Makna Lagu The Man - Taylor Swift

Artis

Taylor Swift

Album

Lover

Tahun

2019

Genre

Synth-pop, Electropop

Negara

Amerika
Opini Redaksi

Lagu ini adalah pertanyaan sederhana tapi menohok: apa yang akan berubah jika Taylor Swift terlahir sebagai pria?

Ia membayangkan bagaimana karier yang sama, sikap yang sama, dan pilihan hidup yang sama akan dinilai secara berbeda hanya karena perbedaan gender.

Jika ia seorang pria, hubungan yang banyak akan disebut “main lapangan” dengan bangga, bukan dijadikan bahan cemoohan.

Keberhasilan yang diraih dengan kerja keras tidak akan dipertanyakan, tapi justru akan dirayakan sebagai bukti kemampuan.

“The Man” bukan sekadar lagu protes, ini adalah cermin yang Taylor arahkan langsung ke industri hiburan dan masyarakat luas.

Rasa lelah yang ia rasakan bukan karena kurang berusaha, tapi karena standar yang ia hadapi jauh lebih berat dari yang dihadapi rekan pria di industri yang sama.

Pada akhirnya, lagu ini bukan tentang ingin menjadi pria, tapi tentang rasa frustrasi yang nyata ketika kerja keras perempuan terus diukur dengan penggaris yang berbeda.

Terjemahan Lirik Lagu The Man dari Taylor Swift

[Verse 1]

I would be complex, I would be cool

Aku akan dianggap kompleks, aku akan dianggap keren

They’d say I played the field before I found someone to commit to

Mereka akan bilang aku bermain di banyak tempat sebelum akhirnya berkomitmen

And that would be okay for me to do

Dan itu akan dianggap hal yang wajar untuk kulakukan

Every conquest I had made would make me more of a boss to you

Setiap penaklukan yang kulakukan hanya akan membuatku terlihat lebih berkuasa di matamu

[Pre-Chorus]

I’d be a fearless leader, I’d be an alpha type

Aku akan menjadi pemimpin yang berani, aku akan menjadi tipe alfa

When everyone believes ya, what’s that like?

Ketika semua orang mempercayaimu, rasanya seperti apa?

[Chorus]

I’m so sick of running as fast as I can

Aku sudah sangat lelah berlari secepat yang aku bisa

Wonderin’ if I’d get there quicker if I was a man

Bertanya-tanya apakah aku akan sampai lebih cepat jika aku seorang pria

And I’m so sick of them comin’ at me again

Dan aku sudah sangat lelah mereka terus-terusan menyerangku

‘Cause if I was a man, then I’d be the man

Karena jika aku seorang pria, aku pasti akan menjadi sosok yang disegani

I’d be the man

Aku akan menjadi orang yang berkuasa

[Verse 2]

They’d say I hustled, put in the work

Mereka akan bilang aku bekerja keras dan bersungguh-sungguh

They wouldn’t shake their heads and question how much of this I deserve

Mereka tidak akan menggelengkan kepala dan mempertanyakan seberapa layak aku mendapatkan ini semua

What I was wearing, if I was rude

Apa yang aku kenakan, apakah aku bersikap kasar

Could all be separated from my good ideas and power moves

Semua itu bisa dipisahkan dari ide-ide bagus dan langkah strategisku

[Pre-Chorus]

And they would toast to me, oh (Ayy), let the players play

Dan mereka akan bersulang untukku, biarkan para pemain bermain

I’d be just like Leo in Saint-Tropez

Aku akan menjadi seperti Leo di Saint-Tropez

[Bridge]

What’s it like to brag about raking in dollars

Seperti apa rasanya membanggakan diri karena menghasilkan banyak uang

And getting bitches and models?

Dan mendekati banyak wanita cantik dan model?

And it’s all good if you’re bad

Dan semua itu dianggap keren kalau kamu pria nakal

And it’s okay if you’re mad

Dan dianggap wajar kalau kamu marah

If I was out flashin’ my dollars

Jika aku yang pamer uang seperti itu

I’d be a bitch, not a baller

Aku akan disebut perempuan murahan, bukan orang sukses

They’d paint me out to be bad

Mereka akan menggambarkan aku sebagai orang yang buruk

So it’s okay that I’m mad

Jadi wajar saja jika aku marah

Fakta Menarik tentang Lagu The Man

Diarahkan Sendiri oleh Taylor Swift

Klip video musik "The Man" adalah video musik pertama yang Taylor Swift sutradarai sendiri, di mana ia tampil sebagai karakter pria bernama Tyler Swift menggunakan prostetik wajah yang membutuhkan waktu lima jam setiap harinya untuk dipasang.

Dwayne Johnson Mengisi Suara Taylor

Dalam video musik tersebut, karakter Tyler Swift yang diperankan Taylor tidak menggunakan suaranya sendiri, melainkan suara Dwayne "The Rock" Johnson, yang menambahkan lapisan ironi sekaligus humor pada pesan feminis yang dibawa lagu ini.

Dipenuhi Easter Egg Tersembunyi

Video musik "The Man" memuat puluhan easter egg yang merujuk pada kisah nyata Taylor, termasuk grafiti album-albumnya di dinding stasiun kereta bawah tanah, angka favorit Taylor yaitu 13, serta referensi visual ke film The Wolf of Wall Street yang bintangnya bahkan disebutkan langsung dalam lirik.

Dikutip di Parlemen Inggris

Pada Maret 2020, seorang menteri sekaligus politisi perempuan di Inggris mengutip lirik lagu ini secara langsung dalam debat parlemen khusus Hari Perempuan Internasional, menjadikan "The Man" salah satu lagu pop yang benar-benar masuk ke ranah kebijakan publik.

Referensi Serena Williams

Salah satu adegan dalam video musiknya secara sengaja menggambarkan ulang kontroversi yang menimpa Serena Williams saat diperlakukan tidak adil oleh wasit dalam pertandingan tenis, sebuah contoh nyata dari standar ganda yang coba Taylor angkat dalam lagu ini.