Lagu ini bercerita tentang kekuatan sebuah hubungan cinta yang tulus di tengah kekacauan dunia luar yang terus menekan Taylor Swift.
Bait pertama menggambarkan kehidupan Taylor yang seperti runtuh, di mana “kastil” yang dia bangun hancur dalam semalam akibat serangan media dan cercaan publik yang tak henti-hentinya.
Taylor merasa seperti membawa pisau ke pertarungan bersenjata, yaitu tidak siap menghadapi besarnya gelombang kebencian yang datang ke arahnya.
Meski semua itu terjadi, Taylor tidak terpuruk karena ada seseorang yang membuatnya merasa “lebih baik dari sebelumnya.”
Di bagian chorus, sosok kekasih yang digambarkan “berjalan dengan kepala tertunduk” bukan berarti lemah, melainkan ia tidak terganggu oleh semua gosip di sekitar Taylor dan tetap melangkah hanya menuju dirinya.
Di jembatan lagu, Taylor menegaskan bahwa ia memakai inisial kekasihnya di leher bukan karena dimiliki, tapi karena pria itu benar-benar mengenalnya, hal yang tidak bisa diklaim oleh para pembencinya.
Lagu ini adalah pernyataan tenang dari seseorang yang sudah tidak peduli dengan penilaian dunia, karena ia sudah menemukan satu-satunya hal yang menurutnya benar.
Terjemahan Lirik Lagu Call It What You Want dari Taylor Swift
[Verse 1]
My castle crumbled overnight
Kastilku runtuh dalam semalam
I brought a knife to a gunfight
Aku membawa pisau ke pertarungan bersenjata
They took the crown, but it’s alright
Mereka merebut mahkota, tapi tidak apa-apa
All the liars are calling me one
Semua pembohong menyebutku salah satu dari mereka
Nobody’s heard from me for months
Tidak ada yang mendengar kabarku selama berbulan-bulan
I’m doin’ better than I ever was
Aku lebih baik dari sebelumnya
‘Cause
Karena
[Chorus]
My baby’s fit like a daydream
Kekasihku tampan seperti lamunan indah
Walkin’ with his head down
Berjalan dengan kepala tertunduk
I’m the one he’s walking to
Akulah yang ia tuju
So call it what you want, yeah
Jadi sebutlah sesukamu
Call it what you want to
Sebutlah sesukamu
My baby’s fly like a jet stream
Kekasihku keren seperti aliran jet
High above the whole scene
Jauh di atas semua kebisingan
Loves me like I’m brand new
Mencintaiku seolah aku baru pertama kali ditemuinya
So call it what you want, yeah
Jadi sebutlah sesukamu
Call it what you want to
Sebutlah sesukamu
[Verse 2]
All my flowers grew back as thorns
Semua bungaku tumbuh kembali sebagai duri
Windows boarded up after the storm
Jendela-jendelaku dipapan setelah badai
He built a fire just to keep me warm
Ia menyalakan api hanya untuk menghangatkanku
All the drama queens taking swings
Semua pencari drama terus menyerang
All the jokers dressing up as kings
Semua badut berdandan seperti raja
They fade to nothing when I look at him
Mereka lenyap tak berarti ketika aku menatapnya
[Pre-Chorus]
And I know I make the same mistakes every time
Dan aku tahu aku selalu membuat kesalahan yang sama
Bridges burn, I never learn
Jembatan terbakar, aku tidak pernah belajar
At least I did one thing right
Setidaknya aku melakukan satu hal yang benar
I did one thing right
Aku melakukan satu hal yang benar
I’m laughing with my lover, makin’ forts under covers
Aku tertawa bersama kekasihku, membuat benteng di balik selimut
Trust him like a brother
Mempercayainya seperti saudara
Yeah, you know I did one thing right
Ya, kamu tahu aku melakukan satu hal yang benar
Starry eyes sparkin’ up my darkest night
Mata berbintang menerangi malam tergelapku
[Bridge]
I want to wear his initial on a chain ’round my neck
Aku ingin memakai inisialnya pada rantai di leherku
Chain ’round my neck
Rantai di leherku
Not because he owns me
Bukan karena ia memilikiku
But ’cause he really knows me
Tapi karena ia benar-benar mengenalku
Which is more than they can say, I
Yang tidak bisa diklaim oleh mereka
I recall late November
Aku ingat akhir November
Holding my breath, slowly, I said
Menahan napas, perlahan aku berkata
“You don’t need to save me
“Kamu tidak perlu menyelamatkanku
But would you run away with me?”
Tapi maukah kamu melarikan diri bersamaku?”
Yes (Would you run away?)
Ya (Maukah kamu melarikan diri?)
Konteks di Balik Lagu Call It What You Want dari Taylor Swift
Taylor Swift menulis lagu ini di tengah periode hiatus yang ia jalani setelah menjadi korban kontroversi besar yang melibatkan perselisihannya dengan rapper terkenal dan pasangannya.
Menurut Swift sendiri dalam sesi mendengarkan album bersama iHeartRadio, album Reputation dimulai dari pemberontakan dan kemarahan, lalu berakhir pada cinta dan kesadaran tentang apa yang benar-benar penting dalam hidupnya.
Lagu ini menjadi track ke-14 sekaligus nyaris penutup album Reputation, dan berfungsi sebagai titik balik emosional dari kemarahan menjadi ketenangan yang hangat.
Produser Jack Antonoff membangun lagu ini menggunakan drum machine MPC, kick drum live, synth Yamaha DX7, dan sampel suara Taylor Swift itu sendiri yang dijadikan instrumen di sepanjang lagu.