu terasa seperti permulaan sesuatu yang besar.
Lagu ini bukan hanya tentang jatuh cinta tapi juga tentang bertahan ketika cinta itu diuji oleh tagihan, pertengkaran tengah malam, dan rasa takut yang datang kembali.
Di bagian bridge, Taylor menceritakan pertengkaran hebat pukul 2.30 pagi di mana ia berlari keluar sambil menangis dan sudah siap untuk perpisahan.
Tapi ternyata sang kekasih tidak pergi karena ia justru mengikutinya keluar dan berkata bahwa ia tidak akan pernah meninggalkannya sendirian.
Terjemahan Lirik Lagu Mine dari Taylor Swift
[Intro]
Oh-oh, oh-oh
Oh-oh, oh-oh
Oh-oh, oh-oh
Oh-oh, oh-oh
[Verse 1]
You were in college working part time waitin’ tables
Kamu sedang kuliah sambil bekerja paruh waktu sebagai pelayan
Left a small town, never looked back
Meninggalkan kota kecil dan tidak pernah menoleh ke belakang
I was a flight risk with a fear of falling
Aku selalu kabur saat takut jatuh cinta
Wonderin’ why we bother with love if it never lasts
Bertanya-tanya mengapa kita repot-repot dengan cinta kalau tidak pernah bertahan
[Pre-Chorus]
I say, “Can you believe it?”
Aku berkata, “Bisakah kamu percaya ini?”
As we’re lyin’ on the couch
Saat kita berbaring di sofa
The moment I could see it
Momen ketika aku bisa melihatnya
Yes, yes, I can see it now
Ya, ya, aku bisa melihatnya sekarang
[Chorus]
Do you remember, we were sittin’ there by the water?
Apakah kamu ingat, kita duduk di tepi air?
You put your arm around me for the first time
Kamu melingkarkan tanganmu di bahuku untuk pertama kalinya
You made a rebel of a careless man’s careful daughter
Kamu menjadikan seorang pemberontak dari putri hati-hati seorang pria yang ceroboh
You are the best thing that’s ever been mine
Kamu adalah hal terbaik yang pernah menjadi milikku
[Verse 2]
Flash forward and we’re takin’ on the world together
Melompat ke depan dan kita menghadapi dunia bersama
And there’s a drawer of my things at your place
Dan ada laci berisi barang-barangku di tempatmu
You learn my secrets and you figure out why I’m guarded
Kamu mempelajari rahasiaku dan mengerti mengapa aku menutup diri
You say we’ll never make my parents’ mistakes
Kamu berkata kita tidak akan mengulangi kesalahan orang tuaku
[Pre-Chorus]
But we got bills to pay
Tapi kita punya tagihan yang harus dibayar
We got nothing figured out
Kita belum punya segalanya yang terencana
When it was hard to take
Ketika semuanya terasa berat
Yes, yes, this is what I thought about
Ya, ya, inilah yang aku pikirkan
[Chorus]
Do you remember, we were sittin’ there by the water?
Apakah kamu ingat, kita duduk di tepi air?
You put your arm around me for the first time
Kamu melingkarkan tanganmu di bahuku untuk pertama kalinya
You made a rebel of a careless man’s careful daughter
Kamu menjadikan seorang pemberontak dari putri hati-hati seorang pria yang ceroboh
You are the best thing that’s ever been mine
Kamu adalah hal terbaik yang pernah menjadi milikku
Do you remember all the city lights on the water?
Apakah kamu ingat semua lampu kota di atas air?
You saw me start to believe for the first time
Kamu melihatku mulai percaya untuk pertama kalinya
You made a rebel of a careless man’s careful daughter
Kamu menjadikan seorang pemberontak dari putri hati-hati seorang pria yang ceroboh
You are the best thing that’s ever been mine
Kamu adalah hal terbaik yang pernah menjadi milikku
[Post-Chorus]
Oh-oh, oh-oh
Oh-oh, oh-oh
[Bridge]
And I remember that fight, 2:30 a.m
Dan aku ingat pertengkaran itu, pukul 2.30 pagi
As everything was slipping right out of our hands
Ketika segalanya hampir lepas dari genggaman kita
I ran out crying and you followed me out into the street
Aku berlari keluar sambil menangis dan kamu mengikutiku ke jalan
Braced myself for the goodbye
Aku mempersiapkan diri untuk perpisahan
‘Cause that’s all I’ve ever known
Karena itulah yang selalu aku kenal
Then you took me by surprise
Tapi kemudian kamu mengejutkanku
You said, “I’ll never leave you alone”
Kamu berkata, “Aku tidak akan pernah meninggalkanmu sendirian”
[Chorus]
You said, “I remember how we felt sitting by the water
Kamu berkata, “Aku ingat bagaimana perasaan kita saat duduk di tepi air
And every time I look at you, it’s like the first time
Dan setiap kali aku menatapmu, terasa seperti pertama kalinya
I fell in love with a careless man’s careful daughter
Aku jatuh cinta pada putri hati-hati dari seorang pria yang ceroboh
She is the best thing that’s ever been mine”
Dia adalah hal terbaik yang pernah menjadi milikku”
[Post-Chorus]
Hold on, make it last
Bertahanlah, jadikan ini abadi
Hold on, never turn back
Bertahanlah, jangan pernah berbalik
(Hold on) You made a rebel of a careless man’s careful daughter (Make it last)
(Bertahan) Kamu menjadikan seorang pemberontak dari putri hati-hati seorang pria yang ceroboh (Jadikan abadi)
(Hold on) You are the best thing that’s ever been mine (Hold on)
(Bertahan) Kamu adalah hal terbaik yang pernah menjadi milikku (Bertahan)
[Outro]
Yes, yes, do you believe it? (Hold on)
Ya, ya, apakah kamu percaya? (Bertahan)
Yes, yes, we’re gonna make it now (Hold on)
Ya, ya, kita akan berhasil sekarang (Bertahan)
Yes, yes, I can see it
Ya, ya, aku bisa melihatnya
Yes, yes, I can see it now
Ya, ya, aku bisa melihatnya sekarang
Konteks di Balik Lagu Mine dari Taylor Swift
“Mine” lahir saat Taylor Swift sedang dalam tur Fearless di Texas pada tahun 2009 hingga 2010.
Lagu ini ditulis sepenuhnya oleh Taylor sendirian, sama seperti seluruh isi album Speak Now yang memang ia tulis tanpa kolaborasi penulis lain.
Taylor pernah menceritakan bahwa lagu ini terinspirasi dari satu momen nyata bersama seseorang yang baru ia kenal. Saat itu mereka berada di tepi air dan orang itu meletakkan tangannya di bahunya.
Dari satu momen kecil itu, Taylor langsung membayangkan seluruh perjalanan hubungan yang mungkin bisa terjadi, seperti sebuah film fiksi ilmiah yang berputar cepat di dalam kepalanya.
Taylor menggambarkan lagu ini sebagai sebuah pengakuan sekaligus prediksi atas hubungan yang ia bayangkan, bukan hanya rekaman kejadian nyata.
Lagu ini diumumkan sebagai single pertama dari album Speak Now pada Juli 2010 melalui siaran langsung di internet.
Namun rilis resminya dipercepat dari jadwal semula karena ada kebocoran lagu secara ilegal di internet, dan hal itu membuat Taylor sangat sedih hingga menangis.
Ia kemudian menutup kisah ini dengan cerita yang cukup mengharukan: beberapa bulan setelah lagu itu rilis, orang yang menginspirasinya mengirimkan email kepadanya tepat pada hari lagu itu keluar ke publik.