Lagu ini bercerita tentang hubungan yang tidak pernah benar-benar selesai meski sudah berkali-kali kandas.
Taylor Swift menggambarkan momen tengah malam ketika seseorang datang menjemputnya tanpa lampu depan menyala, sebuah gambaran hubungan yang dilakukan diam-diam dan penuh ketidakpastian.
Keduanya tahu hubungan ini mungkin berakhir buruk, tapi mereka tetap tidak bisa berhenti.
Chorus lagu ini membangun gambaran dua orang yang terlihat sempurna bersama karena penampilan mereka seperti ikon mode abadi, James Dean dan perempuan berkepribadian klasik.
Tapi justru di balik penampilan yang sempurna itu, ada pengkhianatan dan ketidaksetiaan dari kedua pihak yang sudah saling diakui.
Pesan utama lagu ini sederhana: ada jenis hubungan yang tidak pernah benar-benar usang, bukan karena baik untuk kamu, tapi karena tarikannya terlalu kuat untuk dilawan.
Apakah sebuah hubungan layak dipertahankan hanya karena kamu dan dia selalu terasa “pas” setiap kali bertemu lagi?
Terjemahan Lirik Lagu Style dari Taylor Swift
[Verse 1]
Midnight
Tengah malam
You come and pick me up, no headlights
Kamu datang menjemputku, tanpa menyalakan lampu depan
Long drive
Perjalanan panjang
Could end in burning flames or paradise
Bisa berakhir dalam kobaran api atau surga
Fade into view, oh
Perlahan muncul ke hadapanku, oh
It’s been a while since I have even heard from you
Sudah lama aku bahkan tidak mendengar kabar darimu
(Heard from you)
(Mendengar darimu)
[Pre-Chorus]
And I should just tell you to leave, ’cause I
Dan seharusnya aku menyuruhmu pergi, karena aku
Know exactly where it leads, but I
Tahu persis ke mana ini akan berujung, tapi aku
Watch us go ’round and ’round each time
Terus menyaksikan kita berputar-putar setiap kali
[Chorus]
You got that James Dean daydream look in your eye
Kamu punya tatapan lamunan James Dean di matamu
And I got that red lip classic thing that you like
Dan aku punya pesona bibir merah klasik yang kamu suka
And when we go crashing down, we come back every time
Dan ketika kita jatuh berantakan, kita selalu kembali setiap kali
‘Cause we never go out of style, we never go out of style
Karena kita tidak pernah ketinggalan zaman, kita tidak pernah ketinggalan zaman
You got that long hair, slicked back, white T-shirt
Kamu punya rambut panjang yang tersisir ke belakang, dan kaos putih itu
And I got that good-girl faith and a tight little skirt
Dan aku punya kepercayaan gadis baik dan rok ketat itu
And when we go crashing down, we come back every time
Dan ketika kita jatuh berantakan, kita selalu kembali setiap kali
‘Cause we never go out of style, we never go out of style
Karena kita tidak pernah ketinggalan zaman, kita tidak pernah ketinggalan zaman
[Verse 2]
So it goes
Begitulah adanya
He can’t keep his wild eyes on the road, mm
Dia tidak bisa menjaga matanya yang liar tetap di jalan, mm
Takes me home
Mengantarku pulang
The lights are off, he’s taking off his coat, mm, yeah
Lampu dimatikan, dia melepas jaketnya, mm, ya
I say, “I heard, oh
Aku berkata, “Aku dengar, oh
That you’ve been out and about with some other girl”
Bahwa kamu sudah pergi-pergi dengan perempuan lain”
Some other girl
Perempuan lain
[Pre-Chorus]
He says, “What you heard is true, but I
Dia berkata, “Apa yang kamu dengar itu benar, tapi aku
Can’t stop thinking ’bout you and I”
Tidak bisa berhenti memikirkan kamu dan aku”
I said, “I’ve been there too, a few times”
Aku berkata, “Aku juga pernah begitu, beberapa kali”
[Bridge]
Take me home (Ah)
Bawa aku pulang (Ah)
Just take me home (Ah)
Cukup bawa aku pulang (Ah)
Yeah, just take me home (Ah)
Ya, cukup bawa aku pulang (Ah)
Oh-oh, woah-oh, oh (Out of style)
Oh-oh, woah-oh, oh (Ketinggalan zaman)
Konteks di Balik Lagu Style dari Taylor Swift
Lagu ini ditulis Taylor Swift bersama produser Max Martin, Shellback, dan Ali Payami sebagai bagian dari album 1989 yang dirilis pada Oktober 2014.
Hampir semua penggemar meyakini lagu ini terinspirasi dari hubungan singkat Taylor dengan penyanyi Harry Styles yang berlangsung sekitar dua bulan di penghujung 2012 sebelum berakhir pada awal 2013.
Judul lagu sendiri dianggap sebagai permainan kata dari nama belakang Harry, meski Taylor pernah berseloroh kepada Ryan Seacrest bahwa dia memilih judul itu karena frasa “We never go out of style” terlalu panjang untuk dijadikan judul.
Taylor sendiri pernah mengungkapkan bahwa lagu ini tentang hubungan yang selalu terasa sedikit tidak sinkron dan tidak pernah benar-benar berjalan mulus, hubungan di mana kamu tahu kemungkinan besar tidak akan bertahan, tapi kamu terus bertanya-tanya sampai kapan.
Versi rekaman ulang lagu ini, bertajuk Style (Taylor’s Version), dirilis pada 27 Oktober 2023 sebagai bagian dari album 1989 (Taylor’s Version) yang merupakan upaya Taylor untuk memiliki kembali master rekaman lagunya setelah sengketa dengan label lamanya.